Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

7 Skill Tahu Diri yang Harus Dimiliki Pengangguran

Anyway, profesi nganggur ini juga seperti profesi lain pada umumnya, yang walau bagaimana juga kalau ditekuni tetep ada hasilnya.

Istiqomah Rifkha Aghni oleh Istiqomah Rifkha Aghni
25 Januari 2022
A A
7 Skill Tahu Diri yang Harus Dimiliki Pengangguran MOJOK.CO

Ilustrasi Pengangguran. (mojok.co/ega fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jadi gini. Beberapa tips untuk Anda semua yang kebetulan di masa-masa ini sedang ngikutin tren jadi pengangguran tekun.

Tahu bulat is good, tahu diri is better.

Iklan

Jadi pengangguran emang bukan yang diharapkan diri sendiri, apalagi keluarga. Selain perasaan diri yang harus dijaga akibat lamaran kerja nggak juga diterima-terima, perasaan keluarga juga harus sedemikian dijaga.

Lah gimana, udah disekolahin tinggi-tinggi dan taruh ekspektasi kiriman gaji awal bulan, eh habis lulus sekolah masih aja numpang makan. Sungguh beban keluarga bukan?

Memang berat, Dilan yang katanya kuat aja, cuma bisa nahan rindu ke Milea, bukan nahan nganggur dan jadi beban keluarga. Tapi life must go on kawand, ya setidaknya kalau belum bisa membahagiakan, ya jangan terlalu membebani.

Anyway, profesi nganggur ini juga seperti profesi lain pada umumnya, yang bagaimana pun kalau ditekuni tetep ada hasilnya. Sebagai bahan untuk bekal dalam dunia per pengangguran, ada beberapa skill yang harus dimiliki untuk menjadi pengangguran yang successful.

Ya setidaknya, walau pengangguran, tetap jadi pengangguran yang baik. Ini beberapa tips di antaranya.

Bangun lebih awal

“Wes nganggur, tangi awan pisan.”

Malaikat Raqib Atid juga males banget di sisi manusia yang bentukannya kaya gini. Catetan blio berdua juga pasti bakal banyak tipex-nya.

Bangun pagi memang berat, apalagi nggak ada kegiatan. Tapi kebiasaan menjadi morning person harus dimiliki oleh si nganggur.

Bangun pagi ini bisa menjadi salah satu karburator, eh, indikator bahwa meski jadi pengangguran, tapi Anda tetap semangat dalam menjalani hidup saben harinya.

Perlihatkan semangat Anda kepada keluarga, berusahalah terlihat tangguh, kuat, panas, trengginas, kalau mau nangis dan misuh silakan ke kamar.

Ibadah juga dong

Meski urusan ibadah itu hubungannya sama Tuhan, tapi si nganggur juga harus rajin-rajin ibadah. Bayangkan sedihnya orang tua saat anaknya jauh dari kata “kerja” juga jauh dari kata “doa”.

Jangan sampai jasmani nganggur, rohani nge-blur, Lur.

Iklan

Cekatan dalam pekerjaan rumah

Tiba-tiba terdengar bunyi piring yang ditumpuk? Atau ada suara gesekan sapu dengan debu-debu? Ini adalah saat yang tepat untuk Anda sigap dan dengan tegas bilang, “Sudah aku saja sini!”

Sebenernya basic life skill kayak gini harus dipunyai setiap manusia yang hidup. Tapi buat Anda yang nggak punya kegiatan 7 x 24 jam, skill ini kudu ra kudu, kudu iso. Masak, nyapu, ngepel, nyuci baju, nyetrika, nyuci piring, nyuci perkara, ngangkat galon, ngangkat derajat keluarga pokoknya apa saja pekerjaan rumahnya, harus ikut andil.

Singkatnya saja kalau biaya makan, sewa kamar, tagihan listrik, dan tagihan air dibarter dengan Anda yang cekatan mengurus pekerjaan rumah, ya anggap saja jadi asisten rumah tangga. Cuma ini rumah Anda sendiri gitu.

