Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

Fitri Handayani oleh Fitri Handayani
16 Maret 2026
A A
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Share on FacebookShare on Twitter

Begitu memasuki area Stasiun Klaten, kita langsung bisa melihat sekilas wajah kota Klaten. Bangunan modern yang masih mempertahankan sisa arsitektur asli kolonialnya. Seperti inilah gambaran kota Klaten. Terus melangkah maju mengikuti perkembangan jaman namun tidak meninggalkan nilai sejarah dan budaya nya.

Sebagai stasiun utama, Stasiun Klaten terus berbenah demi mewujudkan ruang dan sarana transportasi umum yang layak dan membuat nyaman penumpang. Secara umum kondisi stasiun jauh lebih baik dari tahun ke tahun.

ADVERTISEMENT

Untuk kalian yang punya tujuan pulang ke Klaten, sekarang nggak perlu turun di Solo atau Jogja lagi. Stasiun Klaten dengan segala transformasinya siap menyambut kedatangan para penumpang dari luar kota dengan hangat. Pun sebaliknya, siap menghantarkan penumpang dari Klaten menuju kota tujuannya.

Stasiun kecil nan tangguh berusia satu setengah Abad

Stasiun Klaten adalah salah satu bangunan bersejarah yang masih lestari dan aktif sampai dengan sekarang. Bila menilik sejarahnya, stasiun ini diresmikan pada tanggal 9 Juli Tahun 1871.

Jadi, tahun ini, Stasiun Klaten sudah berusia 154 tahun. Satu Setengah Abad lebih. Sebuah angka yang  lebih dari cukup untuk membuktikan ketangguhan stasiun kecil di antara Kota Solo dan Jogja ini.

Revitalisasi dan modernisasi Stasiun Klaten

Stasiun yang sudah berusia lebih dari satu abad ini mengalami beberapa kali revitalisasi. Baik revitalisasi bangunan maupun penyesuaian fungsi jalur. Stasiun Klaten adalah stasiun kelas I yang memiliki enam jalur kereta api. Melayani berbagai rute antar kota di Pulau Jawa. Yaitu rute kereta api jarak jauh, KRL Commuter Line, dan juga Kereta Api Bandara Adi Sumarmo.

Pada 2024 sampai 2025, Stasiun Klaten melakukan revitalisasi besar-besaran. Dengan tema beautifikasi, Stasiun Klaten melakukan modernisasi dan perluasan bangunan.  Wajah stasiun dipoles menjadi lebih cantik, rapi, dan juga tertata.

Desain bangunan yang lebih modern membuat suasana lebih hidup. Stasiun ini juga melakukan perluasan lahan parkir. Area parkir sepeda motor berada di seberang depan stasiun dan parkir mobil berada di dalam area stasiun. Adanya lahan parkir yang lebih luas membuat penumpang menjadi  lebih tenang saat harus menitipkan kendaraannya selama ditinggal dalam perjalanan.

Baca Juga:

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan

Selain revitalisasi bangunan fisik, Stasiun Klaten juga meng-upgrade system. Beberapa sistem yang sebelumnya manual kini menjadi digital. Misalnya, sekarang ada sistem tiket elektronik, mesin cetak tiket kereta apai jarak jauh, dan  papan informasi digital. Seiring  pengoperasian KRL Commuter Line, Stasiun Klaten kini sudah menggunakan sinyal elektrik yang menggantikan sistem mekanik lama.

Stasiun ini juga melakukan perbaikan layanan. Ruang tunggu yang dahulu hanya berupa deretan kursi, sekarang sudah tersedia sharing table dengan beberapa colokan di ruang tunggu keberangkatan yang sangat bermanfaat bagi penumpang. Juga penambahan kanopi di peron yang membuat penumpang merasa lebih nyaman. Trotoar pedestrian Stasiun Klaten juga sudah ditata dan dipercantik sehingga enak dipandang mata.

