Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Ironi Purbalingga: Kota Industri, tapi Warganya Lebih Memilih Cari Kerja di Daerah Lain

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
24 April 2024
A A
Ironi Purbalingga: Kota Industri, tapi Warganya Lebih Memilih Cari Kerja di Daerah Lain Mojok.co

Ironi Purbalingga: Kota Industri, tapi Warganya Lebih Memilih Cari Kerja di Daerah Lain (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga:

Cilegon, Kota Industri yang Nggak Kompetitif dan Terlihat Miskin

Seharusnya Karawang Mau Merendahkan Diri dan Belajar pada Purwakarta, yang Lebih Tertata dan Lebih Terarah

Setiap pagi, saya pergi ke kantor menggunakan kendaraan roda dua. Pengalaman saya, jalanan Purbalingga semakin hari semakin ramai, baik jalur kota maupun jalur kecamatan. Kondisi ini sangat berbeda ketika saya masih duduk di bangku SMA beberapa tahun lalu. Saya merasa jalanan Kota Perwira masih lengang, tidak seramai saat ini. 

Sekarang ratusan motor memadati jalanan, entah pagi atau sore hari. Keramaian nggak hanya disebabkan oleh pelajar, tapi juga para pekerja pabrik. Hampir setiap pagi saya selalu beradu kecepatan dengan para pegawai pabrik yang mengejar waktu ke tempat kerja. Tak jarang, saya mendapati para pegawai pabrik yang didominasi para perempuan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. 

Semua itu mereka (para pegawai pabrik) lakukan semata-mata agar tidak terlambat. Saya juga sering menjumpai suami yang mengantarkan istrinya setiap pagi menuju pabrik tempat sang istri bekerja. Fenomena ini menjadi hal yang wajar ditemui ketika kalian melintasi jalanan Purbalingga di pagi atau sore hari.

Purbalingga Kota Industri, tapi UMR-nya nggak seberapa

Apabila dibandingkan dengan kota industri Karawang, Purbalingga sebenarnya sangat jauh tertinggal. Karawang menjadi tujuan para perantau yang hendak mengadu nasib. Selain banyak lowongan karena memang ada banyak industri di sana, UMR Karawang tergolong tinggi dibanding daerah lain di Indonesia. Bahkan, beberapa kawan saya yang baru setahun kerja di Karawang sudah bisa membeli motor. Bukan motor bekas yang mereka beli, melainkan motor dengan kecepatan 150 cc seperti, CB 150R, CBR, Vixion, dan KLX.

Bukan maksud saya untuk tidak bersyukur. Tapi, membandingkan UMR antara satu daerah dengan daerah lain adalah sikap manusiawi sebagai makhluk ekonomi. Ada keperluan sandang, pangan dan papan yang harus dipenuhi.

Saya selalu penasaran kenapa Purbalingga yang mulai banyak pabrik, UMR-nya begitu jauh dari Karawang. Lantas, apa urgensi pemerintah setempat mengizinkan pembangunan banyak pabrik kalau UMR Purbalingga segitu-gitu saja? Hanya adu gengsi sebagai daerah yang mampu menyerap tenaga kerja? Jika iya, maka pemerintah hanya mengais validasi semata. 

Baca halaman selanjutnya: Banyak pemuda yang …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 April 2024 oleh

Tags: Karawangkota industriLowongan Kerjapabrikpurbalingga
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

Kecamatan Sumbang, Jalur Alternatif Purbalingga-Purwokerto yang Mulai Dilalui Bus dan Kondisinya Nggak Terurus

Kecamatan Sumbang, Jalur Alternatif Purbalingga-Purwokerto yang Kondisinya Nggak Terurus

16 Juni 2023
Syarat Lowongan Kerja Harus Single Itu Diskriminatif (Unsplash)

Syarat Lowongan Kerja Harus Berstatus Single Sangat Diskriminatif dan Primitif. Harus Segera Dimusnahkan!

1 Januari 2024
Kecamatan Rembang, Wilayah di Purbalingga yang Dianaktirikan, padahal Potensi Alam dan Ekonominya Menggiurkan

Kecamatan Rembang, Wilayah di Purbalingga yang Dianaktirikan, padahal Potensi Alam dan Ekonominya Menggiurkan

7 Juli 2024
Info Loker Jakarta 2022 yang Pas Buat Fresh Graduate Terminal Mojok

Loker Jakarta Juli 2022: Info Loker Buat Fresh Graduate

17 Juli 2022
Sarjana Agama Jangan Mau Dicap Cuma Bisa Terima Setoran Hafalan, Ini 5 Profesi Alternatif yang Butuh Keahlian Agama Kamu

Sarjana Agama Jangan Mau Dicap Cuma Bisa Terima Setoran Hafalan, Ini 5 Profesi Alternatif yang Butuh Keahlian Agama Kamu

6 November 2025
Derita Menjadi Buruh di Sayung Demak

Derita Menjadi Buruh di Sayung Demak

1 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

4 Juni 2026
4 Saran dari Warlok Jogja untuk Para Pendatang Biar Cepet Betah (Unsplash)

Sebagai Warga Jogja, Saya Punya Empat Permintaan Kecil untuk Pendatang agar Bisa Beradaptasi dengan Baik

8 Juni 2026
Selempang Cum Laude untuk Wisuda: Penting, tapi Tidak Sepenting Itu biaya wisuda, malang, kampus di malang

Dulu Wisuda Milik Sarjana, Kini Dirayakan di Setiap Jenjang, dan Itu Tak Masalah, tapi Ada yang Lebih Penting

8 Juni 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Lulusan UIN Sulit Cari Kerja Itu Mitos, Kenyataan Membuktikan Sebaliknya!

5 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026
Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online Mojok.co

Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online

9 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.