Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep

Akbar Mawlana oleh Akbar Mawlana
30 Januari 2026
A A
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co sumatera

Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Wajar saja orang Jawa nggak cocok kuliner Sumenep Madura

Setelah saya pikir-pikir, bukan fenomena mengagetkan kalau lidah orang Jawa  menolak beberapa makanan Sumenep Madura. Soalnya, kalau saya renungkan lagi, makanan Sumenep memang terbilang antimainstream. Bahkan, saya mengatakan kalau makanan Sumenep, ada yang melawan logika umum. 

Salah satu kuliner yang paling aneh adalah palotan pendeng. Palotan pendeng adalah makanan ketan dan diberi lauk ikan pindang. Terlihat aneh, bukan? Soalnya, kuliner ketan umumnya disajikan dengan cita rasa manis. Saat saya di Surabaya, Malang, dan Lumajang, tidak pernah sekalipun menemukan ketan yang dicampur ikan laut. Umumnya, ketan pasti variannya manis. 

Sementara, cita rasa palotan pendeng, jauh dari kata manis. Cita rasanya, hampir mirip nasi sama ikan pindang, jadi aroma dan rasa amisnya kuat. Keluarga saya yang dari Lumajang pernah mencicipi sekali, itupun sedikit. Lalu, ditawari lagi, dia menolaknya. Jangankan keluarga saya yang dari Lumajang, saya saja juga tidak suka dengan palotan pendeng. Bagi saya, rasanya aneh. 

Baca juga 3 Persiapan Penting Sebelum Plesir ke Madura, Jangan Asal supaya Tidak Menyesal.

Perpaduan yang kompleks

Sebagai orang Sumenep Madura yang pernah mencicipi kehidupan di luar Madura. Bisa saya bilang, kuliner tempat tinggal saya itu kompleks. Setidaknya lebih kompleks daripada kuliner di Jawa. Begini, kalau saya pulang ke kampung Lumajang misal, makanan di sana cenderung tidak neko-neko. Sajian soto, ya soto aja. Sajian penyetan, ya penyetan aja. Begitu pula dengan rawon, rujak, dan banyak makanan lain. 

Itu jelas jauh berbeda dengan cara penyajian kuliner Sumenep Madura. Campor misal. Penyajiannya tidak hanya campor, tapi lebih kompleks. Ada kuah bersantan, ulekan kacang, hingga petis Madura. Pantas aja pacar saja nggak doyan. 

Contoh lain, adalah soto selingkuh. Seperti namanya, soto selingkuh disajikan dari dua unsur, yakni kuah soto yang dicampur sama bumbu rujak kacang. Gimana rasanya? Ketika saya menyantap pertama kali, rasanya membingungkan karena ada rasa sotonya, terus ada rasa rujaknya.  

Di atas beberapa kuliner Madura yang nggak cocok di lidah teman-teman Jawa saya. Sekali lagi, tulisan ini tidak bermaksud mengeneralisir lidah orang Jawa. Bukan juga untuk merendahkan kuliner Sumenep Madura. Tulisan ini cuma ingin menceritakan pengalaman saya. Dan, berdasar itu, saya jadi menyadari betapa kata kuliner di Indonesia, begitu pula dengan seleranya. 

Baca Juga:

4 Alasan Rumah di Madura Kebanyakan Punya Teras Depan yang Luas

5 Realitas Pahit Hidup di Semarang yang Tidak Muncul dalam Brosur

Penulis: Akbar Mawlana
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Saya Tidak Pernah Memilih Lahir di Madura, tapi Kenapa Saya Terus-terusan Dihina? Apakah Salah Jadi Orang Madura?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 31 Januari 2026 oleh

Tags: Kulinerkuliner maduramaduraMakananmakanan madurasumenepsumenep madura
Akbar Mawlana

Akbar Mawlana

Alumni S1 Sosiologi dan sekarang menjadi pegiat literasi. Suka menulis isu sosial.

ArtikelTerkait

6 Kuliner Khas Baubau yang Harus Kamu Coba

6 Kuliner Khas Baubau yang Harus Kamu Coba

16 Januari 2022
Sate Kere: Kuliner Khas Solo yang Dulu Dipandang Sebelah Mata, Sekarang Jadi Primadona

Sate Kere: Kuliner Khas Solo yang Dulu Dipandang Sebelah Mata, Sekarang Jadi Primadona

25 Oktober 2023
Lontong Kupang Kuliner Red Flag Jawa Timur, tapi Banyak yang Suka Mojok.co

Lontong Kupang Makanan Jawa Timur Paling Red, tapi Anehnya Banyak yang Suka

3 Maret 2026
Menelusuri Paket Nasi Dada Ayam Paling Enak di Jogja olive chicken popye chicken crush Jogchick terminal mojok.co

Menelusuri Paket Nasi Dada Ayam Paling Enak di Jogja

23 September 2020
probolinggo jawa timur bromo malang mojok

Probolinggo Itu Kota di Jawa Timur, dan Kami Bukan Orang Madura meski Pakai Logat Madura

19 Januari 2021
Rumah Makan Bebek Sinjay Bangkalan Madura Overrated. Sebagai Warga Asli, Saya Malas Makan di Sana Mojok.co

Rumah Makan Bebek Sinjay Bangkalan Madura Overrated. Sebagai Warga Asli, Saya Malas Makan di Sana

27 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

tiket Go Show Tidak Sama dengan Tarif Khusus, dan Istilah Kereta Api Lain yang Sering Dianggap Sama, padahal Beda KAI

Jangan Sampai Zonk di Stasiun! 3 Kiat Berburu Tiket Go Show KAI Tanpa Drama Telantar

19 Juni 2026
Kenangan Main Bola di Lapangan Grass Block Sisi Timur Alun-Alun Kota Batu yang Kini Sudah Tiada Mojok.co

Kangen Main Bola di Lapangan Grass Block Sisi Timur Alun-Alun Kota Batu yang Kini Sudah Lenyap

15 Juni 2026
Alun-Alun Rancasari, Tempat Aneh di Kota Bandung yang Disukai Warlok Mojok.co

Alun-Alun Rancasari, Tempat Aneh di Kota Bandung yang Disukai Warlok

20 Juni 2026
Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda! Mojok.co

Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda!

22 Juni 2026
Derita Punya Usaha Rumahan di Apartemen Kelas Menengah (Unsplash)

Pengalaman Pahit Buka Usaha Rumahan Kios Makanan di Apartemen Kelas Menengah Jaktim, Mulai dari Rekan Bisnis Berkonflik sampai Menu Jualan Selalu Ditiru Pesaing

18 Juni 2026
Sidang Skripsi Nggak Perlu Dirayakan Berlebihan, Ingat Ada Revisi Mojok.co

Jangan Bangga Skripsi Nggak Banyak Revisi, Bisa Jadi Itu Pertanda Salah Arah yang Bikin Repot Saat Sidang Nanti  

20 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.