Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kuliah di Surabaya, lalu Bekerja di Bangkalan Madura Adalah Malapetaka, Gajinya Bercanda!

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
24 Mei 2025
A A
Kuliah di Surabaya, lalu Bekerja di Bangkalan Madura Adalah Malapetaka, Gajinya Bercanda!

Kuliah di Surabaya, lalu Bekerja di Bangkalan Madura Adalah Malapetaka, Gajinya Bercanda!

Share on FacebookShare on Twitter

Membandingkan kehidupan di Bangkalan Madura dan Surabaya agaknya memang bak bumi dan langit. Meskipun secara geografis lokasinya sangat berdekatan, apalagi sudah ada jembatan Suramadu, perbedaan keduanya terasa sangat jauh. Surabaya menjadi kota yang sangat berkembang, sedangkan Bangkalan Madura masih cukup tertinggal.

Saya tak asal bicara, setiap data pengukuran akan selalu menunjukkan demikian, Surabaya kerap di posisi atas, sementara kabupaten tercinta saya ini berada di posisi bawah.

ADVERTISEMENT

Kini, saya pun semakin yakin perbedaan antara keduanya. Setelah menempuh studi di Surabaya, lalu bekerja di Bangkalan Madura, menurut saya dua wilayah ini bukan lagi antara berkembang dan tertinggal, melainkan adalah dua dimensi yang berbeda alam. Saya juga merasa, kembali ke Bangkalan Madura dan merasakan UMK kabupaten ini adalah petaka bagi saya.

Surabaya, surga bagi mahasiswa

Hidup sebagai mahasiswa di Surabaya, apalagi dengan status penerima beasiswa, sungguh sangat menyenangkan. Saya bisa fokus belajar untuk memperoleh pengetahuan. Lingkungan di Surabaya pun sangat mendukung. Di mana-mana ada ruang terbuka publik yang bisa digunakan untuk belajar atau pun bersantai. Perpustakaan umum ataupun coffee shop yang menyediakan perpustakaan juga beragam.

Selain itu, jika bosan harus terus belajar, kita bisa mencari tempat hiburan. Pergi ke mall untuk sekedar melihat-lihat, atau hanya berjalan-jalan di taman mudah kita lakukan. Ya dengan uang saku dari beasiswa, cukuplah untuk menjaga kondisi perekonomian serta kesehatan mental saya selama di Surabaya.

Tapi sungguh, hal ini berbanding terbalik saat saya kembali ke Bangkalan Madura, terutama setelah merasakan gaji pertama saya!

UMK di Bangkalan Madura tidak manusiawi

Sebagai fresh graduate lulusan kampus terkenal di Surabaya, awalnya saya cukup percaya diri bisa segera mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang lumayan. Dan ya betul, saya bisa mendapatkan pekerjaan sebelum saya wisuda dengan gaji yang lumayan. Lumayan bikin saya nangis maksudnya!

Karena berbagai alasan, saya dilarang bekerja di luar Bangkalan Madura oleh orang tua. Akhirnya, saya terpaksa bekerja di kabupaten ini. Padahal, saya pun tahu gaji di kabupaten ini tidak manusiawi. UMK-nya saja 2,39 juta. Okelah, ini bukan terendah se Jawa Timur, masih terendah nomor 8. Tapi, untuk sekelas Bangkalan Madura yang sangat dekat dengan Surabaya gaji ini hanyalah seuprit! Surabaya saja 4,96 juta. Haduh! 

Baca Juga:

Jalanan Surabaya yang “Liar” Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas

Ugal-ugalan Sopir TransJatim Menyelamatkan Masa Depan Mahasiswa Mojokerto yang Kuliah di Surabaya

Faktanya pun, pekerja di kabupaten ini lebih banyak yang digaji di bawah UMK, bahkan tak menyentuh 1 juta!

