Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Sebelum KKN, Pahami bahwa Hal-Hal Menyebalkan dalam KKN yang Kebanyakan Datang dari Teman Satu Posko

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
14 Juni 2026
A A
13 Tabiat Mahasiswa KKN yang Dibenci Warga Desa, Jangan Dilakukan atau Kalian Jadi Musuh Bersama Mojok.co

13 Tabiat Mahasiswa KKN yang Dibenci Warga Desa, Jangan Dilakukan atau Kalian Jadi Musuh Bersama (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam beberapa hari terakhir, saya melihat bagaimana sibuknya adik saya menyiapkan KKN. Di bayangan saya, tentu yang dilakukan adalah diskusi, merumuskan struktur organisasi, menentukan anggota divisi, merekrut teman lain untuk menggenapi, kemudian mulai menyusun apa saja program yang akan dieksekusi.

Dalam fase itu, tentu sebagian anggota KKN akan kelihatan semangat. Yah bayangin aja, sebentar lagi akan menjalani sebuah program pengabdian yang hubungannya langsung ke masyarakat, dan semua itu dilakukan bersama-sama.

Membayangkan itu, saya pun jadi bernostalgia bagaimana saya KKN dulu. Waktu itu, saya merasa akan menghadapi sebuah medan yang berat, yaitu medan pengabdian. Hidup desa, membaur, dan mencoba memberikan solusi inovatif yang futuristik, tapi tetap aplikatif.

Tapi ketika menjalaninya, ternyata medan berat yang dihadapi bukan soal pengabdiannya. Tidak melulu tentang bagaimana menyelesaikan masalah di desa, atau mendapatkan penolakan membaur dari warga. Medan berat itu justru datang dari teman satu posko sendiri. Dan semua itu sungguh sangat menyebalkan dan melelahkan. no hard feeling untuk teman-teman KKN saya dulu.

Demokrasi KKN yang aneh: semua boleh berpendapat, tapi tidak dengan mengerjakannya

Ada satu kondisi yang lumrah terjadi ketika KKN baru memasuki 1 hingga 2 minggu awal masa KKN, yaitu anggota kelompok KKN terlihat aktif dan setiap orang punya gagasan. Saat rapat perdana, ada yang usul program pelatihan UMKM, membuat festival, menggelar pengajian, digitalisasi desa, mengembangkan desa wisata, sampai membangun sistem pengelolaan sampah yang terpadu. Kelihatannya keren.

Masalahnya, gagasan itu sering kali mudah untuk diucapkan. Namun ketika diputuskan untuk menjalankan program yang diusulkan, anggota posko yang tadi ngusulin tiba-tiba jadi budek dan hilang ingatan. Jadi kayak manusia yang nggak tahu apa-apa.

Ketika dibutuhkan untuk menjembatani narasumber, mengurus perlengkapan, atau menyusun laporan, suara dan semangatnya hilang. Lebih parahnya lagi, ada tipe yang suka sekali ngasih arahan, kritik, atau konsep, tapi ketika dimintai jadi penanggung jawab, dia nggak mau. Tahukah, apa bahasa template yang sering mereka pakai? “Aku takut nggak maksimal.” Lah kentut, kan Anda yang ngusulin!!!

Ada lagi tipe anggota yang sukanya jawab terserah saat di forum. Namun saat keputusan dibuat, dialah orang yang suka ngedumel, suka nyinyir, dan ngasih kritik di belakang tanpa mau bersuara. Soal hal sederhana aja deh, menu makanan. Ketika ditanya, jawabnya terserah, ketika sudah dimasakin, eh nyinyir, “Aaah kok masak ini sih.” Wes kono mangan tlethong sapi ae!!

Baca Juga:

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

Bantul Itu Maju ya, Gaes, Bukan Desa Tertinggal dan Tak Tersentuh Peradaban seperti yang Ada di Pikiran Kalian!

Suasana posko akan semakin rumit ketika koordinator posko tidak bisa memposisikan diri dengan baik. Misalnya terlalu dominan sehingga posko kayak dipimpin sama pemimpin diktator. Atau terlalu pasif sehingga posko jadi sering terombang-ambing dalam keputusan yang nggak jelas.