Stasiun Klaten menjadi roda penggerak ekonomi

Letaknya yang strategis mendukung berbagai aktivitas masyarakat dan sekitarnya. Berada di pusat kota tepatnya di Tonggalan, Klaten Tengah. Berdekatan dengan Kantor pemerintahan dan juga alun-alun. Stasiun Klaten ini adalah gerbang utama untuk menuju berbagai fasilitas publik dan destinasi wisata.

Banyak moda transportasi lanjutan di stasiun seperti becak, ojek, dan taksi. Ada juga bus, karena ada terminal Ir. Soekarno di sisi selatan stasiun. Oleh sebab itu, penumpang bisa langsung menuju tempat tujuan setelah tiba di stasiun.

Selain itu, di sekitar stasiun terdapat banyak kedai kuliner yang siap memanjakan lidah. Di antaranya ada warung Mangut Karso yang sudah tidak diragukan lagi rasanya, Bakso Solo Klaten, Nona Anda, Warung Makan Mbah Darmo, dan masih banyak lagi. Selain warung makan juga terdapat beberapa gerai minimarket yang menyediakan kebutuhan sehari-hari.

Jadi, bagi kalian yang melakukan perjalanan darat menuju Kota Klaten, kereta api bisa menjadi alternatif moda transportasi pilihan. Sebab sekarang sudah ada Stasiun Klaten dengan segala modernisasi dan fasilitasnya yang siap memudahkan akses mobilitas kalian. Jangan lagi ragu menggunakan transportasi umum, karena pelayanan transportasi umum di Kota Klaten sekarang sudah lebih bagus dan nyaman.

Penulis: Fitri Handayani

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Klaten Adalah Tempat Pensiun Paling Ideal Mengalahkan Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 April 2026 oleh

Tags: Jogjaklatenkota klatensolostasiun klaten
Fitri Handayani

Fitri Handayani

Seorang karyawan swasta yang memilih jalur sunyi. Di tengah tuntutan pekerjaan, ia merawat kewarasan dengan menjalani hidup slow living di desa.

ArtikelTerkait

Dari Jogja Pindah Minang, “Dipaksa” Makan Nasi Padang Tiap Hari (Unsplash)

Nasib Mahasiswa Pertukaran dari Jogja ke Padang ketika Setiap Hari “Dipaksa” Menikmati Sedapnya Nasi Padang

29 Maret 2024
Surat Terbuka untuk Pembenci Perantau di Jogja: Hanya Dhemit yang “Pribumi Jogja”, Kalian Bukan! konten kreator jogja

Jogja Istimewa Kini Hanyalah Ilusi untuk Mempertahankan Citra Romantis yang Sudah (Kelewat) Usang

5 Juni 2025
Boleh Diadu, Burjo UMS Lebih Unggul Ketimbang Burjo di UNS terminal mojok.co

Burjo di Solo Adalah Culture Shock Pertama Saya

30 Juli 2020
Klaten Nggak Melulu Candi Prambanan dan Umbul Ponggok, Ada Desa Kemudo yang Tak Kalah Istimewa! klaten solo jogja

Empat Tahun Mondar-mandir Solo-Jogja, Musuh Terberatku Bukan Macet, tapi Klaten

13 Agustus 2025
Muncul Zombie, KRL Jogja Solo dan Stasiun Tugu Perlu Berbenah (Unsplash)

Fenomena “Zombie Apocalypse” di Stasiun Tugu Yogyakarta dan KRL Jogja Solo, Kapan Berbenah?

26 Desember 2024
Kuliner Jogja Olahan Tahu Senikmat Ayam Goreng Olive Chicken (Unsplash)

5 Kuliner Tahu di Jogja yang Segera Menyusul Olive Chicken Menjadi Makanan Khas Jogja

26 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu Mojok.co

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu

2 Agustus 2026
Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Agustus 2026
Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering Mojok

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering rumahan

2 Agustus 2026
3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026
Stasiun Tambak, stasiun yang hampir tidak ada gunanya bagi warga Tambak Banyumas

Stasiun Tambak, stasiun yang hampir tidak ada gunanya bagi warga Tambak Banyumas

3 Agustus 2026
Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.