Kemarin gajian, sekarang keluyuran, besok kelaparan

Pernah hidup di Surabaya, lalu kembali ke Bangkalan Madura agaknya sebuah petaka bagi saya. Karena sudah 4 tahun di Surabaya, tentu sekali dua kali saya akan ke Surabaya, entah bertemu teman, atau memang ingin liburan saja. Jangan tanya saya kenapa nggak liburan di Bangkalan Madura saja! Daripada bertanya seperti itu, lebih baik sarankan pada saya, kemana saya bisa berliburan di kabupaten yang problematik ini. Akhirnya, terpaksa saya memilih Surabaya.

Nah, sayangnya gaji yang tidak seberapa itu makin tidak ada harga dirinya saat dibawa ke Surabaya. Gaji yang saya dapatkan kemarin, akan langsung terasa menipis ketika hari ini dibawa ke Surabaya. Besoknya, ya hanya bisa ngelus dada. Pokoknya harus pintar-pintar berhemat. Saya masih untung bisa mendapatkan gaji di atas 1,3 juta. Bagaimana yang di bawah 1 juta, the real kerja-pulang kerja-pulang aja seterusnya!

Ya sudah, itulah opini saya terkait sengsaranya bekerja di Bangkalan Madura. Saran saya, janganlah kalian mudah percaya pada UMK, sebab memang sulit dipercaya!

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Derita Tinggal di Pelosok Bangkalan Madura, Transportasi Buruk hingga UMR Rendah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Mei 2025 oleh

Tags: bangkalan maduraSurabayaUMK Bangkalan
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Membandingkan Steak Moen-Moen dan Kampoeng Steak, Mana yang Lebih Enak?  Mojok.co

Membandingkan Steak Moen-Moen dan Kampoeng Steak, Mana yang Lebih Enak? 

31 Desember 2023
8 Aturan Tak Tertulis Tinggal Surabaya (Unsplash)

8 Aturan Tak Tertulis di Surabaya yang Wajib Kalian Tahu Sebelum Datang ke Sana

1 Desember 2025
5 Alasan yang Membuat Saya Nggak Menyesal Kuliah di Malang  Mojok.co wisata di malang surabaya

Malang Memang “Surga” bagi Warga Surabaya, tapi Jangan Kaget dengan Lalu Lintasnya

2 Desember 2024
Surabaya memang Cocok Jadi Kota Tujuan Belajar, tapi Pikir-piki Dulu kalau Mau Kuliah di Surabaya! biaya hidup di surabaya

Surabaya memang Cocok Jadi Kota Tujuan Belajar, tapi Pikir-pikir Dulu kalau Mau Kuliah di Sini!

1 Agustus 2024
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Surabaya di Mata Orang Sidoarjo Nikmat, tapi Bikin Baper (Unsplash)

Bagi Orang Sidoarjo, Surabaya Adalah Kota yang Penuh Kenikmatan, Asal Kamu Betah Panas dan Nggak Baperan

15 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

26 Juni 2026
Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku “32 Tahun Menjarah Alam” Mojok.co

Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku 32 Tahun Menjarah Alam

25 Juni 2026
Memahami Apa itu Patriot Bond dengan Gampang dan Nggak Bikin Pusing

Memahami Apa Itu Patriot Bond dengan Gampang dan Nggak Bikin Pusing

30 Juni 2026
Como 1907 Memang Tempat yang Pas untuk Nico Paz  

Como 1907 Memang Tempat yang Pas untuk Nico Paz  

27 Juni 2026
Gagal Paham dengan Warlok Solo yang Ngebet Kuliah di Luar Kota Demi Kejar Gengsi Mojok.co

Gagal Paham dengan Warlok Solo yang Ngebet Kuliah ke Luar Kota Demi Kejar Gengsi

27 Juni 2026
Jawa Selatan Harus Diakui Agak Susah untuk Punya UMR Tinggi: Mulai dari Perbedaan Topografi Hingga Minimnya Kawasan Industri  

Jawa Selatan Harus Diakui Agak Susah untuk Punya UMR Tinggi: Mulai dari Perbedaan Topografi hingga Minimnya Kawasan Industri  

29 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.