Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Rekomendasi Tempat Sambat Yang Pas Saat Kamu di Jogja

Imam Rosyadi Araiyyi oleh Imam Rosyadi Araiyyi
5 Januari 2020
A A
Jogja Berkata: Rene-Rene Sambat!!!
Share on FacebookShare on Twitter

Musim liburan sudah berakhir, lalu lintas Jogja sudah agak normal seperti hari-hari biasanya. Yang kemarin Malioboro tumpah ruah dengan kendaraan bahkan bisa memakan waktu banyak untuk lewat, sekarang gas banter lumayan direm dikit-dikit udah nyampe 0 KM, kemudian belok kanan kalau ada yang kelewatan pas mau ke Pasar Kembang. Bagi sebagian orang, Jogja merupakan tempat kembali pulang untuk menumpahkan sambat dan keluh kesahnya dengan berkedok liburan. Berfoto di plang nama Malioboro pun bisa jadi obat sambat. Apalagi kalau kemudian nonton pentas angklung di pedestrian Malioboro, yang hatinya resah dan pengen ambyar pun boleh joget-joget di sana.

Jogja akan sibuk di musim liburan. Berbagai kendaraan dari berbagai kota pun sudah menghiasi jalanan sejak pagi sampai pagi lagi dengan klakson yang terus tan tin tan tin, serta dengan sedikit sambat. “Hadeeeeeeeeeeeeeh iso swabar po raaaaaa,” kata wisatawan dari Semarang. “Jiancook, swabar suu, dalane mbahmu po,” kata wisatawan dari Surabaya. Pada saat itu Jogja diisi oleh berbagai jenis macam sambat dari berbagai ragam manusia. Maka dari itu, saya mau kasih rekomendasi tempat untuk sambat di Jogja bagi kalian yang kalau di Jogja bingung mau pergi ke mana. Gasss

1. Pasar Beringharjo

Melihat kebutuhan gaya hidup yang semakin tinggi membuat kamu ngerasa jadi orang yang kurang mampu atau bahasa lokalnya sih miskin? Tapi serius, saya kalau sedang resah dan banyak beban tuh biasanya pergi ke pasar, salah satunya Pasar Beringharjo. Entah berbasa-basi dengan pedagang atau sekadar membeli cemilan, bisa sedikit mengurangi beban hidup, yaaa meskipun kalau udah nyampe kamar langsung bersedih lagi.

Untuk kalian yang dari luar Jogja dan kebetulan liburan, tidak ada salahnyan nyoba mampir ke pasar ini. Nanti kalau agak sorean bisa mampir ke Pasar Senthir. Jangan cuma di mal-mal, di kota kalian kan ada. Saya jadi ingat di Twitter beberapa waktu lalu, ada akun yang ngetwit kalau dia bakal bisa survive di Jogja nggak ya semisal keterima kuliah di Jogja, kan di kota asalnya (Jakarta) ada banyak mal dan bioskop di setiap tempat.

Walah, Luuuur, lha Jogja dibangun mal aja banyak yang hodah-hadeh kok. Percaya deh, Jogja bisa ngasih apa yang kamu perluin. Kalau jodoh sih nggak tau ya, soalnya saya juga belum dapet, og. Tapi yakinlah, tidak ada salahnya kamu berkunjung ke pasar ini untuk merasakan interaksi dengan warga sini. Kalau masih sambat dan resah, coba saja

2. Muterin Ring Road

Ring Road itu jalanan melingkar yang mengitari Jogja, kalau semisal jalan alternatif macet, kamu bisa lewat Ring Road. Bukan jadi rahasia umum lagi sih, kalau orang Jogja terutama mahasiswa Jogja yang lagi banyak pikiran atau sedih biasanya pada muter-muter nggak jelas di Jogja. Bagi kamu yang dari luar kota terus pengin sambat di Jogja, bisa deh ngajak teman kamu yang tinggal di sini atau order ojol terus minta ditemenin muter-muter Jogja. Jangan lupa bilang, “Eh muter ring road, ya,” biar kamu bisa lihat yang bagus-bagus. Semisal Hartono Mall, UMY, UTY dll. Eh bisa juga ding muter Jogja pake TransJogja, dengan tiket 3000-an bisa puas tuh sampe muntah-muntah di bis kalau mau. Pokoknya muterin Jogja itu obat sedihmu. Percayalah.

3. Pantai Parangtritis

Nah, tempat yang kudu banget dikunjungi kalau ke Jogja yaitu Parangtitis. Tempatnya juga pas untuk siapa saja, mulai dari anak-anak, remaja, lansia, bahkan cah senja melankolik sekalipun. Pantainya yang ombaknya syahdu byar byur byar byur bisa sedikit nyensor tangisan kamu yang lagi sedih. Kalau pengin nangis yang kejer-kejer, bisa naik ke Bukit Paralayang, apalagi pas sore hari nanti bisa liat matahari tenggelam. Tapi waspada sih, kalau kamu ke sana sendiri, fyi aja di sana banyak orang pacaran wkwkwk. Kalau mental patah hatimu masih menguasi dirimu, kamu bisa nginep sejenak di sana. Banyak kok losmen sepanjang Jalan Parangtritis dengan tarif yang bersahabat. Selamat mencoba.

