Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Penuh Lubang dan Gelap, Jalan Palagan Jogja Semakin Berbahaya bagi Pengguna Jalan dan Wisatawan

Ahmad Kian Santang oleh Ahmad Kian Santang
11 Agustus 2024
A A
Jalan Palagan Jogja Tak Terawat dan Membahayakan Wisatawan (Unsplash)

Jalan Palagan Jogja Tak Terawat dan Membahayakan Wisatawan (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Hampir setiap hari, saya harus berkendara cukup jauh dari rumah saya di Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (baca: Jogja). Kalau hendak bepergian ke selatan, dua jalan yang sering saya ambil adalah Jalan Kaliurang dan Jalan Palagan Jogja. 

Menurut saya, Jalan Kaliurang itu nggak jelek-jelek amat. Di area dekat Universitas Islam Indonesia (UII), kontur jalannya sudah mulus. Jalanan di area itu juga sering mendapat perbaikan. Untuk Jalan Kaliurang di bawah kilometer 10, kondisi jalannya juga terbilang bagus. Apalagi belum lama ini ada perbaikan.

ADVERTISEMENT

Jalan Palagan jogja yang semakin mengenaskan

Yang jadi masalah bagi saya adalah Jalan Palagan Jogja, terutama setelah Pasar Rejodani. Saya sering lewat sana kalau bepergian ke Bantul lewat Ringroad. 

Kondisinya, ya ampun. Jalan Palagan Jogja punya banyak lubang. Sudah begitu, di malam hari, penerangan di sana sangat buruk. Sudah pasti, tingkat bahaya berkendara di malam hari pasti tinggi. Lubang jalan dan kegelapan adalah combo maut bagi pengendara, khususnya sepeda motor.

Jujur. Saya sering bertanya-tanya. Mengapa jalan ini seperti kurang mendapat perhatian. Padahal, banyak truk penambang pasir yang sering melintas di sini. Mereka hendak menuju lereng Gunung Merapi dan Jalan Palagan Jogja adalah jalan alternatif. Maklum, mereka nggak mungkin memilih Jalan Kaliurang karena sudah sangat padat oleh kendaraan.

Selain sering dilewati kendaraan besar, wilayah permukiman di area Palagan juga semakin padat dari hari ke hari. Ini terlihat dari baliho-baliho pembangunan perumahan baru yang menjamur di beberapa titik. 

Fenomena pembangunan tersebut seharusnya bisa menjadi penanda perlunya perhatian yang lebih dari pemerintah setempat. Khususnya urusan mobilitas penduduknya.

Mengharapkan gerak cepat Pemerintah Sleman

Mumpung sebentar lagi Pilkada, harapannya, permasalahan terkait kelayakan sarana transportasi bisa menjadi program prioritas. Hal ini penting, lho. 

Baca Juga:

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi?

Sleman adalah sebuah kabupaten yang mempunyai banyak destinasi wisata unggul. Sungguh sayang kalau jalur darat menuju area wisata malah mengurangi kenyamanan wisatawan. Misalnya, para wisatawan yang ingin berkunjung ke Gunung Merapi via Jalan Palagan Jogja. 

Ingat, jalan raya yang terawat dan nyaman adalah salah satu daya tarik wisatawan. Apalagi semua akses menuju area wisata di utara Jogja melalui jalan darat. Jadi masuk akal kalau pemerintah setempat bergerak lebih cepat memperbaiki kondisi aspal dan jalanan. 

Jangan anggap sepele lubang jalan. Kecelakaan karena lubang jalan di Jalan Palagan Jogja, ditambah gelapnya jalanan, adalah citra buruk untuk Kabupaten Sleman. Jangan sampai masalah ini membuat citra wisata Sleman, dan Jogja pada umumnya, jadi terganggu.

Penulis: Ahmad Kian Santang

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Jalan Kaliurang Sisi Selatan, Mimpi Buruk para Pengendara di Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Agustus 2024 oleh

Tags: jalan kaliurangJalan Palagan JogjaJogjaSlemanUII
Ahmad Kian Santang

Ahmad Kian Santang

Alumni Ilmu Komunikasi UNY. Memiliki minat mendalam mengulas soal media sosial, teknologi, dan budaya kontemporer. Hobi membaca manga di waktu luang.

ArtikelTerkait

Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan (Unsplash)

Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan, Mending Makan Mangut Lele atau Bakmi Jawa kalau Pertama Kali Kulineran di Jogja

9 Maret 2026
Mimpi Buruk Tol Solo Jogja Bagi Warga Gamping, Sleman (Unsplash)

Salah satu Dampak Buruk Tol Solo Jogja Dirasakan Warga Gamping: Hilangnya Ruang Hidup ketika Warga Lokal Tidak Sanggup Membeli Tanah Kelahiran Sendiri

30 Mei 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
Lampu Merah Pasar Demangan Jogja, Lampu Merah yang Bikin Kalian Kehilangan Kewarasan lampu lalu lintas, lampu sein

Lampu Merah Pasar Demangan Jogja, Lampu Merah yang Bikin Kalian Kehilangan Kewarasan

1 Agustus 2024
Gamping Sleman, "Pusat" Rumah Sakit di Jogja

Gamping, The Rise of Medical Empire: Kenapa Banyak Banget Rumah Sakit di Gamping?

15 Maret 2025
5 Tempat Horor di Jogja yang Dijamin Bisa Bikin Nyali Kalian Rontok dan Kencing di Celana

5 Tempat Horor di Jogja yang Dijamin Bisa Bikin Nyali Kalian Rontok dan Kencing di Celana

28 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Motor matic itu kutukan yang selalu rusak kalau saya punya uang (Unsplash)

Saya curiga, motor matic punya indra penciuman terhadap saldo rekening karena selalu rusak ketika saya punya uang

16 Juli 2026
4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi ruang publik yang lebih hidup  Mojok.co

4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi jadi daerah lebih hidup 

17 Juli 2026
Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak Mojok.co

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak

15 Juli 2026
Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua (Mojok.co/Aly Reza)

Soto di Jogja adalah solusi terbaik di tanggal tua

17 Juli 2026
Fans Ronaldo nangis melihat Messi real GOAT di final Piala Dunia (Unsplash)

Final Piala Dunia yang bikin fans Ronaldo hilang arah: Cemas dukung Messi atau membiarkan fans Barcelona makin besar kepala?

18 Juli 2026
4 jajanan tradisional Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya jauh berbeda Mojok.co

4 kuliner Bandung yang bikin orang Semarang gagal paham. Nama dan tampilan mirip, tapi rasanya berbeda

16 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.