Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Knalpot Brong: yang Pakai Sumringah, yang Dengar Sengsaraaargh

Firdaus Al Faqi oleh Firdaus Al Faqi
13 Maret 2020
A A
Knalpot Motor Geberable, Kritik Serius Pemuda Desa terhadap Penguasa terminal mojok.co

Knalpot Motor Geberable, Kritik Serius Pemuda Desa terhadap Penguasa terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai mahasiswa semester akhir yang lagi males-malesnya nggarap skripsi, saya biasanya memilih untuk berlama-lama berada di warung kopi. Karena saya bukan seorang yang benar-benar pecinta kopi, tempat yang saya pilih hanya warung di pinggir jalan.

Warung yang saya biasa saya tempati, menyediakan bermacam-macam minuman. Mulai dari jenis-jenis kopi, hingga berbagai jenis anggur. Tetapi semuanya dalam bentuk sachet. Harganya berkisar pada angka Rp.2000-Rp.3000, sangat murah untuk ukuran mahasiswa semester akhir yang belum memiliki kemandirian finansial seperti saya. Terkait dengan pilihan ini, segala sesuatu pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya.

Termasuk saya yang memilih warung pinggir jalan daripada cafe-cafe mewah. Selain lebih hemat, warung pinggir jalan juga menyediakan pemandangan sliwar-sliwer orang yang sedang berkendara.

Kalau lagi beruntung, ya saya bisa melihat mahasiswi-mahasiswi yang akan berangkat ke kampus, mama muda yang mengantar anaknya ke sekolah, dan saling pandang sengan perempuan yang sudah punya pasangan tapi matanya masih suka lirik-lirik ke sana ke mari.

Namanya di pinggir jalan, pasti juga ada kekurangannya. Salah satunya adalah suara knalpot sepeda motor yang bisingnya minta ampun. Kalau anak-anak pecinta sunyi, apalagi penulis senja-senjaan yang butuh ketenangan ekstra, sangat tidak disarankan untuk datang ke warung kopi pinggir jalan. Bisa gila. Ga percaya? Coba aja.

Namanya manusia, pasti ada aja polahnya. Kalau perusahaan motor kan, setahu saya, setiap membuat produk baru, sebisa mungkin diusahakan lebih ramah lingkungan. Lebih sedikit menghasilkan polusi udara dan juga suara. Eh, di sini beda. Dengan alasan tidak mau diseragamkan, demi kreativitas, dan memiliki ciri khas tertentu, kendaraan yang susah-susah dibikin oleh pabriknya dengan penelitian dan pengembangan malah diganti oleh knalpot yang bisingnya memekakan.

Apa sih yang sebenarnya dicari oleh orang-orang yang suka ganti knalpot ini? Apa ya ndak mikir kalau banyak orang yang merasa terganggu dengan suaranya?

Atau memang, orang-orang ini menjalankan tugasnya sebagai agent of chaos dan agent of riot? Sukanya mengganggu ketertiban, dan maunya bikin rusuh telinga para pengguna jalan. Tapi sebenarnya, kalau dari sudut pandang orang yang mengganti knalpotnya, mungkin ada semacam kepuasan tersendiri. Menjadi lebih terlihat di jalanan, lebih gagah, dan lebih sangar. Dan juga, mungkin ada semacam rasa sumringah karena merasa telah menjadi raja jalanan. Iya, anda sumringah, kami sengsarahhhh. Bangsat.

Baca Juga:

Pengendara Motor yang Juga Pengguna Kacamata Adalah Orang Paling Sial ketika Hujan

3 Kebiasaan Pengendara Motor di Solo yang Dibenci Banyak Orang

Kalau yang merasa terganggu punya toleransi tinggi, sih, tidak masalah. Coba kalau yang terganggu misalnya bapak-bapak yang lagi punya masalah sama istri di rumah dan akhirnya nolak untuk memberi ‘jatah’? Bisa kacau.

Tak hanya itu, saya pernah punya teman yang merasakan langsung dampak dari kebisingan knalpot brong. Dia pernah memelihara ayam potong di samping rumahnya. Kebetulan, kandang ayamnya terletak berdekatan dengan jalan. Ayam potong, diketahui memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi. Ayam potong, pokoknya tidak boleh terganggu dan kalau bisa jangan sampai sakit. Kalau dia stress sedikit, atau sakit sedikit, biasanya langsung mati.

Nah, teman saya pernah cerita, gara-gara jalan di dekat kandang ayamnya digunakan balapan drag setiap malam, ayamnya banyak yang mengalami stress dan banyak yang mati. Walhasil, pendapatannya menurun dan dia kesulitan untuk membangun kembali usaha ayamnya. Kasihan.

Mbok ya dipikir-pikir dulu kalau mau ganti knalpot ke model knalpot brong. Kalau cuman mau seru-seruan boleh, tapi kalau bisa yang tidak terlalu mengganggu. Sekian~

BACA JUGA Bertaubatlah Kalian yang Pakai Knalpot Brong atau tulisan Firdaus Al Faqi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Maret 2020 oleh

Tags: knalpot brongPengendara Motor
Firdaus Al Faqi

Firdaus Al Faqi

Sejak lahir belum pernah pacaran~

ArtikelTerkait

Tilang Elektronik: Bukannya Berusaha Mematuhi, Malah Berlomba Mencurangi (Pixabay.com)

Tilang Elektronik: Terobosan Canggih yang Dilematik

31 Maret 2021
Menanti Jogja Tanpa Knalpot Brong, Sampah yang Bikin Telinga Tersiksa bukit bintang jogja

Kenyamanan Bukit Bintang Jogja Mulai Terganggu Knalpot Brong, Meresahkan!

3 Juli 2024
Kendaraan Plat F Adalah Maut, Musuh Bersama Pengendara Se-Jadetabek!

Kendaraan Plat F Adalah Maut, Musuh Bersama Pengendara Se-Jadetabek!

29 Juli 2024
Orang Indonesia Nggak Butuh Lampu Sein! (Unsplash)

Orang Indonesia Nggak Butuh Lampu Sein! Copot Aja Goblok!

2 Desember 2022
Pengendara Motor yang Juga Pengguna Kacamata Adalah Orang Paling Sial ketika Hujan

Pengendara Motor yang Juga Pengguna Kacamata Adalah Orang Paling Sial ketika Hujan

8 Januari 2026
7 Dosa Ultimate yang Biasa Orang Indonesia Lakukan sebagai Pengguna Jalan terminal mojok.co

7 Dosa Ultimate yang Biasa Orang Indonesia Lakukan sebagai Pengguna Jalan

12 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup (Unsplash)

Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup

19 April 2026
Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

20 April 2026
Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

22 April 2026
Stop Geber-Geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

Stop Geber-geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

18 April 2026
Kelas Menengah Dimatikan dengan Pajak dan Kenaikan BBM (Unsplash)

Kenaikan Harga Pertamina Turbo dan DEX Mendorong Kelas Menengah Menuju Kemiskinan dan Kematian

20 April 2026
6 Tanda Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan Mojok.co

6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama
  • Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli
  • Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa
  • 4 Jenis Pengendara Motor di Pantura yang Harus Diwaspadai di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan!

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.