Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Kualifikasi Seorang Social Media Specialist: Nggak Semudah Update Konten

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
16 Maret 2022
A A
Kualifikasi Seorang Social Media Specialist: Nggak Semudah Update Konten Terminal Mojok.co

Kualifikasi Seorang Social Media Specialist: Nggak Semudah Update Konten (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saat reuni dengan teman lama, ada celetukan, “Kualifikasi social media specialist itu cuma bisa main medsos, toh?” Pertanyaan ini jelas diarahkan ke saya yang waktu itu bekerja di posisi tersebut. Serta merta saya ingin mengedukasi dia tentang pekerjaan di era industri 4.0 ini. Namun, hanya satu kata yang terucap, “Matamu!”

Sesuai namanya, Social Media Specialist (SMS) berkutat pada media sosial. Jika berkutat pada urusan menarik retribusi, itu namanya Ormas Specialist. Tapi, apakah SMS ini sebuah pekerjaan mudah? Apakah seorang SMS hanya perlu mengunggah konten dan selalu update media sosial? Andai seperti itu, SMS akan menjadi pekerjaan idola setelah PNS dan BuzzeRp.

ADVERTISEMENT

Nyatanya, SMS bukanlah pekerjaan sepele. Seperti media sosial sendiri yang sebenarnya tidak sepele. Ada banyak kemampuan yang harus dimiliki SMS. Termasuk kesabaran yang bisa membuat Anda rela melek di tengah malam. Bukan melebih-lebihkan, tapi demikianlah balada Social Media Specialist sebenarnya.

Bicara SMS, posisi ini termasuk dalam ranah digital marketing. Berarti, kerja SMS selalu berurusan dengan marketing. Kerja SMS dituntut harus berdampak pada pertumbuhan perusahaan. Baik membangun awareness, mendatangkan leads, bahkan kalau perlu meningkatkan penjualan secara gaib.

Social Media Specialist adalah komandan tertinggi dalam sebuah akun media sosial. Content creator sampai copywriter harus merangkai konten sesuai dengan rencana SMS. Meskipun dengan kultur palugada, banyak SMS yang dituntut bisa desain, editing foto dan video, membuat copywrite, merangkai dan riset hashtag, bahkan kalau perlu bisa jadi talent.

Namun, saya jelaskan tentang bagaimana dan kualifikasi seorang Social Media Specialist sewajarnya. Kalau menuntut seperti yang di atas tadi, saya yakin perusahaan tersebut belum paham sistem kerja Social Media Specialist.

#1 Tahu ke mana akun tersebut akan dibawa

Saat memegang sebuah akun media sosial, seorang SMS perlu memahami ke mana akun tersebut akan dibawa. Seorang SMS harus paham branding dan positioning akun media sosial yang diurus. Selain itu, brand identity juga harus dipahami sampai mendarah daging seperti butir-butir Pancasila.

Berbagai aplikasi media sosial ter-download di handphone (Unsplash.com)

#2 Memahami marketing campaign

Kemudian seorang SMS harus paham apa marketing campaign yang diluncurkan oleh perusahaan tersebut. Biasanya sih, marketing manager yang merancang campaign. Tapi seringkali SMS dituntut untuk merancang marketing campaign ini. Apalagi kalau dalam sebuah tim kecil yang (dituntut) efisien.

Baca Juga:

Kalimat “pekerjaan yang menyenangkan adalah hobi yang dibayar” itu omong kosong, saya sudah membuktikannya

Generasi Sandwich Adalah Takdir Bajingan yang Bikin Muak: Saya Baik pada Keluarga Bukan karena Cinta, tapi karena Sudah Lupa Hidup Sebenarnya untuk Apa

Marketing campaign ini diejawantahkan menjadi muatan konten yang diunggah. Semua unggahan harus berfokus pada campaign yang berlangsung. Seorang SMS harus bisa membagi porsi jenis konten yang perlu diunggah selama kurun waktu tertentu. Berapa banyak konten promosi, konten edukasi produk, sampai konten receh ini diformulasi oleh SMS.

Nah untuk menemukan formulasi ini, SMS harus memperhatikan insight dari akun yang diurus. Tujuannya untuk memahami algoritma sampai customer profile dari akun tersebut. Dari semua ini, nanti SMS akan membuat perencanaan yang sering disebut content plan atau editorial plan.

ADVERTISEMENT

#3 Bisa membuat editorial plan

Editorial plan ini adalah alat komunikasi dengan content creator. Nanti setelah konten digarap sesuai perencanaan, SMS akan mengunggah dan menerbitkan konten tadi. Tentu dengan mempertimbangkan waktu optimal, hashtag, dan copywriting. Wajar jika SMS tetap bekerja di waktu malam atau libur. Tanggung jawabnya makin besar saat karyawan lain goleran sambil bermain media sosial.

