Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Kiat Menjadi Mahasiswa Jomblo Kaya di Akhir Bulan

Azhar Azziz Afifi oleh Azhar Azziz Afifi
3 Mei 2019
A A
Kiat Menjadi Mahasiswa Jomblo Kaya di Akhir Bulan
Share on FacebookShare on Twitter

Menghadapi akhir bulan bagi jomblo bukan perkara mudah, apalagi untuk mahasiswa jomblo yang pada akhir bulan harus menelan pil pahit tentang kenyataan bukan hanya hatinya yang kosong, namun juga dompetnya.

Tentu, kenyataan yang harus tetap dijalankan memaksa para kaum militan-kesepian harus memutar otak agar dompetnya tetap terisi oleh lembaran rupiah walaupun dengan senyum lecek Pattimura sekalipun. Toh bagi mereka, sedikit apapun isi uang di dompet mereka, mereka harus tetap hidup dengan lembaran itu. banyak hal sebenarnya yang bisa dilakukan oleh para pejuang-pejuang balikan untuk mengais rupiah di tanggal tua yang mencekik leher perlahan dan membuat radang pada tekukan dompet. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menanulir serangan radang tekukan dompet pada akhir bulan.

1. Membuka jasa pengerjaan tugas

Kamu seorang mahasiswa yang sering melihat FTV? Seandainya benar, jaminan umpatan adalah sesuatu hal yang Haq yang akan melontar dari mulutmu dengan garang bahkan lebih garang dari seorang Ahok sekalipun. Lhah bagaimana tidak, wong semua adegan perkuliahan di FTV itu bullshit! Mana ada perkuliahan yang isinya cuma datang, mendengarkan dosen ceramah, lalu jalan bersama gebetan. Kampus mana yang seperti itu? Tidak ada. Pada dunia realitas yang real tentu perkuliahan akan selalu diisi tugas yang bahkan bisa mencapai level dimana Tuhan lebih berbaik hati pada hamba-Nya daripada Dosen pada mahasiswanya. Pernah merasakan dosen memberi ujian yang tidak masuk akal pada mahasiswanya, kalau ditanya seperti itu tentu saja anak tekniklah yang bersorak paling serempak mengucap kata tanda setuju dengan wajah geram.

Nah, setelah menyadari realitas diatas kini adalah tugas kalian wahai para mahasiswa jomblo untuk mengais rupiah. Alih-alih membuka jasa pengerjaan tugas untuk membantu merawat dompet agar tidak sakit dan ngilu karena tidak terisi oleh rupiah, usaha ini juga bisa dijadikan peluang untuk mencari kenalan bahkan gebetan. Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui bukan? Kenapa tidak memulainya dari sekarang?

2. Membuka jasa pembuatan puisi cinta

Bukan hal yang salah untuk seorang jomblo menulis puisi cinta. Jangan kucilkan jomblo yang setiap hari bergulat dengan pena dan kertas, baiklah kalau dikatakan udik karena masih bergelut dengan media konvensional, pena dan kertas akan saya ganti saja dengan mouse dan laptop.

Pasti akan ada pertanyaan yang menyambar dengan cepat “Untuk apa jomblo menulis puisi cinta? Sia-sia.” Kalimat seperti ini tidak akan lagi tertuju pada jomblo jika bisa menguangkan puisi-puisinya. Cara paling mudah adalah dengan menjualnya kepada para (calon) pasangan. Biasanya kaum adam akan sibuk menulis kalimat apa yang akan dilontarkan kepada kaum hawa, nah disinilah peran para jomblo yang punya sedikit keahlian dalam menulis untuk mengais rupiah dari kesusahan mereka. Tawarkan mereka sebuah puisi untuk proses penembakan mereka. Patok harga yang wajar saja, kalian sama-sama mahasiswa kere! Jangan saling membunuh.

3. Jadilah kontributor di majalah atau koran

Sebuah saran yang bagi banyak mahasiswa merupakan hal yang sedikit khayal bukan? Tentu saja bukan khayalan asal ada kemauan. Ini kerja yang cukup mengasikan bagi mahasiswa jomblo yang suka paparazi, daripada kalian Cuma memotret orang-orang pacaran atau cewek cantik untuk dijadikan bahan, kenapa tidak mencoba menjadi reporter part time atau kontributor sebuah surat kabar. Selain hobimu tersalurkan, dompetmu juga bakal tenang karena melihat rupiah yang masuk tak pernah terlambat. Selain dompetmu terisi, ada sedikit kemungkinan kamu juga akan mendapatkan pasangan. Ini bukan sebuah kebohongan. Ini nyata. Bayangkan saja artikelmu dimuat disebuah surat kabar, dan ada yang tertarik dengan gaya menulismu lalu mencoba mencari mu di dunia nyata, dan dia cocok dengan kriteriamu. Indah bukan? Status jomblomu bisa terentaskan.

Salam jomblo! Tetap kesepian dan militan!

Baca Juga:

Jurusan Ekonomi Menyelamatkan Saya dari Jurusan Kedokteran yang seperti Robot

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

Terakhir diperbarui pada 27 September 2021 oleh

Tags: Akhir BulanJombloMahasiswa
Azhar Azziz Afifi

Azhar Azziz Afifi

Karyawan negara yang akrab dengan kata-kata dan kode. Suka menulis esai reflektif, sambil tetap betah mengutak-atik teknologi di balik layar.

ArtikelTerkait

kuliner

Pengalaman Kuliner Sebagai Seorang Mahasiswa

29 Juli 2019
Parkir Sembarangan di Kampus Bisa Masuk Akun Medsos Khusus, Menghibur dan Bikin Kapok Mojok.co

Parkir Sembarangan di Kampus Saya Bisa Masuk Akun Medsos Khusus, Menghibur dan Bikin Kapok

23 November 2023
Betapa Menderitanya Mahasiswa dari Jurusan Nggak Terkenal, Saat Lebaran Harus Menjelaskan Kuliahnya ke Keluarga Besar Mojok.co

Betapa Menderitanya Mahasiswa dari Jurusan Nggak Terkenal, Saat Lebaran Harus Menjelaskan Kuliahnya ke Keluarga Besar

14 April 2024
Fasilitas di UNESA Lidah Wetan Bikin Mahasiswa UNESA Ketintang Cemburu

Fasilitas di UNESA Lidah Wetan Bikin Mahasiswa UNESA Ketintang Cemburu

6 Oktober 2023
Makelar Kos UNNES, Hama yang Harus Segera Dimusnahkan (Pixabay.com)

Makelar Kos UNNES, Hama yang Harus Segera Dimusnahkan

16 Agustus 2023
Bali Desa Mbangun Desa: Diminta Membantu, Realitasnya Perbudakan Gaya Baru

Bali Desa Mbangun Desa: Diminta Membantu, Realitasnya Perbudakan Gaya Baru

10 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.