Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Wajah Baru Terminal Karangpucung Cilacap: Lebih Modern, Jauh dari Kata Usang dan Mengenaskan

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
10 April 2024
A A
Wajah Baru Terminal Karangpucung Cilacap: Lebih Modern, Jauh dari Kata Usang dan Mengenaskan

Wajah Baru Terminal Karangpucung Cilacap: Lebih Modern, Jauh dari Kata Usang dan Mengenaskan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Terminal Karangpucung Cilacap berubah. Wajah terminal lama yang usang dan mengenaskan kini menjadi modern dan segar.

Selepas menikah dengan istri dua tahun lalu, segala sesuatu terkait Karangpucung Cilacap mulai masuk ke dalam kehidupan saya. Maklum, istri saya berasal dari sana. Jadi, setiap Lebaran kami mudik ke sana, untuk ke rumah mertua saya.

Kini Karangpucung seperti rumah kedua bagi saya. Itu alasan mengapa saya tak asing lagi dengan setiap lekuk jalanan Karangpucung dan fasilitas publik di sana. Salah satu fasilitas publik yang mencuri perhatian saya adalah Terminal Karangpucung Cilacap. Terminal mungil yang baru-baru ini dibangun kembali.

Perpindahan lokasi Terminal Karangpucung Cilacap

Maksud dari Terminal Karangpucung dibangun kembali bukan dipugar, ya, melainkan benar-benar dibuat bangunan baru. Lokasi Terminal Karangpucung pun pindah. Meskipun perpindahannya masih di sekitar situ juga.

Letak Terminal Karangpucung baru berada tepat di seberang lokasi terminal lama. Dulunya lokasi tersebut merupakan kantor kecamatan dan Puskesmas Karangpucung. Kantor kecamatan dan Puskesmas Karangpucung sudah lebih dulu berpindah ke Jalan Al Lukman.

Sekali pun perpindahannya dekat, tapi ini sangat krusial. Mengingat letak terminal bus lama berada dekat Pasar Karangpucung. Ketika hari pasar tiba, kondisi pasar jauh lebih padat dari biasanya. Keberadaan letak terminal lama yang dekat pasar menyumbang keruwetan dan kepadatan di wilayah pasar dan sekitarnya.

Terminal Karangpucung baru lebih luas

Sumpek adalah kata yang paling pas menggambarkan Terminal Karangpucung Cilacap lama ketika sudah ada beberapa bus AKAP dan bus-bus kecil. Terlebih jika musim mudik, bus AKAP, bus kecil dan penumpang tumpah di Terminal Karangpucung. Dulu memang sesempit itu terminal tersebut.

Untungnya, setelah pindah lokasi, Terminal Karangpucung makin luas. Di terminal baru sekarang kira-kira bisa muat sampai 6 bus AKAP. Dapat ditambah bus-bus kecil pula yang dapat mengantar penumpang ke Karangpucung dan sekitarnya.

Baca Juga:

Kecamatan Pedan Klaten: Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Klaten yang Asri, Nyaman, Penuh Toleransi, dan Tidak Jauh dari Kota

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

Tempat tunggu terminal mampu menampung lebih banyak penumpang

Tempat tunggu terminal lama Karangpucung Cilacap betul-betul nggak enak. Masih jauh lebih enak antre sembako di kantor desa ketimbang menunggu bus di sana. Kala musim mudik datang, hampir pasti penumpang nggak kebagian tempat duduk di tempat tunggu terminal. Soalnya, tempat duduknya memang sangat terbatas.

Maka ketika Lebaran tiba, saya malas memanfaatkan jasa bus di Terminal Karangpucung. Lebih baik saya naik kendaraan pribadi. Atau, kalau harus ke kota-kota besar di wilayah Jawa Tengah dan DIY, saya lebih memilih naik kereta di Stasiun Sidareja.

Untungnya, tempat tunggu Terminal Karangpucung Cilacap yang baru agak lebih luas. Patokan lebih luas saya bukan standar terminal tipe A, ya, melainkan terminal tipe C di kecamatan-kecamatan yang bukan ibu kota kabupaten.