#4 Melaporkan insight setelah konten terbit

Setelah konten terbit, SMS juga bertanggung jawab melaporkan insight media sosial setelah diurus. Apakah engagement dan follower naik? Apakah jumlah klik ke link website naik? Apakah follower lebih aktif di akun yang diurus? Dan banyak lagi poin yang akan menjadi indikator kinerja SMS.

Mengecek insight konten yang telah terbit adalah wajib (Unsplash.com)

Maka saat melamar, calon SMS harus menunjukkan kualitas untuk jobdesc di atas. Ia harus meyakinkan recruiter bahwa pemahamannya tentang kinerja dan metode mengurus media sosial telah dikuasai.

#5 Memahami digital marketing

Seorang SMS juga harus memahami ilmu marketing, terutama digital marketing. Tentu karena kerja SMS adalah kerja marketing. Selain itu, SMS juga harus up-to date dengan isu dan tren terkini. Sehingga ia bisa memanfaatkan gelombang viral untuk mendongkrak engagement ke akun media sosial yang diurus.

Kemampuan copywriting jelas harga mati. Namun selain itu, kemampuan riset pasar yang sederhana juga harus dikuasai. Minimal SMS selalu menerbitkan konten yang relevan, menarik, dan menjual. Kemampuan menggunakan tools media sosial juga akan dituntut oleh recruiter. Dari riset hashtag sampai aplikasi pengunggah otomatis harus dikuasai.

#6 Punya kemampuan bernalar dan berlogika

Kemampuan nalar dan logika berpikir juga menjadi modal utama SMS. Ia harus mampu membaca insight yang penuh tabel dan grafik. Ia harus memutuskan konten apa yang terbit untuk mendongkrak marketing campaign. SMS juga harus flexible dalam menangani akun. Tentu agar selalu relevan dan bisa menemukan formula akun media sosial yang terbaik.

Maka dalam portofolio, SMS biasa mencantumkan laporan insight tadi. SMS juga harus menunjukkan kemampuan penggunaan tools media sosial. Selain itu, kemampuan menulis copy yang relevan dengan media sosial juga bisa menjadi portofolio.

#7 Butuh banyak-banyak kesabaran

Tapi kemampuan paling puncak SMS adalah kesabaran. Harus sabar menanggapi request dari klien. Harus sabar ketika content creator tidak bekerja optimal. Dan yang jelas harus sabar merawat akun media sosial di tengah warganet biadab dan algoritma yang selalu berubah.

ADVERTISEMENT
Bekerja di mana saja dan kapan saja (Unsplash.com)

Jadi jangan bayangkan pekerjaan SMS hanya seperti Anda yang update media sosial sesuka hati. SMS mengangkat budaya update di media sosial pada level marketing. Semua harus by data, up-to date, dan tetap memegang identitas brand.

Apakah pekerjaan sebagai SMS itu mengerikan? Ah, tidak juga. Namun, jangan meremehkan pekerjaan yang sering dikira admin media sosial ini. Dan jika Anda tertarik menjadi SMS, cepat-cepat pahami dan pelajari artikel ini.

Penulis: Prabu Yudianto
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 Maret 2022 oleh

Tags: kualifikasiprofesiSocial Media Specialist
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

4 Profesi yang Lekat dengan Orang Madura

4 Profesi yang Lekat dengan Orang Madura

6 Juni 2022
Nelayan, Profesi Paling Makmur di Lamongan, Awak Kapal Gajinya Minimal 3 Juta!

Nelayan, Profesi Paling Makmur di Lamongan, Awak Kapal Gajinya Minimal 3 Juta!

21 Agustus 2023
Jadi Guru TK Gampang, Cuma Keprok-keprok_ Enak Aja! terminal mojok

Jadi Guru TK Gampang, Cuma Keprok-keprok? Enak Aja!

2 November 2021
laki-laki perawat hal yang enak dan nggak enak mojok.co

Nestapa Laki-laki yang Bekerja sebagai Perawat

30 Juni 2020
Ngobrol dengan Tukang Gali Sumur Tradisional yang 'Modern' Berkat Aplikasi Palystore terminal mojok.co

Ngobrol dengan Tukang Gali Sumur Tradisional yang ‘Modern’ Berkat Aplikasi Playstore

8 November 2020
5 Sisi Gelap Dunia Makeup Artist Terminal Mojok

5 Sisi Gelap Dunia Makeup Artist

18 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru Mojok.co

Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru

22 Agustus 2026
Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah miskin, saya begitu benci dengan keadaan itu, dan tak pernah ingin jadi miskin lagi

23 Agustus 2026
Nostalgia Stasiun Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya Mojok.co

Nostalgia Stasiun di Kecamatan Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya

19 Agustus 2026
Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah Mojok.co lamongan

Sudah tahu jalan di Lamongan jelek, kok malah beli Honda Scoopy, aneh!

21 Agustus 2026
Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026
Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1 Mojok.co

Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1

18 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.