Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Kiat-kiat Menjadi Pengangguran Teladan

Arum Ariyaya oleh Arum Ariyaya
13 Januari 2023
A A
Kiat-kiat Menjadi Pengangguran Teladan

Kiat-kiat Menjadi Pengangguran Teladan (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bukan hanya karyawan teladan, tapi menjadi pengangguran juga harus teladan. Meskipun sebenarnya nggak ada ceritanya seorang pun ingin menjadi pengangguran (kecuali kamu udah kelebihan banget duniawi). Kehidupan pengangguran yang gelap ini makin terpuruk apalagi dapat tekanan dari keluarga, orang tua, kerabat, sanak-saudara, nenek, kakek, buyut sampe canggah.

“Kok masih belum kerja? Bukannya kamu lulusan terbaik?”

“Eh, si *sensor* udah jadi sobat akhlak loh, kalo yang itu jadi pegawai umbi”

“Semoga segera nyusul jadi kayak mereka, yaa”

Kalimat terakhir meskipun adalah doa, tapi tetap di-aamiini sambil nyesek, mbrebes mili dalam hati. Yaa, maunya juga dapat nasib baik kayak doi, tttapi kan … (titik-titik boleh dijawab sendiri, ya).

Tenang, orang lain boleh berbicara sesuka mereka, tapi sedihmu tetaplah simpan sendiri. Agar nggak terlalu lama terpuruk dan bisa menjadi contoh pengangguran teladan untuk lingkungan, kamu bisa melakukan beberapa hal di bawah ini di waktu senggangmu setiap hari.

#1 Mencari informasi lowongan kerja

Poin pertama tentu tak perlu dijelaskan lagi, namanya juga pencari kerja, ya, artinya mencari informasi lowongan kerja dan melamarnya. Info lowongan kerja bisa dengan mudah kamu temukan dari grup kampus, media sosial, atau melalui aplikasi pencarian kerja. Jika kamu adalah seorang freshgraduate memang sebaiknya kamu tak perlu membatasi perusahaan yang kamu lamar. Ambil semua kesempatan di depan mata asalkan gajinya cukup (untuk hidup hedon) dan memberimu kesempatan untuk terus berkembang. Pengangguran pun harus satset.

#2 Freelance

Waktu yang digunakan untuk update info loker dan melamarnya setiap hari tentu tak banyak menguras waktu hidupmu. Sisa waktu selanjutnya isi dengan ikut kerja secara freelance atau pekerja lepas yang banyak bertebaran di dunia maya. Memang perlu usaha lebih ekstra yaitu koneksi internet dan ponsel. Mulai dari menjadi penulis artikel, buzzer, affiliator, desain, jual pulsa, dan masih banyak lagi. Meskipun terdengar receh, tapi tak sedikit pula yang hidupnya tertopang dari penghasilan receh tersebut.

Baca Juga:

Derita Jadi Lulusan PPG: Statusnya Saja Guru Profesional, tapi Cari Kerja Tetap Susah

Enaknya Jadi Fresh Graduate di Jogja: Nggak Takut Dicap Pengangguran karena Sibuk Ikut Forum Diskusi

Tapi kalau jadi freelancer, itungannya pengangguran nggak sih?

#3 Menambah keahlian

Waktu senggang yang berlebihan saat ini adalah kesempatan untuk mengembangkan keahlian yang kamu miliki. Jangan tanya menambah keahlian dari mana, sudah terlalu banyak media sosial dan website yang memberikan pelatihan secara cuma-cuma. Jika memiliki cukup modal keahlian dan keuangan, kamu bisa membuka usaha kecil-kecilan (yang bisa tumbuh jadi besar-besaran) suatu saat nanti.

#4 Tetap bertemu orang

Berpredikat sebagai pengangguran tentu bukanlah suatu kebanggaan. Sehingga banyak pengangguran yang membatasi pergaulan demi menutupi status tersebut. Tapi sebenarnya kamu juga nggak perlu takut-takut banget ketemu orang. Setidaknya, kamu bisa mendapatkn kenalan orang dalam yang bisa membantumu lepas dari jerat pengangguran.