PRT = Pengangguran rumah tangga.

Pertukangan

Kalau ada perabotan di rumah yang rusak, jadilah tukang dadakan, meski hasil pekerjaan Anda nggak semulus paha ayam tanpa kulit (kalau hasilnya bagus kan Anda mending jadi tukang aja dong).

Meski begitu, kemampuan mau ngoprek-ngoprek begitu setidaknya mengurangi anggaran untuk menyewa tukang. Beberapa skill yang harus dipunyai antara lain adalah ganti lampu, nyambung kabel, benerin paralon air, benerin genteng bocor, benerin rumah tangga orang, jahit baju tipis-tipis.

Sebagai catatan nih, misal kerusakan terlalu parah dan resiko berhasilnya sangat tipis, ya mending serahin ke tukang aja.

Makan seperlunya dan seadanya

Anda harus pintar menghitung kira-kira energi yang Anda makan sama yang Anda keluarin itu balance nggak?

Ingat, berhentilah makan sebelum kenyang, karena ngapain makan banyak-banyak kalo toh karbohidrat yang Anda konsumsi tidak berubah jadi amunisi?

Satu lagi, jangan juga coba-coba request dibikinin suatu hidangan. Udah makan aja apa yang ada di tudung saji, misal yang dihidangkan cuma harapan, makan aja. Memang selama ini belum familiar? Belum adaptasi sama rasanya ya?

Menyibukan diri

Terlihatlah sibuk, meski terkesan caper. Anda bisa wira-wiri kesana kemari, dari ruang ruang tamu ke dapur bawa asbak, pot bunga atau taplak meja.

Atau Anda juga bisa membersihkan kerak pada kompor, gosok pantat panci, nata isi kulkas, ngegarisin lipatan baju biar rapi, atau bisa menghitung debit air pada air keran dapur dan kamar mandi lalu membandingkan keduanya. Bagaimana? Ide bagus bukan?

Pintar ngatur keuangan

Dari semua skill di atas, memanajemen uang ini noted banget sih bagi pengangguran. Posisi emang lagi nggak menghasilkan duit, tapi ada aja kebutuhan yang ngeluarin duit. Ya jelas harus skillfull dong jadinya. Menyimpan sesuatu yang jarang dimiliki jeh.

Skill ini rasanya susah banget sih kalau lagi pengangguran, makanya harus belajar sejak dini. Ibaratnya orang kaya yang mendadak miskin itu gimana sih? Pasti kaget dong? Culture shock banget mesti ya?

Tiap bulan dikirim duit sama ortu dan tinggal dibagi aja perkebutuhan, eh sekarang udah nggak. Sakit nggak tuh rasanya. Miskin, miskin dah.

Ingat, Kawand. Nganggur itu cuma masalah waktu, jadi mohon, gosok terus aja skill di atas. Siapa tahu malah bisa jadi profesi kayak Hong Bajang di Home Town Chachacha.

BACA JUGA Betah di Kampus atau Lulus tapi Nganggur? dan tulisan ESAI lainnya.

Editor: Ahmad Khadafi

 

Terakhir diperbarui pada 25 Januari 2022 oleh

Tags: listrikPengangguranrohaniskilltahu bulat
Istiqomah Rifkha Aghni

Istiqomah Rifkha Aghni

Tinggal di Temanggung.

Artikel Terkait

Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO
Sehari-hari

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO
Urban

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda MOJOK.CO
Esai

Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda

10 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
Pakai jastip Mie Gacoan di Jombang: bayar lebih mahal untuk menu membagongkan MOJOK.CO

Pakai Jastip Mie Gacoan Ala Orang Jombang Pinggiran: Niat Hindari Kenorakan, Yang Datang Menu Membagongkan

20 Juli 2026
Cerita Pencari Kerja Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’.MOJOK.CO

Cerita Jobseeker Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’

17 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.