Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Jogja Terbuat dari Tumpukan Kebohongan yang Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
22 Februari 2024
A A
Jogja Terbuat dari Tumpukan Kebohongan yang Terlanjur Dipercaya Banyak Orang Mojok.co

Jogja Terbuat dari Tumpukan Kebohongan yang Terlanjur Dipercaya Banyak Orang (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#6 Daerah yang makmur

Banyak yang mengira kalau Jogja ini daerah yang makmur. Mereka yang menganggap seperti itu benar-benar kemakan kebohongan paling besar. Nyatanya, Gini Ratio menunjukkan ketimpangan di Jogja paling tinggi se-Indonesia. Bahkan lebih tinggi daripada rerata nasional. Tentang Gini Ratio, kalian bisa membaca di sini.

Terlepas dari Gini Ratio, Jogja sendiri harus disokong Jawa Tengah untuk bertahan hidup. Mulai dari pasokan pangan dan sandang, sampai lapangan pekerjaan. Ya kalau dibilang makmur, mungkin itu untuk mereka yang sudah terlanjur hidup mapan di sini. Tapi, untuk sebagian besar orang, Gini Ratio dan ketidakmampuan untuk self sustain adalah jawabannya.

#7 Jogja itu murah

Apanya yang murah? Tanah sudah bersaing dengan Jakarta dan Bali. Bahkan, tanah di pinggiran juga mulai mahal. Harga kos-kosan juga cukup tinggi, apalagi ketika dibandingkan dengan UMR. Perkara bensin dan kebutuhan hidup juga sama dengan daerah lain. Lha wong tidak ada harga istimewa untuk harga kebutuhan hidup di daerah istimewa.

Kalau membandingkan harga makanan, ya jangan bandingkan harga Jakarta Pusat dengan Jogja. Pasti akan terlihat murah. Kalau mau membandingkan harga makanan, bandingkan saja dengan kabupaten lain yang mengelilingi Jogja. Jelas Jogja lebih mahal!

#8 Indonesia utang uang ke Jogja

Dahulu saya termasuk yang percaya mitos ini. Ya bagaimana ya, dongeng Kraton Jogja menjadi penyumbang utama berdirinya Indonesia memang terdengar romantis. Saya jadi kepingin hal itu yang beneran terjadi. 

Akan tetapi, kenyataannya, menyumbang untuk Indonesia pada saat itu bukanlah hal yang spesial. Tidak hanya Jogja yang melakukannya, banyak kerajaan lain serta para saudagar yang ikut patungan. Beberapa bahkan lebih dari 6,5 juta gulden. Ingat ya, jutaan gulden itu sumbangan bukan utang. Jadi jangan harap sewaktu-waktu Jogja bisa menagih 6,5 juta gulden itu dari pemerintahan Indonesia. 

Jadi, bukan duit jutaan gulden yang membuat Jogja istimewa secara hukum. Itu karena Jogja bergabung dengan Indonesia ketika menyandang status sebagai kerajaan merdeka. Kalau perkara sumbangsih, toh semua daerah ikut menyumbang. Termasuk rakyat jelata Jogja.

#9 Banyak begal

Urusan kriminalitas seperti perampokan dan begal, kasusnya di Jogja memang rendah. Bahkan, sangat jarang muncul berita pembegalan. Sekalinya muncul berita begal, malah begal payudara yang merupakan bentuk pelecehan seksual yang menjijikkan.

Baca Juga:

Darurat ruang terbuka hijau, warlok Kota Jogja harus mampir daerah tetangga untuk sekadar duduk-duduk di taman

Sebagai orang yang pernah tinggal di sana, saya harus jujur kalau Jogja kini menjelma jadi kota besar yang membosankan

Di Jogja itu bukan begal yang merajalela, tapi klitih. Penyerangan yang sifatnya fatal dan gerilya ini berbeda dengan begal. Tidak ada perampokan atau perebutan kendaraan. Yang ada hanya serangan satset tanpa mengambil barang. Kalian tanya kenapa mereka kek gitu? Sama, saya juga heran sama kegoblokan orang-orang tersebut.

