Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

Kalimat Keramat Emak-Emak yang Bakal Kita Rindukan Saat Kita Sudah Dewasa

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
18 Juli 2019
A A
emak-emak

emak-emak

Share on FacebookShare on Twitter

Meski tak semua emak-emak di dunia ini tercipta sebagai manusia yang bawel, namun fakta di lapangan menunjukan hampir 9 dari 10 emak-emak itu cenderung suka mengomel. Sayangnya, emak saya itu termasuk dalam kategori 9 orang tersebut. Jadi, sepanjang masa tumbuh kembang saya dalam menuju sebuah kedewasaan yang hakiki, saya sudah sangat kenyang mendapat omelan dari emak saya tercinta.

“Anak perawan jam segini belum bangun!”

Kalau anak indie menyambut pagi dengan secangkir kopi dan cahaya fajar, maka pagi saya disambut dengan omelan emak yang cuma itu-itu wae tiap pagi. Kalimat ini sudah semacam alarm saya. Padahal tak ada nikmat yang lebih hakiki dari goleran di pagi hari, tapi yah gitu. Diomelin terooosss~

Sudah bangun, mau siap-siap ke sekolah ceritanya, eh lah, nyari kaus kaki kok yah nggak ketemu-ketemu. Teriak dong sama emak, minta pertolongan. Lalu beberapa detik kemudian emak sudah datang membawakan sepasang kaus kaki beserta kalimat keramatnya.

“Makanya kalau nyari itu pakai mata bukan pake mulut!”

Suka heran sih, perasaan kalau nyari barang itu sudah satu kamar diobrak-abrik tapi yah nggak ketemu-ketemu. Padahal nyarinya juga udah pakai mata, tapi tetap saja barangnya ngumpet. Lah, kok tiap kali emak yang nyari barang apa aja, bisa mudah sekali ketemunya. Aneh! Saya curiga, apa si emak ini jangan-jangan pakai mata batin saat mencarinya.

Selama di luar rumah aman, nggak ada omelan dari emak. Lalu setelah pulang sekolah, capek dong. Lalu gelokeran lagi sambil mainan hp, tiba-tiba ada suara dari pintu kamar.

“Mainan hp terosssss!”

Baca Juga:

Tolong, Jadi Pengajar Jangan Curhat Oversharing ke Murid atau Mahasiswa, Kami Cuma Mau Belajar

Alasan Emak-emak Cikarang Memenuhi dan Jadi Raja KRL Tujuan Tanah Abang

Ya ampun, Mak. Baru juga rebahan dan mainan hp, udah diomelin lagi. Padahal tadi seharian juga nggak pegang hp. Tapi entah kenapa emak itu suka sensi sekali sama yang namanya hp.

Setelah meletakan hp, nggak tidur siang nih takut diomelin, “Tidur terossss!”. Dan berhubung siang hari dan matahari tengah panas-panasnya, maka keluar dong beli pop ice rasa lemon. Baru juga nyampe depan pintu dan pop icenya baru diserot satu tegukan, dari dalam rumah si emak sudah menyambut kedatangan saya.

“Jajan es terosss!”

Duh, es yang dingin itu kok ya mendadak menjadi mendidih karena kalimat si emak. Nggak tahu kenapa, emak-emak itu suka worry kalau liat anaknya minum es. Mungkin sudah kedoktrin sejak zaman penjajahan kali yah, kalau kebanyakan makan es itu bisa bikin sakit amandel. Makanya kebanyakan emak-emak suka melarang anaknya untuk minum es.

Kadang ingin sekali menyampaikan unek-unek ke emak. Dengan harapan si emak bakal memahami keinginan dari dasar hati anaknya. Tapi belum juga ngomong, eh lah dalah, sudah salah lagi kitanya, Son!

“Kalau orangtua lagi ngomong itu jangan jawab!”

Baiklah, nggak boleh berdebat sama orangtua, Gaes. Kita harus tahan, tahan, tahan, dan tahan. Lalu setelah diam, kita pun masih salah juga.

“Kalau orangtua ngajak ngomong itu, jangan diam aja, jawab!”

