Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

Dodik Suprayogi oleh Dodik Suprayogi
15 Juli 2026
A A
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan (Irvan Ary Maulana via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Jatinangor itu Sumedang, bukan Bandung, full stop.

Semua ini bermula saat saya berkunjung ke kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) di Jatinangor. Sebagai orang yang jarang main ke daerah sana, saya tentu mengumumkan ke rekan-rekan kerja saya. Menariknya, respons mereka semua sangat seragam, “Oh, ke Bandung ya?”.

ADVERTISEMENT

Mendengar itu, saya hanya bisa menghela napas panjang menahan heran. Saat saya mencoba meluruskan, seorang rekan justru menyahut enteng, “Ya sama saja, Jatinangor kan Bandung”. Di sinilah ego kedaerahan saya langsung bergejolak hebat.

Mari kita perjelas satu hal penting sejak awal agar tidak ada lagi salah paham yang berlanjut. Jatinangor itu masuk wilayah Kabupaten Sumedang, bukan Kota maupun Kabupaten Bandung. Mau didebat pakai argumen apa pun, secara hukum, KTP warga sana berlogo tahu sumedang. Namun, entah kenapa, kesesatan ini terus dipelihara seperti sebuah kebenaran mutlak.

Ilusi Bandung coret dan angkutan umum yang menipu

Alasan utama kenapa banyak orang salah kaprah adalah masalah sarana transportasi dan kemiripan atmosfer. Kalau berangkat dari arah Jakarta atau luar kota lewat jalan tol, keluar di gerbang tol Cileunyi langsung dihadapkan pada papan petunjuk arah Jatinangor yang jaraknya ngemper sedikit.

Batas antara Kabupaten Bandung (Cileunyi) dan Sumedang (Jatinangor) memang tipis, hampir tidak terasa. Ditambah lagi, banyak angkutan umum atau bus antarkota yang menuliskan rute mereka berakhir di Bandung, padahal ngetem dan bongkar muat penumpangnya di Jatinangor.

Secara tidak sadar, bentukan visual dan kebiasaan transportasi ini menanamkan doktrin di kepala orang awam bahwa daerah ini adalah bagian dari tanah Pasundan metropolitan, alias Bandung.

Magnet kampus gede yang menyamarkan identitas

Harus diakui, Jatinangor adalah daerah yang sangat seksi karena menjadi rumah bagi berbagai kampus raksasa nasional. Mulai dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB) Kampus Jatinangor, hingga Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) berkumpul di sini. Keberadaan kampus-kampus besar ini membuat Jatinangor memiliki atmosfer akademik yang sangat hidup dan modern, mirip sekali dengan kawasan pendidikan di kota besar.

Baca Juga:

Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini 

Sayangnya, kemegahan deretan kampus besar ini justru sering kali disalahgunakan untuk mendongkrak gengsi. Banyak mahasiswa Unpad, ITB, maupun IPDN yang lebih memilih menyebut diri mereka kuliah di Bandung saat pulang kampung.

Alasan klasik mereka biasanya malas menjelaskan letak Sumedang ke kerabat jauh. Padahal, secara geografis nyata, mereka itu sedang menempuh pendidikan di atas tanah Sumedang, bukan di bawah asuhan Wali Kota Bandung.

Administrasi Jatinangor tetap Sumedang, biar sejarah yang bicara

Padahal, kalau mau menengok aspek administratif, Jatinangor sepenuhnya tunduk pada pemerintahan yang berpusat di pusat Kota Sumedang. Urusan pajak, perizinan bangunan, hingga plat nomor kendaraan memiliki jalurnya sendiri.

Secara kultural dan geografis, Jatinangor memang magnet pendidikan yang mandiri. Wilayah ini tidak perlu menempel pada nama besar Bandung untuk terlihat hidup dan berkembang, perputaran ekonomi di sana sudah sangat masif berkat geliat ribuan mahasiswa dari berbagai kampus nasional tersebut.

Menyamakan Jatinangor dengan Bandung sama saja dengan menafikan keberadaan pemerintah daerah Sumedang yang sudah lelah mengurus wilayah subur tersebut.

Jadi, stop menyebut Jatinangor sebagai Bandung. Menyamakan keduanya hanya karena jarak yang dekat dan kepraktisan lidah adalah bentuk kemalasan geografis yang nyata.

Jatinangor adalah Jatinangor, sebuah kecamatan maju yang bangga berdiri di bawah naungan Kabupaten Sumedang, lengkap dengan pesona dan identitasnya sendiri yang tidak perlu meminjam nama besar Kota Kembang.

Penulis: Dodik Suprayogi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Juli 2026 oleh

Tags: BandungIpdnITBjatinangorsumedangunpad
Dodik Suprayogi

Dodik Suprayogi

Penggiat pertanian yang sedang menempuh pendidikan S2 Ilmu Ekonomi di Universitas Trisakti Jakarta.

ArtikelTerkait

4 Warung Makan di Jatinangor yang Buka Dini Hari Terminal Mojok

4 Warung Makan di Jatinangor yang Buka Dini Hari

21 Januari 2022
Rasionalisasi UKT yang Nggak Rasional, Variabelnya Tidak Jelas! Mojok.co

Rasionalisasi UKT yang Nggak Rasional, Variabelnya Tidak Jelas!

10 Desember 2023
pennywise

Jika Pennywise, Si Badut Film It, Nyasar ke Bandung

10 September 2019
Kadedemes, Kuliner Khas Sumedang yang Terancam Punah

Kadedemes, Kuliner Khas Sumedang yang Terancam Punah

17 Desember 2024
Barang-barang yang Tidak Saya Sangka Borma Toserba Bandung Menjualnya Mojok.co

Barang-barang yang Tidak Saya Sangka Dijual di Borma Toserba Bandung, Ada Suku Cadang Motor hingga Tanah Lembang

23 Februari 2025
Sisi Gelap Pangalengan Bandung yang Katanya Indah bak Surga Dunia

Label wisata elit Pangalengan itu bualan, selama transportasi umumnya masih jalan di tempat

28 Juli 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan (Wikimedia Commons)

Selain mie dan bakso, ini 4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan

24 Agustus 2026
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa Mojok.co

4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa

26 Agustus 2026
Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya Mojok.co

Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya

24 Agustus 2026
Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah Mojok.co lamongan

Sudah tahu jalan di Lamongan jelek, kok malah beli Honda Scoopy, aneh!

21 Agustus 2026
iPhone HP bapak-bapak? Bapak-bapak nggak mampu beli iPhone! (Unsplash)

Kok bisa iPhone disebut hp bapak-bapak? Padahal banyak bapak-bapak yang nggak mampu beli iPhone

21 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.