Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Membandingkan Perjalanan Solo-Jogja, Mending Naik Bus Suharno Atau KRL?

Fajar Novianto Alfitroh oleh Fajar Novianto Alfitroh
3 Oktober 2023
A A
Membandingkan Perjalanan Solo-Jogja, Mending Naik Bus Suharno Atau KRL?

Membandingkan Perjalanan Solo-Jogja, Mending Naik Bus Suharno Atau KRL? (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Perjalanan Solo-Jogja mending naik KRL atau bus Suharno?

Keberadaan Solo dan Jogja tak dapat kita pisahkan dari sejarah Kerajaan Mataram Islam. Walaupun pada kelanjutannya, Kerajaan Mataram Islam ini terbagi menjadi Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Ngayogyakarta, menyisakan dua kota kembar, Solo dan Jogja. Dampak yang ditimbulkan dari interaksi dua kota tersebut masih bisa dirasakan hingga sekarang.

Dalam hal pariwisata misalnya. Sejak dulu, wisatawan Jogja senang berlibur dan menginap di Solo, dan sebaliknya. Bahkan hal ini memunculkan tren dua hari di Jogja dan satu hari di Solo. Dalam hal pendidikan, banyak orang Solo yang melanjutnya studinya ke Jogja, begitu juga sebaliknya.

Terjadinya interaksi tersebut tentu membutuhkan akses untuk keluar masuk Solo-Jogja. Jika dilihat dari Google Maps, kedua kota ini berjarak kurang lebih 63 kilometer. Sudah ada infrastruktur yang memadai untuk ini, misalnya jalan nasional dan jalan tol yang sekarang ini masih dalam tahap pembangunan. Layanan transportasi antar kedua kota ini pun beragam, tapi yang paling dikenal adalah bus Suharno dan KRL Solo-Jogja.

Kedua jenis transportasi umum ini masih eksis keberadaannya hingga kini. Bus Suharno sudah sejak lama dipercaya masyarakat Solo dan Jogja. Begitu juga dengan KRL yang tak pernah sepi penumpang. Berdasarkan pengalaman pribadi, saya akan membagikan perbandingan perjalanan Solo-Jogja naik bus Suharno dan KRL. Berikut hasil perbandingannya:

Perbandingan tarif

Dari segi tarif, tarif KRL Solo-Jogja lebih masuk di kantong ketimbang tarif bus Suharno. Berbekal uang Rp8 ribu, saya bisa menempuh perjalanan Solo-Jogja sekali jalan. Sementara itu, apabila ingin menggunakan moda transportasi bus Suharno, saya harus mengeluarkan uang sebesar Rp20 ribu untuk ongkos bus. Apesnya, tarif bus Suharno ini tidak ada angka pastinya. Sebab, ada beberapa oknum kernet yang mematok tarif lebih tinggi.

Waktu tempuh Solo-Jogja naik bus Suharno dan KRL

Perjalanan Solo-Jogja naik KRL membutuhkan waktu sekitar 1 jam, sementara naik bus Suharno waktu yang dibutuhkan sekitar 1 jam 45 menit. Waktu tempuh ini belum termasuk waktu bus ngetem, ya. Kadang saat naik bus, bus akan ngetem di beberapa terminal hingga lebih dari 30 menit menyesuaikan mood sopir bus.

Jadwal keberangkatan

Jadwal keberangkatan KRL Solo-Jogja sudah tertata rapi dan dapat dicek di Google. Setiap hari, KRL akan mulai berangkat dari Stasiun Palur mulai pukul 04.55 WIB. Sementara jadwal keberangkatan bus Suharno tidak dapat diperkirakan. Paling kita hanya bisa memperkirakan waktu kedatangan bus dengan memakai rumus perhitungan selisih waktu keberangkatan dengan bus sebelumnya, kira-kira selisih satu jam.

Baca Juga:

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

Pengalaman Orang Semarang yang Kaget Menemukan Sisi Lain Kota Solo

Akan tetapi, enaknya naik bus adalah kita bisa leluasa menunggu bus lewat di sepanjang Jalan Solo-Jogja. Kalau naik KRL kan kita harus pergi ke stasiun kereta terlebih dulu. Namun perlu diperhatikan juga kondisi tempat yang akan kita gunakan untuk menunggu bus, apakah aman atau tidak supaya bus juga tidak berhenti seenaknya di pinggir jalan.

