Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kabupaten Cilacap Layak Disebut sebagai Planet Cilacap Mendampingi Bekasi

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
23 Februari 2023
A A
Misteri Kawuk: Hewan Pemangsa Mayat di Cilacap dan Penjaga Lapas Nusakambangan pulau nusakambangan

Misteri Kawuk: Hewan Pemangsa Mayat di Cilacap dan Penjaga Lapas Nusakambangan (Nadiantara via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Setiap manusia dituntut untuk mempunyai sikap adaptasi dengan lingkungannya. Hal ini berlaku bagi semua manusia, termasuk saya. Selama 40 hari, saya mendapatkan tugas dari kampus. Tugas PPL mengajar di salah satu MTS swasta yang ada di Kabupaten Cilacap. Kabupaten paling barat di provinsi Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan Jawa Barat.

Beberapa hari tinggal di kabupaten yang mendapat julukan bercahaya ini, saya mengalami gagap budaya. Mungkin karena beberapa hal yang jarang saya rasakan di kabupaten tempat saya tinggal (Purbalingga).

Saat berada di Cilacap, saya seperti memasuki planet lain. Saya kira masih di Jawa Tengah, tapi kok sensasinya sudah beda. Saya susah menjelaskannya. Intinya, kalian bakal merasa kek di daerah lain. Sumpah, mending ke sana aja biar paham.

Kalo boleh saya kasih julukan, Cilacap bisa disebut sebagai Planet Cilacap. Mirip-mirip sama Bekasi yang disebut sebagai Planet Bekasi. Setelah saya telusuri ternyata ada berapa hal yang membuat saya merasa agak laen di Kabupaten Cilacap ini.

Kabupaten yang memiliki penjara paling menakutkan di Indonesia ini (baca: Nusakambangan) memiliki panas yang cukup menyengat bagi kulit. Memang, Cilacap tidak sepanas Surabaya. Tapi, boleh lah untuk diadu. Bayangkan, saat di siang hari saya harus menyalakan dua kipas angin kecil secara bersamaan. Tapi tetap saja saya meneteskan bulir keringat. Padahal, volume kipas tersebut sudah paling mentok. Bahkan, pernah di suatu siang yang cerah, panasnya mencapai 35 derajat celcius. Apa nggak kayak dipanggang di dalem oven? Tinggal kasih toping aja, tuh. Hehehe.

Oh ya, karena penatnya aktivitas selama satu minggu di sekolah, sesekali saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke rumah teman yang letaknya di pusat kota. Selain lebih panas, ternyata di sana juga ada fenomena lain. Saat menikmati kopi di balkon rumah, waktu sudah menunjukkan pukul 18.30. Tapi, mataharinya nggak turun-turun. Malah masih bertengger gagah di ufuk barat. Seketika saya merasa seperti ada di Bali yang notabene masuk zona WITA. Padahal, jelas-jelas Cilacap termasuk ranah waktu Indonesia bagian barat. Apa mungkin ini yang menyebabkan pemerintah Kabupaten Cilacap menetapkan julukan bercahaya bagi Cilacap? Cocoklogi saja, sih. Wkwk.

Baca halaman selanjutnya

Saya menyempatkan pergi ke Alun-alun Cilacap…

Baca Juga:

Derita Orang Bekasi Seperti Saya Hidup di Solo, Dibilang Sok Jawa sampai Susah Nimbrung di Tongkrongan

Dulu Malu Bilang Orang Kebumen, Sekarang Malah Bangga: Transformasi Kota yang Bikin Kaget

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2023 oleh

Tags: cilacapnusakambanganplanet bekasi
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Spot Mancing di Cilacap

5 Rekomendasi Spot Mancing di Cilacap

3 Januari 2022
Pengendara Lemah Jangan Lewat Jalan Raya Banjar-Majenang, Bahaya!

Pengendara Lemah Jangan Lewat Jalan Raya Banjar-Majenang, Bahaya!

22 April 2024
Nase’ Sodu: Sajian Nasi dengan Kuah Lodeh Khas Situbondo

3 Hal yang Bikin Situbondo Panasnya Minta Ampun

9 April 2023
Derita Tinggal di Bantarkawung, Kecamatan Pinggiran Kabupaten Brebes yang Dianaktirikan Pemkab (mojok.co)

Derita Tinggal di Bantarkawung, Pinggiran Kabupaten Brebes yang Dianaktirikan Pemkab

25 April 2024
Jalur Gumilir Banyumas di Bendungan Gerak Serayu Mencekam (Unsplash)

Tikungan Tajam dan Geng Motor Membuat Resah Pengguna Jalur Gumilir Banyumas di Sekitar Bendungan Gerak Serayu

5 November 2023
Cilacap Masih Banyak Kekurangan sebagai Kota Pensiunan, Lebih Mending Purwokerto Mojok.co

Cilacap Masih Banyak Kekurangan sebagai Kota Pensiunan, Lebih Mending Purwokerto

18 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan Mojok.co

Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan

5 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

10 Juni 2026
10 Hari di Taiwan Bikin Sadar kalau Kualitas Hidup di Indonesia Sudah Tertinggal Jauh Mojok.co

10 Hari di Taiwan Bikin Sadar kalau Kualitas Hidup di Indonesia Sudah Tertinggal Jauh

10 Juni 2026
Pengalaman Orang Semarang Kaget Menemukan Sisi Lain Solo (Unsplash)

Pengalaman Orang Semarang yang Kaget Menemukan Sisi Lain Kota Solo

6 Juni 2026
Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online Mojok.co

Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online

9 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.