Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Jaga Tangan Kalian, Jangan Rusak Wikipedia!

Maulana Adhi Nugraha oleh Maulana Adhi Nugraha
22 Juli 2022
A A
Jaga Tangan Kalian, Jangan Rusak Wikipedia!

Jaga Tangan Kalian, Jangan Rusak Wikipedia! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Zaman sekarang siapa yang tidak kenal Wikipedia, sebuah ensiklopedia daring yang sudah memiliki 600.000 artikel (untuk versi bahasa Indonesianya). Secara jumlah memang masih kalah telak sama versi bahasa Inggrisnya yang saat ini sudah tembus 6 juta artikel. Setidaknya 600.000-an artikel Indonesia ini sudah cukup buat mengobati rasa ingin tahu masyarakat Indonesia tentang suatu hal.

Situs ensiklopedia ini mengusung tema kolaborasi, siapa saja boleh menyunting dan membuat artikel di Wikipedia, sesuai dengan konsepnya, the free encyclopedia. Tidak perlu jadi sejarawan buat berkontribusi di artikel tentang sejarah, tidak perlu jadi matematikawan buat berkontribusi di artikel tentang matematika, atau tidak perlu jadi sastrawan buat berkontribusi di artikel tentang sastra, dan satu lagi: tidak perlu punya akun buat berkontribusi di Wikipedia. Tapi, tetap disarankan buat punya akun sih biar suntingannya bisa dipertanggungjawabkan.

Semua orang bebas berkontribusi tanpa memandang latar belakang keahliannya, yang penting rujukannya jelas, tidak mengutip dari karya ilmiah abal-abal, situs berita yang tidak kredibel, atau blog.

Sayangnya, konsep ini jadi senjata makan tuan buat Wikipedia. Ada beberapa pengguna anonim yang menyunting di Wikipedia hanya untuk melakukan vandalisme, sebuah perilaku destruktif terhadap artikel-artikel Wikipedia, para perusak ini sering muncul dengan memanfaatkan sifat anonimitas Wikipedia agar tidak “dihajar” oleh para pengurus.

Ya, walaupun pengurus bisa memblokir IP para vandal tapi hal ini percuma karena penyedia layanan internet di Indonesia memakai IP dinamis yang artinya alamat IP dapat berubah sewaktu-waktu yang membuat pemblokiran IP terkesan sia-sia. Wujud vandalisme di Wikipedia beragam, bisa dengan menambahkan lelucon ke dalam artikel, melakukan promosi atau yang paling sering adalah penambahan kata-kata umpatan ke sebuah artikel, biasanya ditemui di artikel tokoh-tokoh terkenal yang sedang viral.

Seperti yang terjadi pada artikel Arteria Dahlan pada 2019 silam. Atau yang terbaru dan sempat trending di sosial media adalah serangan vandalisme ke artikel Arawinda karena kasus perselingkuhannya. Konsep siapa saja boleh menyunting dan maraknya vandalisme ini yang akhirnya membuat kredibilitas Wikipedia diragukan, terutama dari kalangan akademisi. Setidaknya bagi orang awam, Wikipedia bisa dijadikan sebagai sumber awal untuk mempelajari dan mengenal pengetahuan baru.

Editor-editor Wikipedia ini udah nggak dibayar, mesti pula bersihin vandalisme klean yang nggak punya self-control. Kalau emosi nulis di status/tweet masing-masing atau diary aja napah? https://t.co/1TbwmUmuS1

— Andreas Rossi (@ndrer) July 6, 2022

Lagian buat apa sih memvandal artikel-artikel Wikipedia? Apa faedahnya merusak artikel selain sebagai alat pelampiasan emosi sesaat atau hanya untuk lucu-lucuan saja yang akhirnya malah merusak isi artikel. Lagian kalau sambat banget sama suatu hal (bisa kepada tim olahraga, artis, politikus, dan lain sebagainya) jangan jadikan Wikipedia sebagai tempat sambatan dengan vandal-vandal tidak berguna. Kalau mau sambat kan bisa di sosmed atau curahkan segala keluh kesah di buku harian, jangan jadikan artikel Wikipedia sebagai pelampiasan. Salurkan emosi negatif dengan cara yang positif.

Baca Juga:

Pembatasan Pengunjung ke Bangunan Candi Borobudur Memang Sudah Seharusnya

7 Kesalahan Mahasiswa Saat Menulis Artikel di Jurnal Ilmiah

Para vandal ini apa tidak kasihan sama pengguna yang secara sukarela mencurahkan waktu dan tenaganya buat berkarya di Wikipedia. Bayangkan saja, dengan 600.000-an artikel yang tersedia, Wikipedia Indonesia hanya punya 3.122 pengguna aktif, 396 peninjau yang memiliki hak untuk memeriksa sebuah suntingan layak apa tidak untuk tayang di Wikipedia. Kalau dibandingkan dengan jumlah artikelnya benar-benar jomplang, kan.

Dengan keadaan seperti ini, saya rasa berhenti melakukan vandalisme adalah sebuah keputusan yang baik dan memang harus diambil. Daripada merusak isi artikel, kenapa tidak bergabung dengan Wikipedia buat mengembangkan artikel-artikel yang ada demi Wikipedia yang lebih baik di masa depan?

Ah, tapi yang namanya manusia, sukanya merusak. Ingat apa kata kang parkir.

Penulis: Maulana Adhi Nugraha
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kata Wikipedia, TGB Ipar Luhut Pandjaitan, Benarkah?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 Juli 2022 oleh

Tags: artikelisengperusakanvandalismewikipedia
Maulana Adhi Nugraha

Maulana Adhi Nugraha

Hanya seorang manusia biasa dengan kehidupan yang biasa pula.

ArtikelTerkait

vandalisme

Demokrasi Indonesia dan Bayang-bayang Vandalisme yang Sulit Dilepaskan

25 September 2019
7 Kesalahan Mahasiswa Saat Menulis Artikel di Jurnal Ilmiah

7 Kesalahan Mahasiswa Saat Menulis Artikel di Jurnal Ilmiah

23 Maret 2023
Vandalisme Jari Bekas Lipstik di Tembok Musala

Vandalisme Jari Bekas Lipstik di Tembok Musala

25 Februari 2020

Mojok Nggak Naikin Artikelmu? Tenang, selain Menangis, Kamu Bisa Lakukan 5 Hal Ini

7 Juli 2020
Pembatasan Pengunjung ke Bangunan Candi Borobudur Memang Sudah Seharusnya

Pembatasan Pengunjung ke Bangunan Candi Borobudur Memang Sudah Seharusnya

1 Juni 2023
Vandalisme dan Anarkisme Itu Beda, Jangan Sampai Keliru!

Vandalisme dan Anarkisme Itu Beda, Jangan Sampai Keliru!

10 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
4 Catatan untuk Pemkab Bangkalan Madura agar Program Satu Desa Satu Sarjana Tidak Sia-Sia Mojok.co

4 Catatan untuk Pemkab Bangkalan Madura agar Program Satu Desa Satu Sarjana Tidak Sia-Sia

10 Juni 2026
Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026
Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

7 Juni 2026
5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan 

4 Juni 2026
4 Saran dari Warlok Jogja untuk Para Pendatang Biar Cepet Betah (Unsplash)

Sebagai Warga Jogja, Saya Punya Empat Permintaan Kecil untuk Pendatang agar Bisa Beradaptasi dengan Baik

8 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.