Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jalan Asia Afrika Klaten, Jalan Paling Bau di Klaten, Pakai Masker pun Ra Ngatasi!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
4 November 2024
A A
Jalan Asia Afrika Klaten, Jalan Paling Bau di Klaten, Pakai Masker pun Ra Ngatasi!

Jalan Asia Afrika Klaten, Jalan Paling Bau di Klaten, Pakai Masker pun Ra Ngatasi!

Share on FacebookShare on Twitter

Seperti yang sudah pernah saya tulis di sini, saya punya love-hate relationship dengan Klaten. Tapi bedanya, kini lebih banyak love-nya ketimbang hate-nya. Ya gimana, segala aspek di Klaten, terutama kondisi jalan, sudah membaik, setidaknya dari yang sudah saya rasakan dan lihat. Cuma, ada satu jalan yang masih bikin saya agak gimana gitu, yaitu jalan Asia Afrika.

Bagi yang nggak tahu Jalan Asia Afrika Klaten itu di mana, itu adalah jalan tembusan dari Srowot menuju jalan Solo-Jogja. Jadi, setelah Stasiun Srowot, kalian bisa mengakses dua jalan menuju Jalan Solo. Satunya Jalan Srowot (alias ke utara. Eh, bener utara kan?) dan satunya adalah Jalan Asia Afrika. Dan Jalan Asia Afrika ini bagi saya adalah jalan paling cepat menuju Jalan Solo.

Selain karena memang jalan keluarnya lebih dekat dengan Yogyakarta, jalannya emang cuman lurus tanpa ada belokan sama sekali. Kalau jalan Srowot masih ada beloknya dikit, pun itu juga jadi tempat putar balik. Jadi ya, untuk keluar aja susah.

Jalan Asia Afrika ini kecil, nggak lebar. Jadi praktis nggak bisa selip-selip kalau dua jalur terisi. Dulu waktu masih sepi, enak banget jalan ini. Semua berani ngebut, apalagi pas awal diperbaiki. Tapi kini nggak begitu leluasa, meskipun saya lebih sering lewat jalan ini pas sepi.

Lalu kenapa saya agak gimana gitu sama jalan ini? Penyebab satu-satunya adalah bau yang ada di jalan ini bikin mual.

Baunya indah betul

Silakan lewati jalan ini, dan kalian akan mencium bau memuakkan yang tercium di 2 titik Jalan Asia Afrika Klaten ini. Penyebab bau di jalan ini adalah tempat pengolahan ayam dan satunya lagi saya nggak tahu. Sampe sekarang saya penasaran bau apa. Awalnya saya kira karena pengolahan singkong, tapi ya itu asumsi sotoy aja.

Titik pertama, yang pengolahan ayam, ada di tengah-tengah Jalan Asia Afrika. Sebenarnya baunya nggak begitu menyebalkan. Khas kandang ayam saja, kadang juga nggak bau. Tapi kalau pas bau, wah indah betul bro sensasinya. Mak slenteng!

Titik kedua ada di ujung (atau awal) Jalan Asia Afrika yang dekat dengan Jalan Solo. Kalau pagi lewat sini masih aman, nggak bau. Tapi kalau sore hari, ampun dah ampun.

Baca Juga:

Klaten: Bukan Sekadar Kota untuk Mampir Menikmati Sop Ayam, tapi Tulang Punggung dan “Dapur” Masa Depan Indonesia

Kecamatan Pedan Klaten: Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Klaten yang Asri, Nyaman, Penuh Toleransi, dan Tidak Jauh dari Kota

Yang jadi masalah, titik kemacetan Jalan Asia Afrika Klaten ini kebetulan ada di dua tempat: yang dekat dengan Stasiun Srowot dan Jalan Solo. Pas di titik bau. Kalau saya pas kejebak situ, hanya bisa tabah dan menahan muntah.

Meski kini saya sudah pakai helm fullface yang awalnya saya kira akan mengurangi bau, nyatanya sama saja. Bahkan ketika saya dobel pake masker, tetep saja baunya menusuk. Apalagi pas macet, saya tak bisa apa-apa karena jalannya kecil banget. nekat menyalip ya bakal berurusan dengan pengendara lain, soale pasti nyenggol.

Berusaha kuat di Jalan Asia Afrika Klaten

Sejak menemukan jalan ini hingga sekarang, baunya tetap nggak bisa saya tolerir. Jadi yang bisa saya lakukan hanya mempertebal kesabaran dan membetot gas sedalam mungkin agar segera cabut. Atau mungkin menahan nafas, tapi ya kadang percuma.

Jalan Asia Afrika Klaten menebalkan love-hate relationship saya dengan Klaten. Makin love, tapi hate yang ada tetap terpupuk gara-gara bau yang tak manusiawi ini. Tapi memang saya sepertinya harus belajar untuk lebih sabar dan kuat. Nyatanya banyak warung makan berdiri di situ dan banyak juga pembelinya.

Mungkin saya yang kelewat lemah, atau memang perut punya logikanya sendiri, hingga bau semenusuk itu bisa terabaikan begitu saja.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jalan Rusak di Klaten Beneran Abadi, dan Itu Semua Gara-gara Truk Kelebihan Muatan!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 November 2024 oleh

Tags: jalan asia afrikaklatenstasiun srowot
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Soto Garing Khas Klaten: Ketika Soto Memutuskan Jadi Anti-Mainstream

Soto Garing Khas Klaten: Ketika Soto Memutuskan Jadi Anti-Mainstream

10 Desember 2024
12 Tempat Wisata Klaten yang Seru untuk Liburan Lebaran

12 Hal yang Wajib Kalian Lakukan di Kabupaten Klaten Minimal Sekali Seumur Hidup. Gas buat Libur Lebaran!

6 April 2024
Soto Garing Klaten, Soto Tanpa Kuah yang Ternyata Rasanya Nggak Seburuk Itu

Soto Garing Klaten, Soto Tanpa Kuah yang Ternyata Rasanya Nggak Seburuk Itu

18 Februari 2024
Saya Yakin Nggak Akan Ada Razia Mi Ayam Wonogiri, sebab Kami Cinta Damai dan Memilih Fokus Mengejar Rezeki kabupaten wonogiri mie ayam wonogiri

4 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Jogja kepada Perantau Asal Kabupaten Wonogiri

28 Januari 2025
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Warga Klaten Lebih Memilih Kuliah di Jogja Atau Solo Bukan karena Nggak Ada Kampus, tapi karena Alasan Ini

Warga Klaten Lebih Memilih Kuliah di Jogja Atau Solo Bukan karena Nggak Ada Kampus, tapi karena Alasan Ini

7 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026
4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

12 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026
Checklist Mahasiswa Semester Akhir: Siapkan Semua Berkas Ini Kalau Mau Lulus

5 Sifat Mahasiswa Semester Akhir yang Menjengkelkan, Segera Intropeksi Diri Jika Tidak Ingin Dijauhi Teman

12 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.