Ada fasilitas ATM di Terminal Karangpucung Cilacap

Salah satu fasilitas tambahan yang paling saya notice di Terminal Karangpucung baru adalah keberadaan ATM. Terdapat dua mesin ATM di sana. Yang satu milik Bank Jateng, sementara yang satu lagi milik BNI.

Keberadaan mesin ATM ini cukup vital. Mengingat transaksi di Terminal Karangpucung Cilacap didominasi oleh transaksi tunai. Andai sewaktu-waktu penumpang kehabisan uang cash, mereka bisa tarik tunai di dua ATM tersebut.

Pedagang lebih bervariatif

Setahu saya, dulu hanya ada pedagang makanan khas di terminal lama Karangpucung Cilacap. Macam tukang jualan tempe mendoan dan lontong. Paling ditambah tukang asongan lainnya.

Sekarang pedagangnya jauh lebih bervariatif. Ruko atau kios tempat jualan pun lebih besar dan banyak sehingga makanan dan minuman yang ditawarkan jadi lebih beragam. Nggak itu-itu saja.

Upgrade fasilitas musala dan toilet

Terus terang, andai dibayar untuk buang air di toliet terminal lama Karangpucung Cilacap, saya sih ogah. Apalagi kalau membayar buat buang air di sana, jauh lebih ogah. Memang segitu mengenaskannya fasilitas toilet di sana. Oleh sebab itu, saya lebih memilih ke toilet Alfamart samping terminal lama.

Syukurlah, fasilitas toilet di Terminal Karangpucung baru jauh lebih layak. Jadi lebih nyaman dipakainya. Kalau pun harus bayar, saya jadi lebih ikhlas membayarnya.

Bukan hanya itu. Fasilitas musalanya pun turut diupgrade. Imbasnya, penumpang bisa lebih nyaman ibadah di Terminal Karanpucung baru.

Pada intinya, Terminal Karangpucung Cilacap baru lebih modern sehingga terlihat segar dan indah. Jauh dari kata lusuh dan kurang terawat. Layaknya kondisi terminal lama Karangpucung yang mengenaskan. Kini tinggal tugas pemerintah daerah, penumpang, dan masyarakat menjaga serta merawat salah satu terminal kesayangan masyarakat Cilacap tersebut.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Meskipun Jadi Daerah dengan Akses Layanan Kesehatan Tersulit di Jawa Tengah, Saya Bersyukur Lahir dan Besar di Cilacap.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 April 2024 oleh

Tags: cilacapjawa tengahKabupaten CilacapMudikMudik Lebaranterminal busTerminal Karangpucung Cilacap
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Indomaret Kota Lama Semarang Cantik, Nggak Kalah Estetis dari Indomaret Yudonegaran Jogja

Indomaret Kota Lama Semarang Cantik, Nggak Kalah Estetis dari Indomaret Yudonegaran Jogja

13 Mei 2024
3 Lampu Merah di Magelang yang Durasinya Menguji Kesabaran

3 Lampu Merah di Magelang yang Durasinya Menguji Kesabaran Pengendara

21 Juni 2023
Brebes, Lampung versi Jawa Tengah (Unsplash)

Alasan Brebes Layak Disebut Lampung Versi Jawa Tengah

10 Mei 2023
Pengalaman Mudik Perdana dari Jogja ke Madura: Derita Menahan Kencing Berjam-jam

Pengalaman Mudik Perdana dari Jogja ke Madura: Derita Menahan Kencing Berjam-jam

14 April 2023
Sate Ambal Sambal Tempe, Kuliner "Nyeleneh" Kebumen yang Bikin Ketagihan

Sate Ambal Sambal Tempe, Kuliner “Nyeleneh” Kebumen yang Bikin Ketagihan

25 September 2023
Semarang Kota Hantu (Unsplash.com)

Semarang Kota Hantu: Potensi Aura Mistis dan Sisi Misterius Kota Semarang

5 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026
Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons) sidoarjo

Hunian di Gresik dan Sidoarjo Memang Murah, Tapi Sulit Wira-wiri: Jauh ke Mana-Mana, Bikin Bosan dan Stres

12 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.