#10 Jogja bebas dari isu SARA dan radikalisme

Jogja memang tidak ada aksi demo ormas agama. Tidak ada penyegelan tempat ibadah akibat penolakan “warga”. Tapi, apakah daerah ini bersih dari isu SARA dan radikalisme? Jelas tidak.

Isu Tionghoa masih menjadi hukum adat, di mana mereka tidak boleh memiliki tanah dan pemukiman. Tekanan pada masyarakat Indonesia Timur masih kuat, sampai cari kos saja susah. Kalau radikalisme, beberapa terduga teroris juga terciduk di Jogja. Bahkan penyerangan umat agama lain sesekali terjadi, baik brutal maupun senyap. Sejauh ini, seingat saya, tidak ada pengeboman di tempat ibadah Jogja. Dan semoga tidak ada. 

Kebohongan di atas jangan dijadikan alasan kalian untuk tidak berkunjung ke Jogja. Kota ini, tetap punya magis dan wisata yang mengesankan. Tetap dikunjungi, tapi dengan pikiran yang lebih waras dan nggak terkontaminasi romantisasi.

Oiya, seluruh isi artikel ini berdasarkan pengalaman penulis dan beberapa orang yang hidup di daerah istimewa ini ya. Apabila merasa isi artikel ini menyinggung kecintaan dan harga diri sebagai warga Jogja, penulis menyatakan ra urusan!

Penulis: Prabu Yudianto
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Di Mata Orang Jember, Jogja Lebih Unggul daripada Bali sebagai Tempat Study Tour

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2024 oleh

Tags: Jogjakebohongan jogjaMitosmitos jogjapilihan redaksi
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

Alasan ATM 20 Ribu di Jogja Tidak Boleh Lenyap Mojok.co

Alasan ATM 20 Ribu di Jogja Tidak Boleh Lenyap

14 Februari 2025
Catatan Keresahan Mahasiswa Jogja yang Nggak Punya Motor di Jogja: Boros, Susah ke Mana-mana, Sulit Cari Kerja!

Mimpi Buruk bagi Mahasiswa yang Kuliah di Jogja Adalah Tidak Punya Sepeda Motor. Pasti Boros dan Sangat Merepotkan

5 Mei 2025
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
5 Drama Korea yang Wajib Ditonton Minimal Sekali Seumur Hidup Terminal Mojok

5 Drama Korea yang Wajib Ditonton Minimal Sekali Seumur Hidup

4 Juli 2022
Menelusuri Paket Nasi Dada Ayam Paling Enak di Jogja olive chicken popye chicken crush Jogchick terminal mojok.co

Menelusuri Paket Nasi Dada Ayam Paling Enak di Jogja

23 September 2020
Jalanan Pogung Sleman Nggak Menyesatkan dan Membingungkan, asal Mengikuti Panduan Saya Ini Mojok.co

Ingin Lihat Indonesia Emas Sekaligus Indonesia Gelap? Datang Ke Pogung Jogja!

16 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Drama pembayaran tunai ojol, uang kembalian jadi menguras waktu dan energi saya Mojok.co

Niat beli makanan lewat layanan pesan antar ojol supaya praktis, eh berujung repot karena driver tak punya kembalian

20 Juli 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja malang

Deklarasi Wonogiri sebagai ibu kota mi ayam bakso harusnya menyadarkan Malang bahwa reputasi saja tidak selalu cukup

21 Juli 2026
Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

21 Juli 2026
Spanduk tempat makan terdekat bikin pakai AI itu malah norak (Wikimedia Commons)

Laper malah ilang begitu lihat tempat makan terdekat rumah saya bikin spanduk pake AI. Ada yang ngerasa gitu juga nggak?

24 Juli 2026
MK batalin sistem jahat dan korup bernama kuota internet hangus (Unsplash)

Skema jahat dan korup bernama “kuota internet hangus” resmi dibatalin sama MK, 235 triliun uang rakyat dicuri lewat skema ini

24 Juli 2026
Tempe mendol yang endul gusur bakso Malang dari hati saya (Wikimedia Commons)

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

26 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.