Kondisi kayak gini, kadang sudah bisa kelihatan dari waktu rapat. Harusnya bisa selesai setengah jam, akhirnya berjam-jam. Sebab berbagai perdebatan, candaan, dan segala hal menyimpang akhirnya mendistraksi inti pembahasan dari rapat. Yang paling nggatheli setelah itu adalah, keputusan akan dibahas pada rapat berikutnya. Wooo telek linchung!!!

Posko KKN jadi gambaran soal standar kebersihan yang berbeda

Semua yang sudah pernah KKN akan sepakat bahwa sebelum tinggal bersama, semua anggota KKN umumnya kelihatan kayak manusia normal. Sebab yang kelihatan selama ini di kampus, setidaknya rapi, wangi, atau paling tidak komunikasinya enak didengar. Itu jadi patokan intinya. Namun, karakter asli manusia baru akan kelihatan ketika tinggal bareng.

Saat itulah kalian akan sadar bahwa standar soal kebersihan itu berbeda satu sama lain. Mungkin menurutmu standar bersih itu ya minimal habis makan jajan, plastiknya dibuang ke tempat sampah. Tapi akan ada jenis manusia yang habis makan jajan, bungkusnya dibuang ke kolong tempat tidur, disumpelin di sela-sela kursi, atau malah dibiarkan begitu saja.

Perkara piring atau gelas saja, tiap anggota posko punya standar bersih yang berbeda loh. Mungkin ada yang punya prinsip, habis pakai langsung dicuci. Tapi, ada yang punya prinsip, piring atau gelas yang dipakai, tidak wajib langsung dicuci. Dibiarkan aja dulu. Sampai muncul benih-benih kehidupan di piring atau gelas itu.

Hal serupa akan kalian lihat di dapur, kamar mandi, dan titik-titik lain dalam posko. Ada kalanya sudah dibersihkan, malah kotor lagi. Kalau ditegur, malah baper. Nggak terima!!

Dalam posko, juga nggak jarang menjumpai anggota yang hobi meminjam barang kemudian amnesia. Iya, barang yang dipinjamnya nggak balik-balik. Seolah dia lupa kalau barang itu pinjaman. Atau ada pula yang suka sekali lupa naruh barang yang dipinjamnya. Pada akhirnya, satu posko pun sibuk mencari barang hilang itu ketimbang ngurusin program kerja.

Keunikan lain ketika KKN dan menurut saya itu menyebalkan adalah perkara tamu. Sebab, ada yang tiba-tiba, tanpa koordinasi dan minta izin, ngajak tamu, entah itu teman, pasangan, atau kenalan dari posko lainnya untuk menginap. Waah kekeluargaan sih oke-oke saja, tapi nggak main asal masukin orang lain tanpa izin dong.

Faksi, percintaan, dan candaan yang terlalu toksik

Selain itu, posko KKN adalah miniatur dari kehidupan bermasyarakat, maka akan mudah sekali mendapati konflik-konflik kecil yang berujung pada terciptanya faksi-faksi kecil. Mulai dari faksi yang merasa paling berkontribusi, faksi yang sukanya cuma jalan dan nongkrong, faksi yang nggak mau kerja berat, hingga faksi yang sukanya nyinyirin faksi lainnya.

Sungguh, kalau kalian tipe orang yang introvert, maka situasi seperti ini sungguh melelahkan dan menyebalkan. Kalau kamu berposisi sebagai pihak yang netral, maka ada kalanya kalian akan dimanfaatkan untuk mencari informasi dari faksi-faksi lainnya. Dan jadi perantara bahan ghibahan itu nggak enak gais.

Tapi hal itu juga dilematis. Kalau kalian netral tapi avoidance dengan segala faksi-faksi itu, ya kalian akan benar-benar sendiri dan dikucilkan. Dilematis bukan?

Faksi juga bisa tercipta dari hubungan romantis yang tumbuh dengan cepat. Sebenernya tuh nggak ada yang salah dengan dua orang saling menyukai. Tapi, ada kalanya dua orang yang saling suka ini terkadang masing-masing ada pasangan, kemudian anggota posko lain jadi mata-mata ke pasangan masing-masing.

