Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Honda Scoopy Adalah Bukti Kebobrokan Seni Menjual Motor Kosong dengan Wajah Lucu dari Honda

Marselinus Eligius Kurniawan Dua oleh Marselinus Eligius Kurniawan Dua
10 Februari 2026
A A
Honda Scoopy Adalah Motor Honda Paling Aneh, tapi Paling Laku (Unsplash)

Honda Scoopy Adalah Motor Honda Paling Aneh, tapi Paling Laku (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada motor yang dibuat untuk bekerja. Ada motor yang dibuat untuk bertahan. Dan ada Honda Scoopy, motor yang dibuat untuk difoto, dipuji, lalu dimaafkan atas segala kekurangannya. Scoopy bukan motor yang buruk karena rusak. Scoopy buruk karena dari awal memang tidak diniatkan untuk jadi motor yang bisa diandalkan.

Honda Scoopy justru menjadi contoh paling telanjang. Penyebabnya adalah kegagalan honda memahami kebutuhan dan keinginan konsumen modern. Motor ini laku, iya. Tapi laris bukan berarti tepat guna.

Motor ini bukti bahwa Honda sangat paham satu hal: konsumen Indonesia gampang luluh oleh tampang. Soal fungsi, performa, dan rasa berkendara, itu urusan belakangan. Bahkan kalau bisa, tidak usah dibicarakan. Motor ini hidup dari kekuatan branding, bukan dari keunggulan fungsional yang bisa diandalkan.

Scoopy laku karena gengsi, bukan karena fungsi

Tidak bisa dimungkiri, Scoopy adalah motor yang laris di Indonesia. Tapi kelarisan ini lebih disebabkan oleh persepsi, bukan performa. Scoopy diposisikan sebagai motor gaya hidup, simbol anak muda santai, modis, dan “kekinian”. Masalahnya, ketika motor hanya dijual sebagai simbol, kebutuhan dasar konsumen justru dikorbankan.

Banyak pembeli Scoopy tidak membeli karena mesinnya, handling-nya, atau daya tahannya. Mereka membeli karena desain retro-modern yang “lucu”, warna pastel, dan nama besar Honda. Ini bukan kemenangan produk. Akan tetapi, kemenangan marketing sejenak.

Mesin lemah yang dipoles dengan istilah irit

Scoopy dibekali mesin 110 cc eSP yang secara teknis memang irit bahan bakar. Tapi, irit tidak otomatis berarti ideal. Tenaga yang dihasilkan terasa sangat pas-pasan. Bahkan, untuk kebutuhan harian di lalu lintas padat sekalipun.

Akselerasi lamban dan tarikan bawah terasa berat. Bahkan, respons gas sering membuat pengendara harus ekstra sabar. Di tanjakan ringan saja, Scoopy sudah mulai menunjukkan keterbatasannya, apalagi jika berboncengan atau membawa barang.

Honda seolah lupa bahwa konsumen Indonesia tidak hanya berkendara di jalan mulus perkotaan. Ada tanjakan, jalan rusak, dan kebutuhan membawa beban. Scoopy gagal menjawab itu semua.

Baca Juga:

Astrea Bulus 1991 yang Saya Beli Lima Juta, Dibilang Teman “Ora Jaman”, Ternyata Malah Jadi Motor Paling Masuk Akal Buat Saya

Saya Menyesal Nggak Pakai Vario 125 dari Dulu karena Motor Honda Ini Nggak Bikin Bangga tapi Nyatanya Nggak tergantikan

BACA JUGA: Peliknya Honda Scoopy, Motor Matic yang Nggak Kuat Dipakai Ngebut dan Lemah Saat Tanjakan

Rangka dan handling yang tidak memberi rasa aman

Scoopy juga bermasalah pada sisi handling. Rangkanya terasa terlalu ringan, membuat motor tidak stabil saat melaju di kecepatan menengah atau ketika terkena angin samping. Bagi pemula mungkin terasa enteng, tapi bagi pengguna harian, ini justru mengurangi rasa percaya diri dan keamanan.

