Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

5 Cara Menghadapi Pemotor yang Merokok di Jalan, dari Sabar Sampai Brutal

sadad oleh sadad
6 November 2019
A A
5 Cara Menghadapi Pemotor yang Merokok di Jalan, dari Sabar Sampai Brutal
Share on FacebookShare on Twitter

Sebuah video yang memperlihatkan pengendara sepeda motor yang merokok di jalan tengah viral di media sosial. Dalam video tersebut, diceritakan bahwa abu dari rokok yang diisap sampai mengenai pengguna jalan yang lain. Karena merasa terganggu, pengguna jalan yang terkena abu rokok itu menegur sang perokok dan memintanya untuk segera mematikan rokoknya.

Kelakuan pemotor yang berkendara sambil merokok emang nyebelin, bikin kesel, egois, nggak ada otak, dan nggak tahu lagi deh harus bilang apa ke orang-orang kayak gitu. Tipikal mereka 11/12 sama pengendara yang nerobos lampu merah dan lawan arus. Sama-sama hanya mau mikirin diri sendiri dan nggak mikirin orang lain. Otak mereka nggak sampai mikirin bagaimana seandainya ada orang lain yang lagi bawa bayi dan bayinya itu kena abu rokok.

Di negara kita ini masih banyak ditemukan tipikal pemotor yang kayak gini. Mungkin sebagian dari pembaca tulisan ini ada yang pernah menemukannya atau bahkan ngalamin pengalaman yang nggak enak dari mereka. Asal jangan-jangan ada juga yang pernah jadi pelaku.

Guna menghindari kejadian yang tidak mengenakan dari pemotor yang merokok di jalan, tidak ada salahnya bagi kita untuk saling berbagi tips. Sebenarnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan dalam menghadapinya, dari cara yang paling sabar sampai yang brutal. Berikut daftarnya,

Satu: Jangan Pakai Helm Tanpa Kaca

Jika kamu bukan tipikal orang yang suka berkonflik, cara yang paling aman adalah melengkapi diri kamu sendiri dengan perlengkapan berkendara yang aman, salah satunya helm dengan kaca. Dengan adanya kaca yang tentunya harus selalu tertutup saat berkendara, maka mata kamu kemungkinan besar akan terhindar dari potensi terkena abu rokok.

Jika helm kamu bergaya retro yang nggak ada kacanya, maka sebaiknya pakai google. Itu lho kacamata plastik ukuran gede yang biasa dipake buat motorkros.

Dua: Rekam dan Lapor Polisi

Cara kedua adalah merekam tindakan pemotor yang merokok sambil berkendara. Upayakan dapat gambar yang memerlihatkan pelat nomornya dengan jelas dan tidak nge-blur. Agar gampang dijadikan sebagai barang bukti saat laporan ke polisi. Urusan laporan kamu diproses apa nggak, itu urusan belakang.

Cara seperti ini akan membuat kamu terhindar dari konflik terbuka dengan pemotor yang merokok sambil berkendara. Tapi nggak disarankan juga apabila kamu berkendara sendiri. Karena walau bagaimanapun juga, main HP saat berkendara itu berbahaya. Akan lebih aman jika dilakukan saat berkendara berdua. Jadi orang yang dibonceng yang ngerekam.

Baca Juga:

Pengendara Motor yang Juga Pengguna Kacamata Adalah Orang Paling Sial ketika Hujan

3 Kebiasaan Pengendara Motor di Solo yang Dibenci Banyak Orang

Tiga: Tegur dengan Sopan dan Baik-baik

Cara ketiga yang bisa dilakukan jika menemukan pemotor yang merokok sambil berkendara adalah menegur mereka dengan sopan dan baik-baik. Gunakanlah bahasa yang persuasif dan jangan nge-gas. Butuh kesabaran tingkat dewa sih emang. Apalagi jika sebelumnya mata kamu udah duluan kelilipan kena abu rokok.

