Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
15 Februari 2026
A A
5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu Mojok.co

5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Masjid Jogokariyan sudah tidak asing lagi bagi warga lokal, bahkan pendatang dan wisatawan. Masjid Jogja yang satu ini memang istimewa hingga membuat banyak orang penasaran. 

Keunikan masjid ini terletak pada manajemennya yang inovatif dan multidimensi. Maksudnya, masjid Jogokariyan tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah saja, tapi juga mengambil peran dalam bidang ekonomi, sosial, pendidikan, dan wisata religi.

Program unggulan yang dimiliki masjid Jogja satu ini adalah infak “saldo nol rupiah”. Kalian pasti sudah pernah dengar soal ini. Selain itu, ada pula program ATM beras, klinik gratis, penginapan. Jangan lupa program Kampung Ramadhannya yang fenomenal itu. Jadi, ya, nggak heran kalau banyak warga luar Jogja yang penasaran dengan masjid yang satu ini.

Meski demikian, sungguhlah merugi pergi ke Jogja kalau hanya menyambangi masjid Jogokariyan saja. Soalnya, Jogja juga punya banyak masjid lain yang tak kalah istimewa. Baik istimewa karena latar belakang sejarahnya ataupun arsitekturnya. Apa saja?

Baca juga Masjid Desaku, Masjid Tanpa Pengeras Suara.

#1 Masjid Raya Baiturrahman Aceh, masjid simbol persaudaraan

Meski ada embel-embel “Aceh” di belakang namanya, bukan berarti masjid ini terletak di Aceh. Tapi, keberadaannya memang ada kaitannya dengan masyarakat Aceh. Yaitu, masjid ini dibangun oleh masyarakat Aceh sebagai bentuk balas budi atas bantuan warga Jogja ketika Aceh terkena tsunami di 2004. 

Dengan kata lain, Masjid raya Baiturrahman Aceh bukan sekadar tempat ibadah, melainkan simbol persaudaraan yang lahir dari ingatan kolektif tentang kemanusiaan.

Secara lokasi, masjid ini sebenarnya cukup strategis, yaitu berada di simpang empat Ringroad Selatan-Madukismo, Kasihan, Bantul. Namun, titik ini sebenarnya agak menantang bagi jamaah yang ingin berkunjung. Mereka harus menyebrang jalan di tengah lalu lintas padat. 

Baca Juga:

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan

Meskipun demikian, begitu masuk area masjid, semua perjuangan itu terbayarkan berkat suasana yang teduh dan nyaman. Jamaah perempuan juga pasti akan nyaman di masjid ini karena tempat wudunya dilengkapi tirai, sehingga aurat tetap terjaga dengan baik.

#2 Masjid Joglo Kemudahan, masjid Jogja estetik yang dibangun karena nazar

Masjid Joglo Kemudahan berlokasi di Kaliurang km 18 Pekembinangun, Pakem, Sleman. Sesuai dengan namanya, masjid ini bergaya joglo dengan atap bertumpang khas jawa yang berpadu harmonis dengan menara masjid berwarna merah bata. Penggunaan material kayu antik premium berkualitas tinggi membuat tampilan masjid tampak megah, tapi tetap klasik.

Memasuki area dalam, keindahan ukiran kayu jati yang rumit dan penuh detail tampak menghiasi setiap sudut, tiang serta langit-langit masjid. Lantainya yang berpola bunga biru nan cantik seolah mengajak jamaah untuk mengarungi perjalanan spiritual sekaligus visual.

Tak perlu kuatir dengan persediaan mukenah ataupun sarung ya. Masjid yang dibangun dari nadzar pribadi pemiliknya ini menyediakan perlengkapan sholat yang bersih dan wangi.

Baca juga 5 Masjid di Jogja yang Sudah Ada Sebelum Indonesia Merdeka.

#3 Masjid Besar Mataram Kotagede, masjid jogja yang jadi jejak Islam tertua

Berbeda dengan masjid-masjid modern pada umumnya, atap Masjid Besar Mataram Kotagede cenderung pendek. Tapi, herannya, begitu masuk, sama sekali nggak gerah. Hawanya tetap saja adem. Padahal kan atap rendah itu identik dengan panas, ya? Entahlah, mungkin, inilah keistimewaan arsitektur tempo dulu.

Masjid Besar Mataram Kotagede wajib dikunjungi karena menjadi salah satu masjid bersejarah di Yogyakarta. Dibangun pada masa pemerintahan panembahan senopati, sekitar tahun 1589 masehi, masjid ini jadi bukti fisik keberadaan kerajaan mataram islam, sekaligus jejak islam tertua di wilayah Yogyakarta.

Di sekitaran masjid ada sendang, makam raja-raja mataram, dan banyak spot foto menarik. Bahkan, pengunjung juga bisa menyewa kostum adat (kebaya plus beskap) sebagai pelengkap. Kalau sudah puas foto-foto, tinggal jalan kaki ke Pasar Kotagede. Terus, kulineran deh di sana. Jangan lupa beli kipo, ya. Kamu tau kipo nggak?

