Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kok Bisa, sih, Cikampek Lebih Terkenal ketimbang Karawang?

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
8 Agustus 2020
A A
karawang cikampek mojok

karawang cikampek mojok

Share on FacebookShare on Twitter

“Karawang itu Cikampek bukan sih?”

“Karawang mananya Cikampek?”

“Kalau dari Cikampek, masih jauh nggak Karawang?”

Sebenarnya tiap kali mendengar pertanyaan semacam ini yang sering dilontarkan oleh teman atau kenalan, saya suka kesel sendiri. Pengen tak ‘Hihhh’. Kok bisa-bisanya mereka mikir Karawang itu ada di Cikampek! Belum pernah sekali pun di hidup saya nemu orang di luar Karawang, yang punya jawaban sebaliknya, “Oh, Cikampek itu yang ada di Karawang, kan?” Kalaupun ada orang seperti ini, saya yakin dulu pas sekolah pelajaran geografinya pasti nilainya bagus banget dan sudah pasti dia gak pernah sontek saat ulangan kayaknya.

Saya kasih tahu ya, Cikampek itu hanya salah satu kecamatan di Kabupaten Karawang. Logikanya kan seharusnya orang lebih mengenal Karawang ketimbang Cikampek yah? Tapi nyatanya nggak begitu. Pamor Cikampek ini kadang lebih popoler ketimbang induk semangnya sendiri. Orang tahunya Karawang mah hanya sekadar Goyang Karawang-nya aja, tapi letaknya di mana banyak orang yang jarang tahu.

Parahnya lagi yah, beberapa teman saya yang berasal dari Cikampek bahkan tak mau disebut orang Karawang. Mereka selalu mengaku bahwa mereka orang Cikampek. Ini benar adanya. Seolah Cikampek ini seperti gugusan planet yang sudah terpisah dari galaksi kesatuan Karawang. Sehingga orang Karawang dan Cikampek itu seolah dua orang dari dua planet yang berbeda. Mungkin perasaan yang dirasakan Karawang ini sama halnya seperti yang dirasakan Indonesia ketika Bali lebih dikenal orang asing ketimbang Indonesia sendiri.

Tapi wajar sih kalau Cikampek ini terkenal. Soalnya namanya suka disebut-sebut di berita gitu. Lagi pula Cikampek ini merupakan gerbang tol penghubung tol Jakarta-Cikampek dan merupakan gerbang utama Tol Cipali. Selain itu dari zaman dahulu, setiap tahunnya para pembawa berita itu kalau meliput jalur macet selalu berada di titik Cikampek. Sehingga tak salah juga, jika orang-orang lantas mengenal nama Cikampek ketimbang Karawang. Karena kebanyakan pembawa berita suka mengatakan, “Kami melaporkan dari Cikampek, Jawa Barat.” Hohoho.

Beberapa saat lalu Cikampek ini juga sempat di-roasting oleh anak Twitter soal keberaadan mal yang dianggap absurd. Mal di Cikampek ini lebih dikenal dengan sebutan Cimol atau Cikampek Mal. Dari luar penampakannya kayak ruko-ruko klasik gitu dan setelah masuk, Taraaaaa. Mal ini berisi kios-kios  ala pasar gitu. Di sana kita juga bisa tawar menawar dengan penjual. Jadi secara sederhananya ini mal rasa pasar. Keberadaan bioskopnya pun juga baru-baru ini saja ada. Dulunya belum ada bioskop di mal ini.

Baca Juga:

Seharusnya Karawang Mau Merendahkan Diri dan Belajar pada Purwakarta, yang Lebih Tertata dan Lebih Terarah

Karawang dan Masalah Banjir yang Tak Kunjung Usai: Pemda Sibuk Urusi Izin Investasi, tapi Lupa Menjaga Ekologi

Meski begitu ini merupakan mal kebanggaan warga Cikampek yang notabene sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani. Biasanya saat panen tiba, mereka bakalan berbondong-bondong ke mal ini untuk belanja. Kata temen saya yang orang sana, bisa pergi ke mal ini sudah merupakan sebuah prestasi membanggakan yang patut dipamerkan. Jadi, menurut saya keberadaan mal ini cukup relate-lah dengan penghasilan warganya. Bayangin kalau di dalam mal ini isinya barang branded semua, tentu kan bakal memberatkan mereka yang sehari-hari mendapat penggasilan dari bertani.

Untuk pusat perbelanjaan dan pusat pemerintahan, tentu semua masih berpusat di Karawang kota. Mal-mal besar, toko buku, kampus, dll. Sehingga warga Cikampek yah mau nggak mau tetap bakalan mainnya yah ke Karawang juga sih sebenarnya. Tapi ada juga yang memilih pergi ke Purwakarta karena dirasa lebih dekat kota tetangga.