Tuh, kan. Serba salah pokoknya kita mah kalau lawan emak. Jawab salah, diam salah. Hmmm

Kalau pas lagi leyeh-leyeh nonton kartun di tv, lalu si emak ngomel dari dapur. “Punya anak gadis bukannya bantuin emak di dapur, malah nonton tv terossssss!”

Lalu setelah kita matiin tv dan pergi buat bantuin emak di dapur. “Nggak usah bantuin, sana nonton tv aja, malah ngeribetin orang masak aja!”

Belum lagi kalau pas hari libur. Seharian di rumah aja, diomeli. “Libur-libur di rumah terossss, main sana kek!” dan setelah pergi main beneran, pulang-pulang diomeli lagi. “Main terossss, nggak usah pulang ke rumah sekalian!”

Dan hal yang paling ribet itu kalau pas lagi minta duit sama emak. Meski akhirnya dikasih juga tapi nggak afdhal kalau nggak dibonusi omelan dulu.

“Duit…duit …duit…terosss…emang duit tinggal nyetak apa?”

“Duit terossss, sana tidur aja di dompet!”

Yaelah si emak mah gitu amat ya. Tapi percaya nggak percaya semua omelan emak ini bakalan sangat dikangeni saat kita dewasa. Kalau kata filsuf, omelan emak itu adalah cinta kasat mata yang diutarakan lewat kata-kata. Uhuk

Bagaimana pun juga omelan emak itu selalu ngangeni. Setiap emak itu selalu berharap yang terbaik untuk anak-anaknya. Toh, mau seremnya kayak apa pas beliau ngomel, tetep aja kita nggak pernah kapok diomeli. Ingat ya, jangan sekali-kali balas omelan emak kalau nggak mau si emak mengeluarkan kalimat pamungkas yang legendaris.

“Ini anak ya dibilangin susah amat, tahu gitu tak masukin lagi di perut!”

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2022 oleh

Tags: CurhatEmak-Emakkalimat keramatkenakalan remajakenanganmasa kecilRindu
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

pengganti lampu sein

Apa Jadinya Jika Tangan Berperan Sebagai Pengganti Lampu Sein Saat Berkendara?

11 Oktober 2019
Pengajar Curhat Oversharing ke Murid Itu Bikin Muak (Unsplash)

Tolong, Jadi Pengajar Jangan Curhat Oversharing ke Murid atau Mahasiswa, Kami Cuma Mau Belajar

30 November 2025
capek

Menanggapi Semua Tulisan Soal Divisi Kepanitiaan yang Merasa Paling Berat: Saya yang Baca Aja Sampai Ikutan Capek

22 Agustus 2019
musik metal

Susahnya Menjelaskan Musik Metal ke Orang Tua

20 Agustus 2019
salah jurusan

Masuk Kuliah: Saatnya Salah Jurusan

2 Agustus 2019
pascasarjana

Apa Iya, Pendidikan Pascasarjana Itu Pelarian Saja?

28 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Dosa Penjual Kue Kering yang Bisa Merusak Momen Lebaran dan Sulit Dimaafkan Pembeli  Mojok.co

6 Dosa Penjual Kue Kering yang Bisa Merusak Momen Lebaran dan Sulit Dimaafkan Pembeli 

28 Februari 2026
Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

24 Februari 2026
Bayar STNK Sudah Bikin Pusing, Sekarang Mau Ditambah Parkir Setahun, Selalu Ada Cara Baru Nambah Beban Rakyat

Bayar STNK Sudah Bikin Pusing, Sekarang Mau Ditambah Parkir Setahun, Selalu Ada Cara Baru Nambah Beban Rakyat

22 Februari 2026
Trio Senator AS Roma: Mancini, Pellegrini, Cristante

Trio Senator AS Roma

23 Februari 2026
5 Barang Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek-merek yang Sudah Besar Mojok.co

5 Produk Private Label Indomaret yang Ternyata Lebih Unggul Dibanding Merek yang Sudah Besar

25 Februari 2026
Saya Kapok Ikut Bukber! Cuma Kenyang Dipameri Lanyard Kantor dan Kesuksesan Teman-teman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

21 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.