#5 Singkirkan gengsi

Hal yang tak kalah penting agar dapat menjadi pengangguran teladan adalah menyingkirkan segala bentuk gengsi yang dimiliki. Tidak perlu memikirkan kamu lulusan mana, IPK berapa, anak siapa. Hal-hal tersebut sebaiknya disimpan atau dibuang dulu. Kamu sedang butuh uang dan jalan karir untuk diri sendiri, bukan memenuhi ekspektasi orang lain.

#6 Minta doa dan restu orang tua

Sudah pasti doa dan restu orang tua adalah jalur langit paling manjur agar segera lulus dari predikat pengangguran. Akan ada hal-hal ajaib di luar nalar yang datang padamu, datang tiba-tiba entah dari mana jalannya. Jika doamu belum dikabulkan, maka doa orang tuamulah yang akan dikabulkan.

Memang goal dari pengangguran teladan ini adalah mendapatkan pekerjaan yang nyaman dengan gaji yang besar atau bahkan bisa menekuni bisnis yang tidak sengaja terbangun saat masih menganggur. Tapi tetap pastikan bahwa setiap waktu yang kamu gunakan untuk menunggu pekerjaan impian tersebut diisi dengan hal-hal yang produktif, yaaa…

Penulis: Arum Ariyaya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 7 Skill Tahu Diri yang Harus Dimiliki Pengangguran

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Januari 2023 oleh

Tags: Pengangguranteladan
Arum Ariyaya

Arum Ariyaya

Penulis amatir. Pengamat, peneliti, pengagummu.

ArtikelTerkait

kartu prakerja

Pengalaman Nyoba Pelatihan Gratis (yang Nggak Gratis) dari Kartu Prakerja

2 Mei 2020
Derita Jadi Lulusan PPG: Statusnya Saja Guru Profesional, tapi Cari Kerja Tetap Susah Mojok.co

Derita Jadi Lulusan PPG: Statusnya Saja Guru Profesional, tapi Cari Kerja Tetap Susah

24 September 2025
gangguan kesehatan mental

Bukan Joker, Gangguan Kesehatan Mental Adalah Masalah Kita Bersama

10 Oktober 2019
Kapitalisme Membuat Kita Tidak Bisa Menjadi Manusia dan Pengangguran di Saat Bersamaan

Kapitalisme Membuat Kita Tidak Bisa Menjadi Manusia dan Pengangguran di Saat Bersamaan

27 November 2019
Menjadi Pengangguran Setelah Lulus Kuliah Adalah Fase Hidup Paling Menyebalkan terminal mojok

Menjadi Pengangguran Setelah Lulus Kuliah Adalah Fase Hidup Paling Menyebalkan

16 Juni 2021
5 Hal Terkait Kendal yang Perlu Diketahui agar Lebih Kenal Terminal Mojok

Dear Kendal, Sampai Kapan Mau Jadi Daerah Medioker?

13 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Cara Mudah Menikmati Mie Ayam untuk Sarapan ala Warga Lokal Jakarta Mojok.co

Mie Ayam Tengah Malam, Kuliner yang Akan Membuatmu Kecewa Setengah Mati, Berkali-kali

28 Januari 2026
Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026
Kuliah di UT Sudah Paling Benar, Belajarnya Nggak Instan tapi Terstruktur dan Nggak Bikin Manja

Kuliah di UT Sudah Paling Benar, Belajarnya Nggak Instan tapi Terstruktur dan Nggak Bikin Manja

29 Januari 2026
Ayam Geprek Sejajar dengan Gudeg Jogja Menjadi Kuliner Khas (Wikimedia Commons)

Mengapresiasi Ayam Geprek Sebagai Kuliner Khas Sejajar dengan Gudeg Jogja

26 Januari 2026
5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan Mojok.co

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

31 Januari 2026
4 Sisi Terang Mahasiswa Kupu-Kupu yang Selama Ini Dipandang Sebelah Mata Mojok.co

Mahasiswa Kupu-Kupu Jangan Minder, Kalian Justru Lebih Realistis daripada Aktivis Kampus yang Sibuk Rapat Sampai Lupa Skripsi dan Lulus Jadi Pengangguran Terselubung

27 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.