Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kuliner Jepara Nggak Cuma Pindang Serani, Ada Juga Horok-Horok yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

Alim Rizka Mahardika oleh Alim Rizka Mahardika
9 Februari 2026
A A
Kuliner Jepara Nggak Cuma Pindang Serani, Ada Juga Horok-Horok yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang Mojok.co

Kuliner Jepara Nggak Cuma Pindang Serani, Ada Juga Horok-Horok yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang (javanologi.uns.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Membicarakan kuliner Jepara pasti pindang serani lagi yang disebut. Maklum, makanan semacam sup ikan ini memang mencerminkan Jepara yang kaya akan hasil laut. Namun, sebenarnya, di samping pindang serani ada makanan lain yang pantas dikenal lebih banyak orang yakni horok-horok. 

Sekilas, nama makanan ini terdengar kurang meyakinkan memang. Namun, setelah ditelusuri, horok-horok adalah makanan berbahan dasar tepung sagu dari pohon aren. Caranya, pertama-tama tepung aren dibersihkan terlebih dahulu lalu disangrai hingga kering, kemudian diaduk dengan air dan dikukus hingga padat. Kemudian adonan diaduk atau dihancurkan secara perlahan hingga membentuk butir-butir kenyal. Dinginkan sebentar dan jadilah horog-horog yang siap dinikmati.

Ada yang menyebut horok-horok sebagai camilan. Namun, tidak sedikit pula yang menggolongkannya sebagai pengganti makanan pokok. Tidak mengherankan sih, sebab bahan-bahan dasarnya memang mengenyangkan. Sayangnya, makanan satu ini mulai jarang ditemui di Kota Ukir. 

Horok-horok penyelamat orang Jepara pada zamannya

Tidak ada penjelasan secara pasti kapan horok-horok pertama kali muncul di Jepara. Namun, konon katanya, makanan ini muncul di akhir abad ke-19 pada masa kolonial Belanda karena beras begitu sulit didapat. Makanan ini muncul sebagai alternatif nasi. Kebiasaan makan horok-horok masih berlanjut ketika masa pendudukan Jepang karena akses ke makanan pada zaman itu juga tidak kalah susah.  Asal tahu saja, pada masa penjajahan Jepang, terjadi krisis pangan sehingga pribumi wajib menyerahkan padinya kepada Jepang. 

Horok-horok dianggap pas sebagai pengganti nasi karena mengenyangkan. Selain itu, di Jepara juga banyak tumbuh pohon aren di kebun-kebun milik masyarakat. Bahkan, di beberapa desa menjadi tempat produksi horog-horog dalam skala besar.

Seiring berjalannya waktu, horok-horok menjadi bagian dari identitas Jepara. Makanan ini juga telah diakui sebagai salah satu makanan yang unik dan kental akan nilai sejarahnya. Di Jepara, horok-horok hanya bisa ditemui di beberapa tempat, salah satunya seperti Pasar Karangrandu di Pecangaan. 

Penyajian yang beragam

Di Jepara, horok-horok biasanya dinikmati bersama pecel khas Jepara. Makanan ini mirip seperti nasi, punya cita rasa netral sehingga mudah disandingkan dengan makanan lain seperti sate, bakso, gulai, sayur pecel, dan masih banyak lagi. Bahkan, ada pula yang memadukannya dengan minuman dingin. Anehnya, perpaduan itu cocok-cocok saja mungkin karena teksturnya yang lembut.

Horok-horok juga ada yang dijajakan sebagai camilan. Namanya juga camilan pasti dijajakan dengan porsi kecil, ditaburi parutan kelapa, dan dibungkus daun daun pisang atau daun jati. Seiring berkembangnya zaman, horog-horog kini punya banyak inovasi dari sisi penyajian maupun kemasan.  

Baca Juga:

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup

6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan

Berinovasi dengan horok-horok memang memungkinkan mengingat, makanan ini punya keunggulan tahan lama dan tidak bau. Itu mengapa sekarang ini kalian juga bisa menemukan pangsit isi horok-horok, diolah seperti nasi goreng, dan banyak makanan unik lain. 

Horok-horok menyimpan kisah kesederhanaan, solidaritas, dan perjuangan hidup masyarakat. Itu mengapa makanan ini tidak boleh lenyap. Bahkan, kalau memungkinkan, makanan yang sudah jadi bagian dari identitas Jepara ini terus dikembangkan agar bisa jadi daya tarik pariwisata.  

Penulis: Alim Rizka Mahardika
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Februari 2026 oleh

Tags: horog-horogHorok-HorokjeparaKulinerkuliner jepara
Alim Rizka Mahardika

Alim Rizka Mahardika

ArtikelTerkait

Salah Kaprah Anggapan Jogja Serbamurah. Tabok Saja kalau Ada yang Protes! terminal mojok.co

Salah Kaprah Anggapan Jogja Serbamurah. Tabok Saja kalau Ada yang Protes!

17 Desember 2020
6 Rekomendasi Kuliner Solo yang Bikin Menyesal Berat kalau Sampai Terlewat  Mojok.co

6 Rekomendasi Kuliner Solo yang Bikin Menyesal Berat kalau Sampai Terlewat  

26 Juli 2025
Kopi Hitam Tidak Ada Sangkut Pautnya Dengan Kejantanan Seseorang terminal mojok.co

Kopi Hitam Tidak Ada Sangkut Pautnya dengan Kejantanan Seseorang

4 Februari 2021
Nastar (Pixabay.com)

Nastar Itu Biasa Saja, Nggak Usah Pada Heboh

22 Januari 2022
5 Kuliner Tegal yang Layak Dikenal Lebih Luas, Ayo Orang Tegal Jangan Buka Warteg Melulu Mojok.co

5 Kuliner Tegal yang Layak Dikenal Lebih Luas, Ayo Orang Tegal Jangan Buka Warteg Melulu

24 Juli 2024
burger sehat lemak kolesterol makanan mojok

Mengapa Burger Tidak Sehat Padahal Bahan-bahannya Sehat Semua?

24 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026
Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

27 April 2026
Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan Mojok.co

Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan

1 Mei 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
Hal-Hal Aneh Bagi Orang Lamongan Ketika Mengunjungi Jakarta (Unsplash)

Hal-Hal Aneh Bagi Orang Lamongan Ketika Mengunjungi Jakarta

30 April 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang

29 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.