Fasilitas yang ditawarkan bus Suharno dan KRL Solo-Jogja

Tak bisa dimungkiri fasilitas yang ditawarkan kedua moda transportasi ini berbeda. Fasilitas KRL Solo-Jogja lebih banyak dan lebih modern ketimbang bus Suharno. Akan tetapi pengguna yang dapat menikmati fasilitas seperti kursi di dalam kereta tentu hanya setengah dari jumlah keseluruhan penumpang KRL.

Sementara jika naik bus Suharno, semua penumpang bisa dapat kursi karena umumnya di dalam bus tidak ada penumpang yang berdiri. Begitu juga soal barang bawaan, bagasi bus dapat menampung barang yang lebih besar ketimbang di KRL.

Kondisi yang pas untuk naik KRL Solo-Jogja dan bus Suharno

Berdasarkan pengalaman pribadi, bus Suharno dan KRL Solo-Jogja memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.

KRL akan sangat cocok buat penumpang yang sedang terburu-buru. Jadwal keberangkatan yang pasti tentu membuat penumpang jadi lebih tenang. Tarifnya pun sangat terjangkau.

Sementara itu, bus Suharno cocoknya bagi penumpang yang sedang tidak terburu-buru dan tidak ingin merasakan pegal-pegal akibat terlalu lama berdiri. Penumpang dengan barang bawaan banyak dan besar juga saya sarankan naik bus ini.

Begitulah perbandingan naik bus Suharno dan KRL Solo-Jogja berdasarkan pengalaman saya. Terlepas dari kekurangan kedua moda transportasi tersebut, keduanya telah berkontribusi dalam hal mengurai kemacetan akibat banyaknya kendaraan pribadi. Bagi para penumpang kedua moda transportasi umum di atas, saya sangat respek dengan upaya kalian mengurangi kemacetan lewat transportasi umum.

Penulis: Fajar Novianto Alfitroh
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Tips Jelajah Jogja-Solo dan Sebaliknya, Nggak Perlu Ribet Bawa Kendaraan dengan Fitur Ini.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Oktober 2023 oleh

Tags: BusJogjaKRLKRL Jogja-Solosolotransportasi publiktransportasi umum
Fajar Novianto Alfitroh

Fajar Novianto Alfitroh

Seorang mahasiswa di Jogja yang sedang mencoba mengakrabkan diri dengan ritme kotanya yang tenang. Di sela tumpukan buku dan tugas yang tak ada habisnya.

ArtikelTerkait

ereveld makam korban perang belanda jogja sulitnya cari makam kuburan mojok

Sulitnya Mencari Makam di Jogja

6 Oktober 2020
Stasiun Lempuyangan Lebih Pantas Dikenal karena 3 Hal Ini, Bukan karena Meme Roti'O

Stasiun Lempuyangan Lebih Pantas Dikenal karena 3 Hal Ini, Bukan karena Meme Roti’O

23 September 2024
Miskin, Gagal Masuk Kampus Impian, Kini Gaji 4 Kali UMR Jogja (Unsplash)

Batal Kuliah di Kampus Impian karena Miskin, Bersyukur karena Sekarang Bisa Bekerja dengan Nyaman dan Dapat Gaji 4 Kali UMR Jogja

12 Juni 2025
Jalan Kaliurang Jogja: Udah Makin Macet, Lubangnya Berlipat Ganda, Bikin Susah Pengendara Motor!

Jalan Kaliurang Jogja: Udah Makin Macet, Lubangnya Berlipat Ganda, Bikin Susah Pengendara Motor!

25 Februari 2024
Tolak Demo dengan Demo Adalah Wujud Istimewanya Aspirasi yang Offside terminal mojok.co

Tolak Demo dengan Demo Adalah Wujud Istimewanya Aspirasi yang Offside

14 Oktober 2020
Jalan Lempuyangan, Jalur KA Paling Menjengkelkan di Jogja (Unsplash)

Jalan Lempuyangan, Perlintasan Kereta Api Paling Menjengkelkan di Jogja

1 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Karyawan Indomaret Pekerja Paling Underrated di Indonesia (Unsplash)

Karyawan Indomaret adalah Pekerja Paling Underrated di Indonesia

2 Juni 2026
4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang kkn

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

7 Juni 2026
4 Mitos Seputar Skripsi yang Bikin Mahasiswa Stres magang skripsi kuantitatif

Tips Cepat Lulus Skripsi Kuantitatif Tanpa Jadi Tumbal Statistik dari Dosen, Dijamin Waras!

4 Juni 2026
Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

4 Juni 2026
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

7 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.