Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Kampus Jualan Kos Eksklusif: Cari Duit Boleh, tapi ya Nggak Begini Juga

Lisa Nur Maulidia oleh Lisa Nur Maulidia
18 Juli 2025
A A
Kampus Jualan Kos Eksklusif: Cari Duit Boleh, tapi ya Nggak Begini Juga jogja

Kampus Jualan Kos Eksklusif: Cari Duit Boleh, tapi ya Nggak Begini Juga

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai mahasiswa rantau, saya dulu membayangkan Yogyakarta sebagai kota yang ramah. Ramah orangnya, ramah pula harga-harganya. Tapi begitu resmi menyandang status mahasiswa magister tahun 2022 lalu, saya langsung disambut dengan kenyataan yang bikin dompet bergetar. Ternyata nyari kos-kosan nyaman dan murah di Jogja itu nggak semudah bayangan.

Mungkin karena saya berangkat dari Kota Malang, tempat di mana dengan 600-700 ribu sebulan saya sudah bisa dapat kos yang fasilitasnya lengkap kayak apartemen versi rakyat. WiFi kencang, listrik aman, air ngalir deras, kamar mandi nyaman, dapur lengkap, kulkas, bahkan ada mesin cuci yang bisa dipakai barengan. Parkiran luas, ada layanan bersih-bersih, dan yang paling penting: aman. Iya, aman. Nggak takut helm ilang.

Begitu pindah ke Jogja? Wah, realitas langsung menampar. Dengan budget 500 sampai 700 ribu, saya cuma bisa dapet kos yang bikin nostalgia ke rumah nenek: kamar mandi luar, tanpa kulkas, apalagi mesin cuci. Tambah biaya lagi kalau bawa laptop. Tapi karena deket kampus, saya pikir, “Yowis lah.”

Semester pertama saya jalani dengan kos itu. Tapi karena saya tipe yang sering bolak-balik kamar mandi, saya angkat tangan juga akhirnya. Semester dua saya pindah ke kos yang lebih manusiawi dengan harga 900 ribu per bulan. Jauh dari kampus, tapi setidaknya nggak bikin saya masuk angin tiap malam.

Kampus promo kos eksklusif? KAMPUS?

Nah, yang bikin jidat saya berkerut makin dalam adalah ketika baru-baru ini saya melihat kampus tempat saya dulu menimba ilmu itu ngiklanin bisnis baru, kos eksklusif. Dengar-dengar sih, “hanya” 2,5 juta sebulan. Iya, HANYA katanya. Sekali lagi: dua juta lima ratus ribu rupiah, untuk kos mahasiswa.

Kosannya dijual lewat akun resmi kampus, lengkap dengan promo dan rayuan marketing yang manis. Tapi lucunya, di kolom komentar, para alumni justru sibuk nagih ijazah yang katanya belum keluar. Lah? Kampus bisa ngurus kos eksklusif, tapi ngasih ijazah aja kayaknya perlu rapat berwaktu-waktu lamanya.

Saya tahu, mungkin ini semua bagian dari strategi kampus setelah bertransformasi jadi PTN-BH. Katanya biar lebih mandiri secara keuangan, nggak melulu bergantung sama negara. Tapi caranya? Ya… saya pribadi sih jadi bertanya-tanya “ini kampus atau korporasi?”

Baca halaman selanjutnya

Baca Juga:

Dear Mahasiswa Baru, Tidak Semua Organisasi Layak untuk Diikuti, Banyak yang Akhirnya Cuma Bikin Kalian Depresi

Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas”

Cari duit sih nggak apa-apa, tapi nggak gini-gini banget juga kali

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 19 Juli 2025 oleh

Tags: Kampuskos eksklusifPTN-BH
Lisa Nur Maulidia

Lisa Nur Maulidia

Penulis lepas dan mentor akademik. Menaruh perhatian pada isu pengasuhan, pembelajaran, trauma, dan kemanusiaan, serta tertarik menjembatani pendidikan dengan cerita.

ArtikelTerkait

Lebih Baik Tidak Kuliah daripada Kuliah Hasil Ngutang kuliah malam

6 Keuntungan Kuliah Malam Hari, Kampus Lain Bisa Ikutan Coba

4 Maret 2023
Tabiat Dosen Gaib, di Kelas Tidak Pernah Ada, tapi Sogok Mahasiswa dengan Nilai A dosen muda

Menjadi Dosen Muda Tak Seindah Konten di TikTok!

11 September 2024
Dear Mahasiswa Baru, Tidak Semua Organisasi Layak Untuk Diikuti, Banyak yang Akhirnya Cuma Bikin Kalian Depresi Mojok.co

Dear Mahasiswa Baru, Tidak Semua Organisasi Layak untuk Diikuti, Banyak yang Akhirnya Cuma Bikin Kalian Depresi

30 Mei 2026
Magangtulation Perayaan Ujian Magang, Budaya yang Lebih Bodoh daripada Semprotulation Mojok.co

Magangtulation Itu Perayaan Ujian Magang, Budaya yang Lebih Bodoh daripada Semprotulation

19 Maret 2024
Mahasiswa Terjebak Judi Online, Bukti Orang yang Mengecap Pendidikan Tinggi Nggak Melulu Punya Nalar Mojok.co

Mahasiswa Terjebak Judi Online, Bukti Orang yang Mengecap Pendidikan Tinggi Nggak Melulu Punya Nalar

16 Juli 2024
Ormawa Lebih Tepat Jadi Tempat Melatih Kesabaran daripada Berorganisasi. Terlalu Banyak Masalah! Mojok.co

Ormawa Lebih Tepat Jadi Tempat Melatih Kesabaran daripada Berorganisasi. Terlalu Banyak Masalah!

26 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bersyukur Tidak Lolos Tes CPNS Setelah Difitnah Pakai Ordal (Unsplash)

Bersyukur Tidak Lolos CPNS Setelah Lulus SMA karena Difitnah Teman Dekat kalau Saya Ikut Seleksi Pakai Ordal

28 Mei 2026
Pengalaman Saya Menemani Anak 3 Tahun untuk Sunat (Unsplash)

Pengalaman Saya Sebagai Bapak Milenial Mengalahkan Rasa Takut untuk Menemani Anak Sunat di Usia 3 Tahun

29 Mei 2026
Kesamaan Prinsip From Doubter to Believer Liverpool & Tekkadan (Unsplash)

Liverpool dan Tekkadan Punya Kesamaan, Sama-sama Memegang Prinsip: From Doubter to Believer

3 Juni 2026
Kebumen Kecamatan Aneh, Kadang Sulit Dipahami Pendatang (Unsplash)

Pengakuan dari Saya, Warga Asli Kebumen yang Menyadari Bahwa Daerah Saya Memang Sulit Dipahami Khususnya Para Pendatang yang Sedang Beradaptasi

31 Mei 2026
Saya Kelas Menengah, dan Saya Beneran Pengin Kaya

Saya Kelas Menengah, dan Saya Beneran Pengin Kaya

29 Mei 2026
Mimpi Buruk Tol Solo Jogja Bagi Warga Gamping, Sleman (Unsplash)

Salah satu Dampak Buruk Tol Solo Jogja Dirasakan Warga Gamping: Hilangnya Ruang Hidup ketika Warga Lokal Tidak Sanggup Membeli Tanah Kelahiran Sendiri

30 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.