Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game

Ade Vika Nanda Yuniwan oleh Ade Vika Nanda Yuniwan
20 Mei 2026
A A
Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game Terminal

Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jadi guru les online itu berat …

Sebagai lulusan Jurusan Pendidikan, menjadi guru bak keniscayaan atau mutlak. Pilihan hidup yang terbentang di depan mata kian sempit, kalau tidak jadi guru di sekolah, ya jadi guru les online maupun offline. Walau begitu, menjalani pekerjaan sebagai guru apapun itu butuh keberanian dan tekad yang teguh. Setidaknya itulah yang saya rasakan setelah lulus dari Jurusan Pendidikan.

ADVERTISEMENT

Saya mencoba jadi guru karena tak ingin menganggur lama setelah lulus. Saya bergabung menjadi guru les online di salah satu platform bimbel. Pengalaman inilah yang menyadarkan saya bahwa jadi guru les online itu susah. Dari luar mungkin tampak mudah dan sepele, kenyataannya tiak demikian. Guru les online jelas bukan pekerjaan untuk orang lemah.

Baca juga Dosa Jurusan Pendidikan yang Membuat Hidup Mahasiswanya Menderita.

Guru les online tak sekadar educator, tapi juga edutainer

Di dunia digital, batasan antara belajar dan menikmati konten sangat tipis. Siswa zaman sekarang, seperti Gen Z dan Gen Alpha, terbiasa dengan visual yang dinamis dan komunikasi yang cepat. Sebagai lulusan Jurusan pendidikan yang masih terus memperdalam ilmu pendagogi terapan, ini jadi tantangan sendiri. 

Tuntutan untuk dinamis pun dihadapi oleh guru les online maupaun guru sekolah pada umumnya. Guru jadi punya kewajiban menguasai dan menyampaikan materi belajar semaksimal mungkin sekalipun melalui platform digital. Tidak hanya itu, guru juga harus bisa  komunikatif, memiliki pembawaan yang ceria, dan mampu memanfaatkan fitur interaktif agar kelas tetap hidup.

Mau tak mau, bekerja sebagai guru les online memaksa saya untuk beradaptasi lebih cepat. Tidak ada bimbingan dari rekan kerja atau senior, semua dilakukan sendiri sekalipun saya fresh graduate.

Secara otodidak saya meningkatkan kapasitas saya sebagai edutainer dari pertemuan demi pertemuan. Menjadi guru les online membuat saya harus pandai-pandai memisahkan mood dan kehidupan pribadi dengan pekerjaan. Mau selelah apapun, guru mesti tampil ceria dan komunikatif setiap jam bimbel dimulai. Benar-benar menguras tenaga dan emosi. 

Baca Juga:

Sekolah Bukan Cuma Formalitas, Bimbel Tak Akan Bisa dan Tak Akan Pernah Bisa Menggantikan Sekolah  

Kalau Mau Anak Pintar Cukup Ikut Les atau Bimbel Saja, Sekolah Cuma buat Formalitas

Tantangan guru les online menghadapi siswa yang mengalami kelelahan layar

Siswa yang mengikuti bimbel online biasanya baru saja menyelesaikan sekolah formal secara daring atau luring sejak pagi. Di sinilah letak tantangan saya sebagai guru les online. Sebab, para siswa lebih rentan mengalami screen fatigue atau kelelahan layar ketika les online berlangsung, 

Ketika kelelahan layar terjadi, saingan saya adalah segala macam bentuk distraksi pada gawai mereka. Misa, game, WhatsApp, hingga medsos. Jika penyampaian materi terasa monoton bagi mereka, distraksi gawai akan lebih cepat terasa. Mereka akan mudah kehilangan fokus. 

Untuk mencegahnya, sebagai guru les online saya harus memutar otak dan mengkreasikan berbagai macam media pembelajaran. Saya dituntut berpikir cepat dalam memecahkan masalah, jika siswa mulai terlihat bosan atau tidak fokus. Sementara, penyelesaian masalah yang dilakukan dari jarak jauh, sering kali tidak sepenuhnya berhasil dalam mengatasi kebosanan siswa.

Hilangnya “ikatan emosional” dan respons real-time

Berbeda dengan guru di kelas tatap muka yang dapat membaca bahasa tubuh siswa, di kelas platform bimbel online yang menaungi saya, siswa diperbolehkan mematikan kamera. Tidak ada peraturan yang melarang siswa mematikan kamera dan mikrofon sehingga ketika saya menerangkan materi, saya merasa seperti berbicara dengan dinding. Saya kesulitan mengukur kemampuan mereka secara akurat, sebelum atau setelah kuis diberikan. Kegiatan belajar yang demikian justru terasa sangat kurang berarti terutama bagi gurupemula.

Pembelajaran tatap muka jauh lebih baik karena guru dapat mengetahui respon siswa untuk menilai pemahaman siswa. Selain itu, guru juga dapat membangun ikatan emosional yang baik dengan siswa, satu hal yang sulit saya lakukan selama menjadi guru les online. 

Baca juga Menyesal Kuliah Jurusan Pendidikan, Tiga Tahun Mengajar di Sekolah Nggak Kuat, Sekolah Menjadi Ladang Bisnis Berkedok Agama.

Guru les online mesti siap terhadap kendala teknis yang menghantui kapan saja

Jika kalian adalah seseorang yang tidak terlalu paham soal teknologi, menjadi guru les online jelas tidak direkomendasikan. Pembelajaran yang dilakukan secara daring, tidak menutup kemungkinan gangguan teknis dapat terjadi kapan saja.