Suspensi Honda Scoopy cenderung keras, tapi tidak stabil. Di jalan berlubang, motor memantul tanpa kontrol yang baik. Ini ironis untuk motor yang diklaim cocok untuk penggunaan sehari-hari. Jika motor harian tidak memberikan kenyamanan dan rasa aman, lalu apa yang sebenarnya dijual Honda lewat Scoopy?

Baca halaman selanjutnya

Fitur setengah hati gini

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 10 Februari 2026 oleh

Tags: harga honda scoopyHonda Scoopymotor hondamotor matik hondareview honda scoopy
Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Guru yang baru terjun di dunia menulis. Gemar main game, jalan-jalan, dan kulineran. Suka membahas tentang daerah, sosial, ekonomi, pendidikan, otomotif, seni, budaya, kuliner, pariwisata, dan hiburan.

ArtikelTerkait

Kuliah Merantau di Jogja, eh Dikira Klitih karena Pakai Scoopy (Unsplash)

Pengalaman Pahit Menjadi Mahasiswa Rantau di Jogja ketika Motor Scoopy Saya Disangka Motornya Pelaku Klitih

3 November 2025
Honda Astrea Grand Motor Klasik yang Jadi Buruan Anak Muda (Unsplash)

Awalnya Ikut-ikutan, tapi Lama-kelamaan Saya Jatuh Cinta dengan Honda Astrea Grand

20 Juli 2024
Honda Scoopy, Motor yang Nggak Ramah Dikendarai di Musim Hujan

Honda Scoopy, Motor yang Nggak Ramah Dikendarai di Musim Hujan

9 September 2024
Honda Scoopy Adalah Motor Honda Paling Aneh, tapi Paling Laku (Unsplash)

Honda Scoopy, Motor Matik Paling Aneh yang Pernah Dibuat Honda tapi Paling Laku

19 Juli 2024
Menyesal Beli Motor Impian Honda Astrea Prima karena Akhirnya Cuma Nambah Beban Hidup Mojok.co astrea bulus

Astrea Bulus 1991 yang Saya Beli Lima Juta, Dibilang Teman “Ora Jaman”, Ternyata Malah Jadi Motor Paling Masuk Akal Buat Saya

5 Mei 2026
Yamaha Aerox, Motor yang Aneh, Mahal, dan Suspensi kayak Batu (Unsplash) motor matic

5 Motor Matic yang Meresahkan di Jalanan dan Sering Dihujat, Awas Panas!

30 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rasanya Hidup di Pengok Jogja: Tidur di Antara 2 Rel, Pasti Bisa Bangun Pagi karena Suara Kereta Begitu Membahana

Rasanya Hidup di Pengok Jogja: Tidur di Antara 2 Rel, Pasti Bisa Bangun Pagi karena Suara Kereta Begitu Membahana

26 Mei 2026
Ditolak Universitas Trunojoyo Bukan Akhir dari Segalanya, Masih Ada 3 Kampus di Madura Lain yang Layak Jadi Plan B Terminal

Ditolak Universitas Trunojoyo Bukan Akhir dari Segalanya, Masih Ada 3 Kampus di Madura Lain yang Layak Jadi Plan B

27 Mei 2026
Saya Kelas Menengah, dan Saya Beneran Pengin Kaya

Saya Kelas Menengah, dan Saya Beneran Pengin Kaya

29 Mei 2026
Banjarbaru, Ibu Kota Provinsi Rasa Kabupaten Gara-gara Keliatan Medioker (Kota Banjarbaru via Wikimedia Commons)

Banjarbaru, Ibu Kota Provinsi Rasa Kabupaten Gara-gara Keliatan Medioker

26 Mei 2026
Bersyukur Tidak Lolos Tes CPNS Setelah Difitnah Pakai Ordal (Unsplash)

Bersyukur Tidak Lolos CPNS Setelah Lulus SMA karena Difitnah Teman Dekat kalau Saya Ikut Seleksi Pakai Ordal

28 Mei 2026
Di Balik Solo yang Syahdu Sehabis Hujan, Ada Ancaman yang Mengintai Pengguna Jalan Terminal

Di Balik Solo yang Syahdu Sehabis Hujan, Ada Ancaman yang Mengintai Pengguna Jalan

31 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.