Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Jogja Sangat Layak Dinobatkan sebagai Ibu Kota Ayam Goreng Indonesia!

Arya Bagaskara Putra oleh Arya Bagaskara Putra
1 Desember 2025
A A
Jogja Sangat Layak Dinobatkan sebagai Ibu Kota Ayam Goreng Indonesia!

Jogja Sangat Layak Dinobatkan sebagai Ibu Kota Ayam Goreng Indonesia!

Share on FacebookShare on Twitter

Jogja menyimpan potensi kuliner sangat potensial selain gudeg dan angkringan. Sebagai perantau yang sudah empat tahun di Jogja, saya merasa ayam goreng layak menjadi ikon wisata kuliner khas Jogja. Gudeg memang memiliki historis dan akar budaya panjang, dan angkringan diromantisasi oleh puisi Joko Pinurbo, tetapi ayam goreng adalah penyelamat saya dan perantau lainnya.

Ayam goreng memang dapat ditemukan di mana saja. Masing-masing daerah juga memiliki keunikan resep ayam goreng berdasarkan cita rasa lokalnya. Namun bukan berarti Jogja tidak bisa mengklaim dirinya sebagai “Kota Ayam Goreng”. Dibandingkan dengan daerah lain yang pernah saya singgah, perkembangan kuliner ayam di Jogja berada pada tingkatan yang berbeda. Berikut adalah beberapa alasan mengapa Jogja layak menyandang julukan tersebut.

ADVERTISEMENT

Beragam kuliner ayam goreng tradisional legendaris

Cobalah untuk searching dengan keyword “ayam goreng jogja”, pasti akan banyak muncul rekomendasi restoran atau tempat makan ayam goreng khas  di Jogja. Ayam Goreng Mbok Berek Pugeran, Ayam Goreng Bugisan, Ayam Goreng Mbah Cemplung dan masih banyak restoran legendaris lain akan muncul di hasil pencarian. Semua restoran itu memiliki resep ayam goreng yang khas, tapi memiliki satu hal yang sama bagi saya. Semua sajian ayam gorengnya enak dan kita tidak perlu berdebat tentang itu.

Rasa kuliner Jogja identik dengan rasa yang sangat manis, terlebih bagi saya yang asli Surabaya. Saya terbiasa dengan rasa asin serta pedas. Hal itu mempengaruhi pikiran saya saat pertama kali mencoba menyantap ayam goreng di Kota Istimewa. Ternyata setelah mencicipi beragam ayam goreng legendaris yang ada di kota ini, rasa dominan manis yang saya bayangkan itu tidak muncul.

Rasa manis memang tetap ada di beberapa resto, seperti di Ayam Goreng Mbah Cemplung. Tapi, rasa manis itu dapat berpadu sempurna dengan rasa gurih dan sedikit pedas. Bahkan bagi saya, rasa ayam goreng tradisional di Jogja terbaik di dunia.

Banyak brand ayam goreng tepung lokal di Jogja

Bukti lain Jogja sangat identik dan layak menjadi Kota Ayam Goreng adalah fakta bahwa banyak sekali brand ayam goreng tepung berasal dari Jogja. Brand-brand tersebut tidak hanya terkenal di Jogja, beberapa bahkan sudah memiliki banyak outlet di luar Kota Istimewa. Salah satu yang paling ikonik tentu saja tak lain tak bukan adalah Olive Chicken. Bahkan sampai ada kelakar, kalau oleh-oleh khas Jogja itu bukan bakpia, tapi Olive.

Selain itu masih banyak brand lain seperti Yogya Chicken, Ayam Goreng Massiva, Fried Chicken Cak Yunus, dan yang paling besar adalah Rocket Chicken yang outletnya sudah tersebar di lebih dari 20 provinsi. Iya, outlet pertama Rocket Chicken memang di Semarang, tapi kantor utamanya ada di Godean. Ya, ada Jogjanya dikit deh.

Tidak hanya sebagai makanan, ayam goreng tepung ini adalah penyelamat bagi saya dan banyak orang lainnya yang memiliki kantong tipis tapi ingin makan enak. Hanya dengan uang kurang dari 20 ribu sudah mendapatkan seporsi ayam goreng tepung dengan nasi serta es teh. Tentu sangat jauh jika dibandingkan harga seporsi di brand-brand internasional. Bagi saya, rasa ayam goreng tepung di Jogja memiliki rasa yang tidak kalah dengan brand-brand internasional.

Baca Juga:

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan

Jalan alternatif Jogja-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

Tempat kelahiran ayam geprek

Selain ayam goreng tradisional legendaris dan brand ayam goreng tepung, Jogja juga tempat lahirnya inovasi kuliner ayam goreng yang menggebrak Indonesia. Ya apalagi kalau bukan ayam geprek. Yang digeprek, bukan yang dioles sambel doang.

Saya kira nggak perlu lagi lah ya menuliskan gimana sejarah ayam geprek. Sudah banyak sekali tulisan yang mengulas bagaimana sejarah ditemukannya ayam geprek oleh Bu Ruminah di tahun 2003. Salah satunya pernah diliput oleh Mojok, baca di sini. Yang perlu kalian lakukan sih, makan ayam geprek.

Dengan melihat begitu banyaknya fakta perkembangan kuliner ayam goreng di Kota Istimewa, saya kira tak berlebihan jika mendapuk Jogja sebagai kota ayam goreng. Kalau Yusril Fahriza bilang kalau Jogja adalah Ibu Kota Soto Indonesia, saya kira perlulah sekalian jadi Ibu Kota Ayam Goreng Indonesia. Makin istimewa aja kota ini. Ya kulinernya, ya budayanya, ya inovasinya.

Penulis: Arya Bagaskara Putra
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 9 Rekomendasi Ayam Goreng Enak di Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 November 2025 oleh

Tags: ayam geprek bu rumayam goreng jogjaJogjaOlive chickenrocket chicken
Arya Bagaskara Putra

Arya Bagaskara Putra

Karyawan swasta asli Surabaya yg merantau ke Jogja Tertarik dengan dunia kuliner dan suka jalan-jalan

ArtikelTerkait

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

21 Juli 2026
air putih

Jangan Pesan Air Putih Gratisan saat Makan di Warung

6 Mei 2019
3 Destinasi Museum Date di Jogja biar Kencanmu Nggak ke Situ-situ Aja terminal mojok.co

3 Destinasi Museum Date di Jogja biar Kencanmu Nggak ke Situ-situ Aja

3 Oktober 2021
6 Dosa Penjual Gudeg yang Ngaku Asli Jogja

6 Dosa Penjual Gudeg yang Ngaku Asli Jogja

11 Januari 2023
Jalan DI Panjaitan Mantrijeron, Perbatasan Jogja-Bantul yang Bikin Sakit Kepala

Jalan DI Panjaitan Mantrijeron, Perbatasan Jogja-Bantul yang Bikin Sakit Kepala

7 Oktober 2024
Tamansari, Tempat Paling Romantis di Jogja: Setiap Sudutnya Adalah Perwujudan Cinta

Tamansari, Tempat Paling Romantis di Jogja: Setiap Sudutnya Adalah Perwujudan Cinta

25 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara dangdut D’Academy Mojok.co

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara Dangdut Academy

5 Agustus 2026
Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

5 Agustus 2026
Jalan Alternatif Jogjakarta-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

Jalan alternatif Jogja-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

2 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026
4 hidden gem Desa Ngadirejo Pasuruan yang nggak masuk brosur wisata Bromo Mojok 

4 hidden gem Desa Ngadirejo Pasuruan yang nggak masuk brosur wisata Bromo 

31 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.