#4 Masjid Nurul Ashri sering bagi-bagi sayur ke jamaah

Masjid Jogja lain yang wajib dikunjungi adalah Masjid Nurul Ashri. Jangan bayangkan masjid ini punya arsitektur yang megah ala-ala Masjid Raya Al Jabbar di Bandung, ya. Nggak. Desain Masjid Nurul Ashri sewajarnya masjid biasa. Tapi, berkunjung ke masjid ini akan membuat hati kalian adem. Tempatnya bersih, wangi, bacaan imam sholatnya juga enak. Apalagi kalau datangnya ngepasi waktu kajian. Pasti bakalan betah karena tema-tema kajiannya menarik untuk diikuti. 

Hal lain yang patut dijadikan highlight dari masjid ini adalah program keummatannya. Jadi, Masjid Nurul Ashri punya program memborong hasil panen petani saat harga beli di pasaran anjlok. Tapi, dibelinya menggunakan harga normal, bukan harga saat anjlok. Bayangkan betapa banyak petani yang terbantu dengan program tersebut. Nah, hasil panen yang dibeli ini, nantinya dibagikan kepada para jamaah. Keren, kan?

#5 Masjid Gedhe Kauman dengan nuansa keraton yang kental

Rekomendasi terakhir ada Masjid Gedhe Kauman. Letak masjid ini sangat strategis di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Yogyakarta, sehingga mudah dikunjungi saat kita jalan-jalan ke pusat kota. Masa iya nggak mampir?

Masjid Gedhe Kauman dibangun 1773 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I, masjid ini adalah masjid negara Kesultanan Yogyakarta. Fungsinya sejak awal memang jadi pusat ibadah resmi keraton, tempat khutbah, penetapan kalender hijriah, sampai kegiatan keagamaan skala besar. 

Jadi, kamu akan merasakan nuansa keraton Jogja yang begitu kental ketika mengunjungi masjid ini. Ornamen-ornamen arsitekturnya begitu kental dengan nuansa Jawa klasik, lengkap dengan atap tumpang dan ornamen tradisional yang sarat makna.

Itulah rekomendasi masjid di Jogja selain Masjid Jogokariyan yang wajib kamu datangi ketika plesiran ke Jogja. Ada satu masjid lagi sebenarnya. Cuma, letak masjid ini bukan di tepi jalan raya, tapi di dalam mal yaitu Pakuwon Mall.

Beuhh, kata yang sudah pernah sholat di sana, masjid Pakuwon Mal adalah masjid dalam mall yang paling proper. Tempatnya luas, wangi, rapi, adem… vibesnya berasa kek sholat di Nabawi kalau kata orang-orang. Penasaran?

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Ranking Masjid dan Musala Mal di Jogja dari yang Paling Nyaman hingga yang Seadanya Banget.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Februari 2026 oleh

Tags: JogjaMasjid Besar Mataram KotagedeMasjid Gedhe Kaumanmasjid jogjaMasjid Joglo KemudahanMasjid JogokariyanMasjid Nurul AshriMasjid Raya Baiturrahman Acehmasjod
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

5 Fakta Unik Terkait Kampus STPMD "APMD" Jogja, Kampusnya Calon Pejabat

5 Fakta Unik Terkait Kampus STPMD “APMD” Jogja, Kampusnya Calon Pejabat

10 September 2023
Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan  Mojok.co

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan 

19 Januari 2026
Stasiun Maguwo Lama Sleman Dilupakan padahal Istimewa karena Jadi Satu-satunya Stasiun Terbuat dari Kayu di Jogja

Stasiun Maguwo Lama Sleman Dilupakan padahal Istimewa karena Jadi Satu-satunya Stasiun yang Terbuat dari Kayu di Jogja

23 Januari 2024
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
3 Alasan yang Membuat Orang Purwokerto Minder dan Iri pada Warga Jogja Mojok.co

3 Alasan yang Membuat Orang Purwokerto Iri pada Warga Jogja

15 Juli 2025
Pengalaman Saya sebagai “Anak Baik-baik” Tinggal di Kos LV Jogja yang Penuh Drama Mojok.co

Pengalaman Saya sebagai “Anak Baik-baik” Tinggal di Kos LV Jogja yang Penuh Drama

23 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara dangdut D’Academy Mojok.co

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara Dangdut Academy

5 Agustus 2026
Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu Mojok.co

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu

2 Agustus 2026
Kota Mandiri Maja cuma menang branding, buat hidup sehari-hari mending pilih Rangkasbitung Mojok.co

Kota Mandiri Maja cuma menang branding, buat hidup sehari-hari mending pilih Rangkasbitung

3 Agustus 2026
Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang kalah sama Indomaret (Wikimedia Commons)

Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang jualan barang entar pasti kalah sama Indomaret

7 Agustus 2026
Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan Mojok.co

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan

3 Agustus 2026
Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh Mojok.co

Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh

6 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.