Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Katanya Mahasiswa Pintar, tapi kok Nggak Cum Laude?

Nurul Fauziah oleh Nurul Fauziah
30 Juni 2023
A A
Tips Lulus Cepat dan Cum laude Tidak Berfungsi untuk Kaum Bad Luck terminal mojok.co

'Tips Lulus Cepat dan Cumlaude' Tidak Berfungsi untuk Kaum Bad Luck terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Semua mahasiswa bisa cum laude kok. Asalkan kuliah serius, dan dosennya nggak ribet. Catat, dosennya nggak ribet

Akhir semester telah tiba. Mahasiswa semester tua seperti saya ini pasti sudah ribet berlomba mendaftar sidang. Bahkan, sudah seharusnya ikut wisuda di periode ini. Tapi, hidup tidak semudah itu dan tak akan pernah semudah itu.

Gerbang menuju kelulusan tidak pernah mulus. Faktornya banyak, bisa dari pribadi yang tak siap, kuliah yang tak lancar, dan kadang, dosen yang begitu susah.

Dulu, saya kerap melihat kakak tingkat alias kating selalu curhat menahan tangis karena dosen yang susah dihubungi. Atau curhat karena dosen mengatakan bimbingan hari ini namun tidak datang. Kadang, tentang dosen yang tak kunjung memberikan kata setuju. Hal ini sangat menguras pikiran dan tenaga.

Memang, itu lika-liku yang harus dijalani. Tapi bagi mahasiswa yang mengejar cum laude, tentu ini jadi jegalan yang amat tak diinginkan. Mau secerdas apa pun dan seambis apa pun, tapi jika dosen pembimbing tidak kooperatif, saatnya mengucapkan selamat tinggal pada cum laude.

Dosen yang ah mbuhlah

Dosen pembimbing memang tak bisa dimungkiri, memegang takdir mahasiswa. Apakah mahasiswa ini bisa lulus cepat, lulus terlambat, atau malah tidak lulus sama sekali terkadang ya karena dosbing. Dan mendapat dosen pembimbing yang baik inilah yang jadi masalah.

Kita mengenal ada dua tipe dosen: murah nilai dan pelit nilai. Kita bisa mengelompokkan semudah itu karena hasilnya terlihat. Tapi masalahnya, untuk perkara bimbingan skripsi, tak semudah itu.

Di dunia skripsi adalah dosen yang murah nilai belum tentu menjadi dosen yang baik dalam menjadi pembimbing. Hal ini dirasakan banyak orang, termasuk saya..Dosen yang murah memberikan nilai terkadang malah banyak kesibukan sehingga tidak bisa mengajar ataupun membimbing. Karena tidak adanya waktu mengajar, dosen merasa bersalah dan memberikan nilai baik pada mahasiswa yang telah mau berusaha datang ke kelas meskipun beliau tiba-tiba ada urusan.

Baca Juga:

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi

Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

Namun, urusan skripsi tidak bisa semudah itu. Skripsi membutuhkan bimbingan dan masukan dari dospem yang bersangkutan. Terkadang juga, karena intensitas bimbingan yang hanya sebulan sekali atau selonggarnya beliau membuatnya lupa dan malah menambah daftar revisian.

Semua mahasiswa itu sebenarnya bisa cumlaude. Percaya tidak percaya, pada dasarnya semua mahasiswa itu bisa lulus tepat waktu asal mendapatkan dosen baik. Baik dalam hal ini bukan yang mudah ngasih nilai A lho ya (meski itu juga diharapkan). Tapi, baik yang dimaksud adalah mau memberi masukan, dan tak mempersulit nilai mahasiswa karena alasan-alasan yang tak dibuat-buat.

Katanya pintar, kok nggak cum laude?

Katanya, mahasiswa pintar itu adalah mahasiswa yang cum laude. Tapi uraian di atas bisa memberikan pandangan bahwa kadang gagal cum laude itu bukan salah mahasiswanya, tapi ada faktor yang lebih besar dari itu. Pada dasarnya semua mahasiswa yang lulus itu pintar kok, setidaknya mereka bisa mencari cara untuk lulus.

Semua orang memang memiliki jalannya sendiri, tapi semua orang juga bergantung pada keputusan orang lain. Mau bagaimanapun usaha mahasiswa, jika dospem tidak support tentu saja jalannya tidak mulus. Memang, pasti akan lulus, tapi, tidak bisa lulus dengan predikat cepat. Dan perkara ini, bagi beberapa orang, adalah masalah yang besar.

Cum laude, itu penting buat banyak mahasiswa. Mereka ingin mendapat predikat tinggi untuk sesuatu yang mereka raih. Jadi, Pak, Bu Dosen, mohon pengertiannya ya.

Penulis: Nurul Fauziah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Predikat Cum Laude Jadi Penting karena Manusia Terobsesi dengan Kecepatan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Juni 2023 oleh

Tags: cum laudelulusMahasiswa
Nurul Fauziah

Nurul Fauziah

Anak rumahan yang suka dengan isu sosial.

ArtikelTerkait

Derita Jadi Sarjana Jurusan Ilmu Komunikasi, Sering Dikira Sarjana Komputer Gara-gara Gelarnya Mirip Mojok.co

Derita Jadi Sarjana Jurusan Ilmu Komunikasi, Sering Dikira Sarjana Komputer Gara-gara Gelarnya Mirip

30 Januari 2024
Penderitaan Paling Berat Mahasiswa Abadi Adalah Kesepian, Bukan Malu atau Susah Lulus Mojok.co

Penderitaan Paling Berat Mahasiswa Abadi Adalah Kesepian, Bukan Malu atau Susah Lulus

20 Juni 2025
4 Sisi Terang Mahasiswa Kupu-Kupu yang Selama Ini Dipandang Sebelah Mata Mojok.co

4 Sisi Terang Mahasiswa Kupu-Kupu yang Selama Ini Dipandang Sebelah Mata

9 Agustus 2025
Jam Kuliah Kosong Adalah Bencana bagi Mahasiswa, Jangan Senang Dulu

Jam Kuliah Kosong Adalah Bencana bagi Mahasiswa, Jangan Senang Dulu

26 September 2025
tukang pangkas rambut

Tukang Pangkas Rambut Berpenghasilan 45 Juta Tiap Bulan: Makanya Jangan Suka Menyepelekan Pekerjaan Orang

8 Agustus 2019
bendahara pelaksana

Menanggapi Tulisan Panitia yang Paling Capek itu Divisi Perlengkapan: Maaf Mas, Belum Pernah Tahu Rasanya Menjadi Bendahara Pelaksana, ya?

21 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Pengakuan Joki Skripsi di Jogja: Kami Adalah Pelacur Intelektual yang Menyelamatkan Mahasiswa Kaya tapi Malas, Sambil Mentertawakan Sistem Pendidikan yang Bobrok

19 Januari 2026
5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok  Mojok.co

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

18 Januari 2026
Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

Tugas Presentasi di Kampus: Yang Presentasi Nggak Paham, yang Dengerin Lebih Nggak Paham

17 Januari 2026
4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata

4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata

16 Januari 2026
3 Alasan Mitsubishi Outlander Sport Tidak Pantas Disuntik Mati dan Harus Diproduksi Kembali Mojok.co

3 Alasan Mitsubishi Outlander Sport Tidak Pantas Disuntik Mati dan Harus Diproduksi Kembali

19 Januari 2026
Bekasi Justru Daerah Paling Nggak Cocok Ditinggali di Sekitaran Jakarta, Banyak Pungli dan Banjir di Mana-mana

Bekasi: Planet Lain yang Indah, yang Akan Membuatmu Betah

13 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.