Meski begitu ada sebuah privilege yang dimiliki Cikampek yaitu stasiun. Meski di Karawang juga ada stasiun yang cukup besar, namun stasiun Cikampek ini jauh lebih terkenal. Soalnya untuk kereta jurusan Bandung atau kereta jarak jauh jurusan Jawa gitu justru berhentinya di Stasiun Cikampek bukan di Stasiun Karawang.

Satu hal yang istimewa dari Cikampek, di sana juga ada yang namanya Kampung Boneka. Di mana satu kampung ini semua warganya kebanyakan merupakan pengrajin boneka. Lokasinya pun juga sangat strategi sekali. Cuma berada tepat di depan Stasiun Cikampek. Kalau kapan-kapan main ke Cikampek gitu, kita bisa jalan kaki ke Kampung Boneka ini. Di sana kita bisa mendapatkan berbagai macam boneka dan sebangsanya dengan harga yang cukup murah meriah. Tentu tawar menawar adalah kunci.

Meski nama Cikampek lebih populer, namun tak bisa dimungkiri bahwa di semua KTP orang Cikampek tetap saja bakalan tertulis sebagai warga Karawang. Hehehe.

BACA JUGA Instagram dan Tekanan Visual dan tulisan Reni Soengkunie lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

 

Terakhir diperbarui pada 8 Agustus 2020 oleh

Tags: cikampekKarawangtol
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

Jalan Klari Karawang, Jalan Maut yang Sulit Dihindari karena Jadi Penopang Industri

Jalan Klari Karawang, Jalan Maut yang Sulit Dihindari karena Jadi Penopang Industri

27 Januari 2026
Surat Terbuka untuk Camat Rengasdengklok! (Unsplash)

Surat Terbuka untuk Camat Rengasdengklok, Terkait Semrawutnya Alun-alun Rengasdengklok di Depan Matanya

29 Juni 2023
Cikarang Menyimpan Salah Paham yang Bikin Iri sama Jakarta (Unsplash)

Cikarang Menyimpan Banyak Salah Paham yang Membuat Kami Jadi Iri sama Jakarta

12 September 2023
Bupati Karawang “Menghilang” ketika Rakyat Membutuhkan Dia (Unsplash)

Bupati Karawang Malah “Menghilang” ketika Warga Sangat Membutuhkan. Bukan Sikap yang Baik dari Seseorang yang Mau Menjadi Anggota DPR

6 November 2023
6 Kebiasaan Menyebalkan di Gerbang Tol yang Bikin Pengemudi Lain Repot Mojok.co

6 Kebiasaan Menyebalkan di Gerbang Tol yang Bikin Pengemudi Lain Repot

22 November 2025
Ilustrasi Bendungan Walahar Karawang Produk Penjajah, Rasanya Nikmat (Unsplash)

Bendungan Walahar Karawang: Penjajahan oleh Belanda Memang Menyakitkan, tapi Bangunan Tinggalan Mereka Memang Luar Biasa

23 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tips Belanja di Warung Madura supaya Menjadi Pelanggan Kesayangan Pemilik Tokonya Mojok.co

Tips Belanja di Warung Madura supaya Menjadi Pelanggan Kesayangan Pemilik Tokonya

31 Mei 2026
Mimpi Buruk Tol Solo Jogja Bagi Warga Gamping, Sleman (Unsplash)

Salah satu Dampak Buruk Tol Solo Jogja Dirasakan Warga Gamping: Hilangnya Ruang Hidup ketika Warga Lokal Tidak Sanggup Membeli Tanah Kelahiran Sendiri

30 Mei 2026
Banjarbaru, Ibu Kota Provinsi Rasa Kabupaten Gara-gara Keliatan Medioker (Kota Banjarbaru via Wikimedia Commons)

Banjarbaru, Ibu Kota Provinsi Rasa Kabupaten Gara-gara Keliatan Medioker

26 Mei 2026
Teman Saya Orang Surabaya Nggak Suka Makan Rawon, dan Alasannya Masuk Akal Mojok.co

Tidak Semua Lidah Orang Surabaya Doyan Makan Rawon, Beberapa Ada yang Trauma dengan Alasan yang Masuk Akal

26 Mei 2026
PMII Bangkalan Aneh, Paling Getol Mengkritik Pemkab, tapi Prokernya Selalu Bermanis-manis sama Pejabat

PMII Bangkalan Aneh, Paling Getol Mengkritik Pemkab, tapi Prokernya Selalu Bermanis-manis sama Pejabat

28 Mei 2026
3 Alasan Mengapa Teror Pocong Tidak Akan Laku di Jogja, Klitih Lebih Nyata dan Lebih Mengerikan ketimbang Pocong Palsu!

3 Alasan Teror Pocong Tidak Akan Laku di Jogja, Klitih Lebih Nyata dan Lebih Mengerikan ketimbang Pocong Palsu!

26 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.