Ruangguru Adalah Aplikasi Pesaing Acara Upacara HUT RI di TV

Selama ini kalian pikir yang bisa nayangin acara serentak di semua stasiun TV nasional itu hanya Upacara HUT RI doang? Nggak lah. Nih Ruangguru juga bisa.

Artikel

Avatar

Eh bentar, ini Ruangguru apa sih maksudnya? Bimbel online gitu kah? Iya. Ini Ruangguru itu lho yang katanya bimbel online nomor satu di negara kita ini, yang udah dapat banyak penghargaan. Lho, Biasanya kan mereka cuma ngiklan di TV-nya Pak Hary Tanoe doang, RCTI, MNC TV, dan GTV.

Selama ini kalian pikir yang bisa nayangin acara serentak di semua stasiun TV nasional itu hanya Upacara HUT RI doang? Nggak lah. Nih Ruangguru juga bisa, di hari biasa lagi.

Ini dibuktikan oleh Ruangguru sendiri. Kalian yang menonton TV, khususnya di stasiun TV Swasta Nasional dibanjiri tayangan Ruangguru pada 5 Januari 2020 kemarin. Katanya sih tayang di 10 stasiun TV. Tapi saya lihat dan cek tadi malam ada 7 stasiun yang nayangin, mungkin ini karena keterbatasan TV saya yang jadul plus kecil ini.

Channel di televisi saya yang nayangin yaitu Indosiar, MNC TV, RCTI Oke, SCTV, GTV, TransTV, dan Trans 7. Acara Ruangguru ini durasinya kurang lebih satu jam. Dari pukul 19.30 sampai 20.30 WIB.

Perusahaan  yang awalnya start up ini, memang biasanya ngiklan di TV. Seringnya hari ahad waktu libur sekolah. Mungkin karena segmentasi pasar mereka kebanyakan adalah orang tua dan anak sekolahan, tepat jika menggunakan media TV.

Ngomong-ngomong kok bisa ya seperti itu, apakah Kak Iman Usman dan Kak Belva (pendiri Ruangguru) melobby semua stasiun TV? Yang bagian marketing/pemasaran Ruangguru tuh siapa sih, kok pintar sekali nyari ide acara serentak tayang di 10 channel TV?

Hari itu, saya tahu kalau malam hari akan ada acara Ruangguru di 10 channel TV.  Tiba malam hari ketika saya pulang dari jamaah salat Isya,  eh ternyata TV di rumah sudah dinyalain sama Ibu saya.

Baca Juga:  Google yang Serba Tahu dan Kemalasan Manusia Untuk Berpikir

Biasanya Ibu saya mau nonton sinetron. Namun karena Ruangguru membuat acara masif di channel TV itu, membuat Ibu saya ter-pending nonton sinetronnya. Ibu langsung ketiduran. Kurang lebih satu jam baru selesai acara Ruangguru itu. Barulah Ibu saya bangun lalu nonton sinetron seperti biasanya.

Di situ juga ada adik saya, dia malahan bilang, “Alaaaa Ruangguru,” sambil menunjukkan ekspresi kecewa karena sinetron kesukaan ter-pending gara-gara Ruangguru. Terus digantilah ke channel lain yang nggak ada Ruangguru-nya. Acara ini sungguh ganggu banget di jam primetime istirahat keluarga yang biasanya dilakuin sambil nonton TV.

Bagi kaum rebahan yang sedang selonjoran di kamar yang nggak suka acara ini, ndilalah pas nonton TV terasa membosankan. Yang memakai TV parabola sih bisa ganti channel lain. Lah, yang nggak pakai? ya matikan TV balik kanan ke medsos.

Jadi, saya mohon kepada Ruangguru berhenti membuat acara masif seperti itu di TV. Nih beberapa saran strategi marketing yang lain, yang tidak mengganggu jamaah penonton TV.

Pertama: Gandeng guru, guru bisa gandeng orangtua murid

Di website Ruangguru saja tercantum bahwa mereka mengelola 300.000 guru. Bayangkan sekelas perguruan tinggi/universitas saja nggak sampai sebanyak itu pengajarnya. Memang belum tentu semua guru itu adalah guru di sekolah. Nah, guru-guru yang juga mengajar di sekolah itu, bisa promosiin Ruangguru ke orang tua murid.

Gini caranya. Coba bayangin, akan menyenangkan bila guru-guru memberikan kupon-kupon kode diskon biaya Ruangguru ke para orang tua murid ketika pengambilan rapot semesteran. Mungkin semakin menarik minat para orang tua. Dengan begitu, tidak mengganggu ibu dan adik saya yang sedang nonton TV seperti kemarin.

Baca Juga:  Kampung PNS dan Pudarnya Pesona Merantau

Kedua: Gerilya iklan ke sekolah

Eits, yang dimaksud disini bukan gerilya yang taktik perang yang dilakukan secara sembunyi dan berpindah-pindah seperti yang digunakan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman, loh.

Ini adalah gerilya marketing ke sekeolah tanpa embel-embel di-blow-up dalam tayangan televisi. Misalnya, bisa kekerjasama dengan sekolah untuk ngadain semacam seminar dan perlombaan.

Kegiatan acara seminar di sekolah, bisa membuat para murid terpaksa untuk mengikuti kegiatan sekolah dengan mendengarkan seminar tersebut. Nah, ini bisa meluaskan pemasaran kepada para murid itu. Karena belum tentu juga para murid menonton iklan Ruangguru di TV saat hari libur, ye kan?

Ketiga: Mengadakan workshop di kampus-kampus

Salah satu kegiatan yang disukai oleh para mahasiswa adalah workshop gratisss. Berhubung katanya di Ruangguru ada platform baru bernama Skill Academy.

Mengutip dari website Skill Academy, ia adalah platform kursus online untuk meningkatkan technical dan softskill di berbagai bidang yang dipersembahkan untuk para mahasiswa, profesional, dan umum. Seperti ada kelas TOEFL, jago presentasi, jago membuat CV, esai, digital marketing, materi CPNS, dan kelas lainnya.

Nah, acara workshop semacam itu, jelas bisa meluaskan pemasaran. Apalagi ditambah pembagian kupon diskon di akhir acara. Wah, mantap betul.

Dear Ruangguru, sudah ya, cukup malam kemarin doang kalian mencuri perhatian dengan ngambil semua saluran televisi. Setelah ini jangan membuat acara marketing dengan model kayak gitu lagi, ya~

BACA JUGA Apa Iya Pendidikan Abad 21 Cuma Bakal Berisi Belajar Online, Doang? atau tulisan Miftachul Annaj lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

---
29

Komentar

Comments are closed.