Biasanya, orang akan lebih nurut jika diminta dengan cara baik-baik. Tapi cara ini tidak menjamin sepenuhnya membuat kamu terhindar dari konflik. Sebab, akan bergantung siapa yang kamu tegur. Jika (mohon maaf), yang kamu tegur itu malah marahin kamu dan ngotot dia nggak salah. Kalau sudah kayak gini, sebaiknya kamu menghindar dan jangan dilawan.

Empat: Tegur Sambil Marah-marah

Hampir mirip dengan yang ketiga, cara yang keempat ini meminta kita untuk berani menegur pemotor yang merokok sambil berkendara, tapi sambil marah-marah. Lebih berpotensi menimbulkan konflik sih emang. Tapi kebalikan dengan yang ketiga, cara yang keempat ini juga bisa membuat orang yang kamu tegur malah jadi takut dan mungkin bisa insyaf. Pokoknya, marah-marah aja dulu.

Lima: Rem Mendadak Saat di Depannya

Kamu harus punya skill tingkat dewa untuk bisa melakukan cara kelima ini. Cara ini tidak boleh dilakukan saat lalu lintas ramai. Pada cara yang kelima ini, kamu bisa membuat pemotor yang ngerokok sambil berkendara mungkin bisa kapok dan insyaf seumur hidupnya.

Dalam cara yang paling brutal ini, kamu perlu menyalip mereka di jalan dan menempatkan posisimu tepat di depan mereka. Perhatikanlah posisi mereka dari spion. Jika mereka lagi posisi menghisap rokok dan hanya megang satu setang, pastikan lagi posisi ban belakang motor kamu tepat di depan ban depan motornya. Kemudian, rem motor kamu secara mendadak, maka pemotor yang ngerokok sambil berkendara tadi kemungkinan besar akan jatuh.

Pemotor yang ngerokok sambil berkendara biasanya memacu kendaraannya dengan santai. Jadi kalaupun jatuh, biasanya hanya sekedar tumbang dan tak sampai menimbulkan luka berat. Yang terpenting, pastikan jalanan sedang lengang.

NB: Konflik terbuka antar sesama pengguna jalan gara-gara perilaku buruk berkendara sambil merokok memang tidak seharusnya terjadi. Jadi, kita tentunya berharap ketegasan polisi untuk bisa menindak. Sebab, bukankah polisi adalah pengayom dan sudah sepatutnya menjalankan hukum dengan adil, agar tidak ada pengguna jalan yang main hakim sendiri?

BACA JUGA Mengapa Saya Tidak Merokok? atau tulisan Sadad lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Januari 2022 oleh

Tags: abu rokokmerokokPengendara MotorSadad
sadad

sadad

ArtikelTerkait

Saya Berpengalaman soal Berkendara Saat Hujan dan Jas Hujan Kelelawar Paling Tidak Efektif terminal mojok.co

Hujan Itu Nggak Romantis dan Pengendara Motor Tahu Persis Alasannya

1 Desember 2020
5 Rezeki Tak Terduga bagi Pengendara Motor di Perjalanan Terminal Mojok

5 Rezeki Tak Terduga bagi Pengendara Motor di Perjalanan

3 Agustus 2022
Jalan Raya Karangkobar: Jalan di Banjarnegara yang Menantang, Bikin Pengendara Nggak Tenang Mojok.co

Jalan Raya Karangkobar, Jalan di Banjarnegara yang Menantang, Bikin Pengendara Nggak Tenang

11 Mei 2024
merokok

Mengapa Saya Tidak Merokok?

12 Juli 2019
bapak-bapak

Bukan Cuma Ibu-Ibu, Bapak-Bapak Perlu Diwaspadai Juga di Jalan Raya!

5 Oktober 2019
Sesakit-sakitnya Patah Hati Lebih Sakit Tidak Kebagian Sodoran Rokok

Sesakit-sakitnya Patah Hati Lebih Sakit Tidak Kebagian Sodoran Rokok

14 Januari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026
Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

27 April 2026
Derita Gen Z Bernama Sri- Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu (Unsplash)

Derita Gen Z Punya Nama Sri yang Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu

21 April 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya

25 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.