Akhirnya yang terjadi adalah drama percintaan. Anggota posko lain pun terseret dalam drama itu. Yah yang lain ada yang jadi penonton atau jadi mediator ketika dua orang yang saling suka ini beneran pacaran, tapi sedang bertengkar. Niat awal KKN ingin menyelesaikan masalah desa, malah berujung menyelesaikan masalah cinta.

BACA JUGA: KKN di Bulan Agustus Itu Anugerah Sekaligus Musibah: Gara-gara Proposal Agustusan, Akhir KKN Serasa di Neraka

Candaan yang berlebihan

Selain soal cinta, hal lain yang paling menyebalkan adalah soal candaan yang terlalu berlebihan. Candaannya awalnya ringan, tapi kalau terus diulang-ulang, jadinya eneg dan muak. Apalagi kalau candaan itu dibawa ke hadapan warga desa. Itu sama saja merendahkan teman seposko nggak sih?

Candaan nggak selalu bisa dianggap lucu hanya karena diucapkan sambil ketawa. Ada kalanya yang jadi korban ikut ketawa pun karena menghargai candaanmu yang garing itu. Selain itu biar nggak dianggap baper. Paham!!!?

Pada intinya begini, sebelum memikirkan program kerja yang ndakik-ndakik saat KKN, lebih baik memastikan dulu peraturan, jadwal, atau sejenisnya yang ada di dalam posko dulu deh. Sekali lagi, mengabdi ke masyarakat itu bukan ujian yang berat, kalau dalam internal posko sudah terkondisikan.

Sebab, yang sering jadi masalah adalah teman-teman seposko yang harus kalian hadapi mulai dari pagi hingga malam selama berminggu-minggu.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA KKN Bikin Warga Muak Kalau Program Kerja Template dan Kelakuan Mahasiswanya Tak Beretika

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Juni 2026 oleh

Tags: KKNmahasiswa KKNposko KKNprogram KKN
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Cerita KKN, Benar Nggak sih Mahasiswa Itu Agen Perubahan?

Cerita KKN, Benar Nggak sih Mahasiswa Itu Agen Perubahan?

16 Februari 2020
mantan pacar

Pacarku Dapat Pacar Baru di Lokasi KKN

10 Juni 2019
ecobrick mojok

Pengalaman Membuat Ecobrick: Ekspektasinya A, Hasilnya Z

25 Juli 2020
3 Proker KKN yang Terlihat Bermanfaat, tapi Aslinya Menyimpan Persoalan Mojok.co

3 Proker KKN yang Terlihat Bermanfaat, tapi Aslinya Menyimpan Persoalan 

14 Juli 2025
5 Alasan Putus Sama Pacar karena KKN (Unsplash.com)

5 Alasan Putus Sama Pacar karena KKN

28 September 2022
Desa Bumiayu Magelang, Desa Paling Seronok untuk KKN (Unsplash)

Benefit KKN di Kota Memang Banyak, tapi KKN di Desa Jauh Lebih Seronok. Apalagi di Desa Bumiayu Magelang!

8 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co magetan

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

9 Juni 2026
Pustakawan Membela iPusnas yang Layanannya Dikeluhkan Banyak Orang Mojok.co

Pustakawan Membela Layanan iPusnas yang Dikeluhkan Banyak Orang

8 Juni 2026
Pertamax di Pertashop Memang Lebih Murah, tapi Tetap Saja Orang pada Beli Pertalite, Harga Pertamax Nggak Ngotak! pertamina pertamax oplosan

Bisnis Pertashop Jelas Karam: Hidup Segan, Mati Tinggal Menunggu Hari

14 Juni 2026
Pengendara Motor yang Menyalakan Lampu Hazard dan Kebut-kebutan di Jalan Raya Itu Punya Masalah Apa sih? Mojok.co

Menggugat para Pengendara yang Hobi Menyalakan Lampu Hazard Pas Hujan Deras: Anda Mau Aman atau Mau Bikin Pengendara Lain Masuk Jurang?

13 Juni 2026
Feeder BRT Semarang, Murahnya Bikin Ikhlas, Kurangnya Bikin Tertawa

Dear Driver Feeder BRT Semarang, Tobatlah untuk Ngebut di Jalanan, Kalian Bukan Pembalap!

11 Juni 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Para Pengendara Motor di Jogja Itu Terkenal dengan Santainya, kecuali Orang Bantul Selatan

9 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.