4. Kopi Merapi

Kalau yang ini sih letaknya agak jauh dari pusat kota, tepatnya di Cangkringan. Percaya deh, capek dan sambatmu akan hilang “sementara” pas kamu udah sampai sana. Dengan pemandangan gunung Merapi dan mobil jeep yang membawa penumpang sambil teriak-teriak “WHUUU WEEEE” seakan mengejek kamu yang sedang sedih wkwkwkwk. Makanya jangan sedih terus nanti jadi sensitif. Tempat ini selalu ramai, jadi jangan emosi kalau pesanan kamu kadang telat datang, saling pengertian dong. Mereka ngasih tempat untuk kamu bersedih dan sambat, kamu juga di sana harus tahu diri yaitu jangan nangis gulung-gulung sambil bilang, “KULO SINTEN KULO SINTEN,” yang ternyata kesurupan teman lama yang kalau ditagih hutang suka lupa.

Baca Juga:

Kulon Progo, Tempat Terbaik untuk Slow Living di Jogja

Banyu Langit Agro Park Magelang, Tempat Liburan yang Tepat untuk Momong Anak

Sebenarnya masih banyak lagi tempat di Jogja yang bisa mengatasi sedih dan sambatmu, baik kamu warga yang berdomisili di sini atau wisatawan. Kamu bisa ke Bukit Bintang, Mangunan, dan beberapa hutan pinus di sekitarnya. Ada pantai di Gunungkidul yang nggak cukup kamu jelajahi sehari saja. Oh ya, bisa juga kamu ke candi yang ada di Jogja kayak Sambisari atau Prambanan, perlu kamu ketahui dan ingat ya kalau Borobudur itu di Magelang, bukan di Jogja. Yang jelas saat kamu ada di Jogja jangan lupa beli gudegnya. Dan selamat liburan sambill menangis.

BACA JUGA Benarkah Jogja Berhati Mantan? atau tulisan Imam Rosyadi Araiyyi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 November 2025 oleh

Tags: LiburanSambatYogyakarta
Imam Rosyadi Araiyyi

Imam Rosyadi Araiyyi

Sedang mobat-mabit di Yogyakarta tapi bisa ditemui di akun twitter @Araimerahhh.

ArtikelTerkait

permainan arkade

Please deh, Permainan Arkade itu Digunakan Bergantian, Bukan Untuk Dikuasai Satu Orang

12 Agustus 2019
4 Hal Jadi Mahasiswa UNY Itu Nggak Enak terminal mojok.co

4 Hal Jadi Mahasiswa UNY Itu Nggak Enak

10 Desember 2021
Liburan Nataru Tidak Cocok untuk Semua Orang, Banyak yang Memilih di Rumah Saja Mojok.co

Liburan Nataru Tidak Cocok untuk Semua Orang, Banyak yang Memilih di Rumah Saja

27 Desember 2023
Adakah Dana Istimewa untuk Sampah yang Tidak Istimewa? TPST Piyungan, ASEAN Tourism Forum, Jogja krisis sampah di jogja bantargebang

Adakah Dana Istimewa untuk Sampah yang Tidak Istimewa?

14 Mei 2022
Alasan Klasik yang Seharusnya Nggak Dipakai Lagi Saat Malas Mandi terminal mojok.co

Untuk Apa Mandi Pagi di Hari Libur?

21 Juni 2019
Kisah Tragis Ki Ageng Mangir, Korban Kelicikan Panembahan Senopati demi Memuluskan Ambisi mataram

Kisah Tragis Ki Ageng Mangir, Korban Kelicikan Panembahan Senopati demi Memuluskan Ambisi

8 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu Mojok.co

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu

12 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026
Pengalaman Mendaki Pertama Kalinya dan Nekat Langsung ke Lawu: Sebuah Kesalahan yang Nggak Bikin Saya Menyesal gunung lawu

3 Perilaku Pendaki Gunung Lawu yang Bikin Geleng-geleng, Eksklusif dari Penjaga Basecampnya Langsung

9 Mei 2026
Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Pernah Menyetir Mobil Adalah Red Flag Sesungguhnya di Jalan Raya Mojok.co

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

14 Mei 2026
Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso (Unsplash)

Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso: Sebuah Tutorial Merusak Mood Pecinta Bakso Daging Sapi

10 Mei 2026
Jangan (Pernah) Percaya Kabar Kylian Mbappe (Akhirnya) Pindah ke Real Madrid, Pokoknya Jangan

Ketika 30 Juta Orang Ingin Kylian Mbappe Angkat Kaki dari Real Madrid

8 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.