Sebagai guru les online saya tentu pernah mengalaminya. Ketika asyik menjelaskan materi, tiba-tiba terjadi pemadaman listrik bergilir. Tiba-tiba saya tak bisa mengandalkan Wi-Fi. Terpaksa saya mengaktifkan paket data ponsel yang jaringannya tak terlalu bagus. Akhirnya, kelas daring saya akhiri lebih awal dengan penugasan mandiri untuk siswa. 

Itu baru persoalan jaringan ya. Bagaimana kalau terjadi masalah juga pada perangkat laptop atau ponsel? Tentu kendala teknis itu akan berbuntut panjang, terlebih jika kita tidak bisa menangani dengan baik. Reputasi sebagai guru les online akan menurun dan bukan tidak mungkin dipecat oleh manajemen bimbel. 

Berdasarkan pengalaman saya, bekerja sebagai guru les online kurang cocok untuk fresh graduate. Pengajar mesti beradaptasi dengan tantangan teknologi yang terus berubah adalah sebuah keharusan. Para sarjana pendidikan idealnya terus memperbarui kapasitas diri agar lebih siap menghadapi tantangan zaman. Dan, semua itu tantangan itu harus dihadapi sendiri. 

Penulis: Ade Vika Nanda Yuniwan
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Menjamurnya Bimbel Bukan karena Pendidikan Kita Ampas, tapi karena Mengajar di Bimbel Memang Lebih Mudah.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Mei 2026 oleh

Tags: bimbelbimbel onlineguru lesguru les onlineles onlinetutor bimbeltutor bimbel onlinetutor online
Ade Vika Nanda Yuniwan

Ade Vika Nanda Yuniwan

Pekerja literasi yang mencintai buku, anak-anak, dan pendidikan. Suka berdiskusi sambil nulis ringan untuk isu-isu yang di sekelilingnya.

ArtikelTerkait

Ikut Bimbel untuk Masuk PTN Itu Sebenarnya Tidak Perlu-perlu Banget, kecuali...  

Menjamurnya Bimbel Bukan karena Pendidikan Kita Ampas, tapi karena Mengajar di Bimbel Memang Lebih Mudah

12 November 2025
Guru Bimbel, Profesi Paling Pengertian di Dunia

Kalau Mau Anak Pintar Cukup Ikut Les atau Bimbel Saja, Sekolah Cuma buat Formalitas

23 Mei 2026
Jangan Mudah Terbujuk Program Bimbel karena Nggak Menjamin Masuk Sekolah Impian dan Bisa Burnout Mojok.co

Jangan Mudah Terbujuk Program Bimbel karena Nggak Menjamin Masuk Sekolah Impian dan Bisa Burnout

6 Juli 2025
Sekolah Bukan Cuma Formalitas. Bimbel Tak Akan Bisa dan Tak Akan Pernah Bisa Menggantikan Sekolah  

Sekolah Bukan Cuma Formalitas, Bimbel Tak Akan Bisa dan Tak Akan Pernah Bisa Menggantikan Sekolah  

25 Mei 2026
Ikut Bimbel buat Membantu Lulus Ujian Nasional Itu Efektif Banget, kok, Asalkan Cuma Itu Tujuannya guru bimbel

4 Dosa Bimbel terhadap Dunia Pendidikan: Kesejahteraan Guru Diabaikan, Esensi Belajar Dilupakan

7 Oktober 2025
Ruangguru Adalah Aplikasi Pesaing Upacara HUT RI di TV

Ruangguru Adalah Aplikasi Pesaing Acara Upacara HUT RI di TV

6 Januari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Lulusan Ilmu Perpustakaan, tapi Saya Nggak Mau Jadi Pustakawan Sekolah, Isinya Cuma Makan Hati! perpusnas

3 Kelakuan Lulusan Ilmu Perpustakaan yang Membuat Saya Malu

2 Juli 2026
Jogja Sudah Terlalu Banyak Coffee Shop, yang Kita Butuhkan Sekarang Adalah Ruang Terbuka Hijau

Jogja Sudah Terlalu Banyak Coffee Shop, yang Kita Butuhkan Sekarang Adalah Ruang Terbuka Hijau

4 Juli 2026
Menyandang Gelar Andi sebagai Perempuan Bugis Itu Membanggakan, tapi Ekspektasi Orang-orang Kadang Kelewat Melelahkan

Menyandang Gelar Andi sebagai Perempuan Bugis Itu Membanggakan, tapi Ekspektasi Orang-orang Kadang Kelewat Melelahkan

2 Juli 2026
4 Kuliner Populer Palembang yang Nggak Cocok untuk Semua Lidah Mojok.co

4 Kuliner Populer Palembang yang Nggak Cocok untuk Semua Lidah

6 Juli 2026
Cara Lulus Kuliah Cepat Nggak Sampai 4 Tahun untuk Mahasiswa Jogja, Dijamin Cum Laude!

Jogja Memang dan Akan Selalu Jadi Kota Tujuan Kuliah, Kota Pendidikan yang Sebenarnya

6 Juli 2026
Layanan Perpusda Kota Malang Payah, Bikin Pengunjung Kecewa dan Nggak Nyaman Mojok.co

Layanan Perpustakaan Kota Malang Payah, Bikin Pengunjung Kecewa dan Nggak Nyaman

3 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.