Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Cilacap, Tempat Pensiun yang Ideal: Biaya Hidup Terendah, Alamnya pun Indah

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
17 Desember 2023
A A
Keanehan di Bantul Nggak Ada Apa-apanya Dibandingkan Keanehan di Kabupaten Cilacap

Keanehan di Bantul Nggak Ada Apa-apanya Dibandingkan Keanehan di Kabupaten Cilacap (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Cilacap jarang dilirik sebagai tempat pensiun, padahal kota ini punya begitu banyak potensi dan pas untuk para pensiunan

Beberapa waktu terakhir bapak saya mulai membahas rencana selepas pensiun. Terutama dalam hal memilih tempat tinggal dan profesi berikutnya. Maklum tinggal dua tahun lagi bapak memasuki masa pensiun.

Perkara tempat tinggal pasca pensiun, saran awal saya, jangan tinggal lagi di tanah rantaunya yakni Cikarang. Menurut saya, Cikarang bukan tempat yang cocok bagi seorang pensiunan. Mengingat Cikarang punya segudang masalah, yang belum tentu beres sampai 10 tahun ke depan.

Setelah mempertimbangkan beberapa nama kota, saya memutuskan untuk merekomendasikan Cilacap sebagai tempat pensiun ideal bapak. Selain tempat bapak tumbuh besar, ada beberapa pertimbangan lain yang membuat Kota Bercahaya ini cocok dijadikan tempat pensiun.

Kota dengan biaya hidup terendah di Indonesia

Menjadi seorang pensiunan itu tidak pernah mudah. Hidup tiba-tiba berubah 180 derajat. Tidak punya pekerjaan tetap, tanpa penghasilan bulanan pula. Sehari-hari hanya mengandalkan uang pensiunan. Mana harga kebutuhan pokok terus merangkak naik. Mau buka usaha, khawatir gagal. Kurang lebih begitu gambaran saya terhadap pensiunan yang kurang mempersiapkan masa senjanya.

Jika ada orang yang telanjur kurang mempersiapkan hari tuanya. Atau, hanya mengandalkan uang pensiun untuk menghidupinya. Tenang, saya punya solusi. Solusinya sangat sederhana. Orang tersebut cukup tinggal di Cilacap.

Dilansir dari Databoks, Cilacap menduduki peringkat pertama wilayah dengan biaya hidup paling murah. Bukan hanya itu. Kabarnya, Cilacap konsisten menjadi daerah dengan biaya hidup terendah sejak 2018. Artinya, selama kurang lebih 5 tahun belakangan, masyarakat Cilacap biaya hidupnya terjangkau. Dari data lho ya, kenyataan sih, mungkin nggak. Tapi saya kira tidak akan berbeda jauh.

Daerah dengan biaya hidup terjangkau tentu cocok bagi pensiunan. Melihat pendapatan yang terbatas, tabungan yang terus tergerus, tinggal di Cilacap bisa menjadi jalan keluar.

Baca Juga:

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal

Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal

Cilacap menyediakan panorama laut dan gunung

Cilacap ternyata bukan hanya soal biaya hidup murah. Di sana menawarkan dua panorama yang diinginkan pensiunan. Cilacap bagian barat menawarkan daerah pedesaan/pegunungan. Di sana terdapat hamparan sawah yang luas. Cocok banget buat cuci mata, melihat pemandangan hijau yang segar. Di bagian selatan, pantai berderet menyajikan ketenangan.

Banyak pilihan transportasi

Meski nggak bisa dibilang kota besar (banget), tapi Cilacap punya banyak transportasi umum yang bisa diandalkan. Contoh pertama, Terminal Bus Mbangga Bangun Desa. Terminal ini merupakan terminal induk terbesar di Cilacap. Dengan status terminal tipe A. Di sini melayani bus-bus AKAP.

Kedua, ada banyak stasiun di Cilacap. Mulai dari Stasiun Cilacap, Stasiun Gumilar sampai Stasiun Sidareja. Semua stasiun tersebut melayani rute ke kota-kota besar. Tapi untuk kereta api, tentu tidak accessible sebaik bus. Sebab, stasiunnya lumayan sulit dijangkau oleh penduduk Cilacap bagian tertentu.

Sebenarnya, ada juga Bandara Tunggul Wulung. Sayangnya, berdasarkan informasi yang saya dapat, di sana belum melayani lagi penerbangan reguler. Padahal, dulu sempat melayani penerbangan reguler ke Jakarta dan Semarang, dengan maskapai Trans Nusa dan Susi Air.

Mungkin kekurangan Cilacap adalah beberapa daerahnya lumayan panas. Yaaa namanya dekat laut ya, wajar. Tapi mengingat kota ini luas banget, masih bisa lah eksplor tempat yang cuacanya friendly.

Kira-kira begitu beberapa pertimbangan yang membuat saya merekomendasikan Cilacap sebagai tempat bagi pensiunan. Setiap mudik ke rumah nenek dan mertua yang terletak di Cilacap, saya merasa suasana di sana pas buat pensiunan. Hidupnya santai banget dan nyaman.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Keanehan di Bantul Nggak Ada Apa-apanya Dibandingkan Keanehan di Kabupaten Cilacap

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Desember 2023 oleh

Tags: cilacapgunungpantaipensiunTransportasi
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Pensiunnya Bambang Pamungkas Bukti Kita Tidak Bisa Move On dari Permainannya

Pensiunnya Bambang Pamungkas Bukti Kita Tidak Bisa Move On dari Permainannya

18 Desember 2019
Membayangkan Pensiun di Madiun, Kota yang Nggak Banyak Drama dan Cocok untuk Hari Tua Mojok.co

Membayangkan Pensiun di Madiun, Kota yang Nggak Banyak Drama dan Cocok untuk Hari Tua

12 Februari 2026
Cilacap Berkembang Pesat, Brebes Masih Konsisten menyedihkan

Ketika Cilacap Berkembang Pesat, Brebes Masih Konsisten menyedihkan

1 Agustus 2023
Dear Maba, Jangan Gabung UKM Mapala kalau Alasannya Cuma Pengin Naik Gunung Aja

Dear Maba, Jangan Gabung UKM Mapala kalau Alasannya Cuma Pengin Naik Gunung Aja

23 Agustus 2025
4 Gunung di Kabupaten Magelang yang Bisa Didaki terminal mojok.co

4 Gunung di Kabupaten Magelang yang Bisa Didaki

19 Januari 2022
Percayalah, Kereta Api Ekonomi Itu Pantas Difavoritkan!

Percayalah, Kereta Api Ekonomi Itu Pantas Difavoritkan!

17 Februari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Tahun “Menantang Maut” di Pacitan demi Bisa Sekolah (Unsplash)

Pengalaman Saya 3 Tahun “Menantang Maut” di Pacitan Hanya demi Bisa Berangkat Sekolah

19 April 2026
3 Dosa Jalan Bantul yang Membuat Warga Lokal seperti Saya Sering Apes ketika Melewatinya Mojok.co

Bantul Itu Maju ya, Gaes, Bukan Desa Tertinggal dan Tak Tersentuh Peradaban seperti yang Ada di Pikiran Kalian!

17 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026
5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi (Wikimedia Commons)

5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi, Wajib Kamu Coba Saat Berwisata Supaya Lebih Mengenal Sejarah Panjang Kuliner Nikmat Ini

21 April 2026
Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026

Di Balik Cap Manja, Anak Bungsu Sebenarnya Dilema antara Kejar Cita-cita atau Jaga Ortu karena Kakak-kakak Sudah Berumah Tangga 

17 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.