Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

5 Drama Korea Terburuk Sepanjang Tahun 2023

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
23 Desember 2023
A A
5 Drama Korea Terburuk Sepanjang Tahun 2023

5 Drama Korea Terburuk Sepanjang Tahun 2023 (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#2 Jalan cerita Connect nggak nyambung dan terkesan maksa

Walaupun bergenre psychological thriller, jangan berharap lebih pada drakor ini. Drakor yang cerita awalnya berasal dari webtoon ini nggak setara dengan drakor segenre lainnya, seperti Beyond Evil atau Stranger from Hell.

Penulis naskahnya kayaknya sudah males untuk mengembangkan cerita. Tokoh utama yang diperankan oleh aktor sekelas Jung Hae In saja jadi kerasa biasa saja, nggak ada ciri khas atau perkembangan di tiap episode. Villain-nya, yang agak mengejutkan karena diperankan oleh Go Kyung Pyo, juga nothing special. Villain di drama ini tipikal penjahat yang mudah ditangkap, tapi oleh penulis naskahnya dipaksain tampak misterius dan gampang berkelit.

Intinya, Connect ngebosenin banget. Dengan jalan ceritanya yang nggak nyambung dan berbagai pemaksaan lainnya, Connect malah jadi drama Korea terburuk tahun ini. Kehadirannya belum bisa melanjutkan tradisi tahunan drakor psychological thriller yang biasanya panen pujian dan penghargaan.

#3 Penulis naskah drama Korea Cold Blooded Intern kayaknya nggak serius menggarap drama ini

Drama Korea satu ini termasuk kurang populer karena tayangnya di OTT Korea, TVING. Premisnya sih mirip Doctor Cha. Bedanya, Cold Blooded Intern menceritakan seorang mantan pegawai yang dulu dipecat dari pekerjaannya dan kembali lagi sebagai seorang pemagang di sebuah perusahaan.

Cold Blooded Intern sudah punya pemeran yang aktingnya terkenal nampol. Sayangnya, penulis naskahnya nggak serius saat meramu drama ini.

Di awal, pemeran pendukung hampir nggak punya slot untuk tampil. Lampu sorot diberikan untuk pemeran utamanya saja. Tapi, menjelang episode pamungkas, tiba-tiba karakter utama tersisihkan dan terlupakan. Bahkan masalah-masalah yang dimunculkan oleh penulis di awal nggak pernah diselesaikan. Dan seperti biasa, alasan yang bikin drama Korea ini jadi drama terburuk tahun ini adalah ending-nya busuk.

#4 The Escape of the Seven bahkan dicap sebagai drama Korea terburuk oleh para spesialis industri hiburan

Kalau kamu termasuk fans drakor makjang, The Escape of the Seven mungkin bakal jadi masterpiece. Tapi buat saya, nonton drama ini cuma buang-buang waktu.

The Escape of the Seven adalah karya sutradara Joo Dong Min dan penulis naskah Kim Sun Ok yang dulu sempat kolaborasi lewat sinetron yang lebay dan nggak ada habisnya The Penthouse. Di drama ini kebetulan juga ada Uhm Ki Joon yang dulu berperan sebagai Joo Dan Tae. Jadi, bisa ditebak ya ceritanya bakal dibawa ke mana.

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

Tapi The Escape of the Seven ini jauh lebih parah dibandingkan The Penthouse yang dulu juga panen kritik. Hampir semua aspek di drama ini buruk. Mulai dari cerita, background music, hingga pembangunan karakter, jelek semua. Pantas saja drama ini mendapatkan 26 suara untuk kategori drama Korea terburuk menurut para spesialis industri hiburan.

Kalau kamu maksa mau nonton di VIU, ya monggo. Tapi nggak usah kaget kalau setiap episode selalu ada orang-orang yang nangis-nangis, teriak-teriak, dan ngamuk tanpa ada kebaruan cerita, ya.

#5 Alur cerita Night Has Come nggak sesuai ekspektasi, bikin kecewa!

Setelah nulis ini mungkin saya akan dirujak netizen, hehehe. Night Has Come yang baru saja merampungkan episode terakhirnya beberapa hari lalu memang punya banyak sekali fans. Bahkan cuitan yang berkaitan sama drama survival ini selalu punya engagement tinggi.

Tapi, maaf banget, harus saya katakan kalau Night Has Come termasuk drama terburuk tahun 2023 ini. Saya sudah menantikan drama ini sejak teaser-nya muncul. Sayangnya waktu dicicipi, ternyata alur ceritanya nggak memenuhi ekspektasi.

Drama ini mengadaptasikan game mafia ke dalam serial, tapi narasi yang dipakai untuk menceritakan tiap stage-nya parah banget. Akting pemeran dan sinematografi drama ini juga masih sekelas web drama 15 menitan yang tayang di YouTube. Kacaunya lagi, banyak misteri yang dibiarkan menggantung begitu saja dan bikin saya gemes sendiri. Kalau kekurangan-kekurangan ini nggak muncul, saya yakin Night Has Come bakal jadi drakor terbaik di 2023.

Tujuan kita nonton drama Korea kan untuk cari hiburan, ya. Tapi kalau hiburannya kayak kelima drama Korea terburuk di atas, justru makin bikin bad mood. Jadi, mending nonton drakor yang lain aja.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Cho Samdal dalam Drama Korea Welcome to Samdal-ri Adalah Kita yang Enggan Balik ke Kampung Halaman.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 24 Desember 2023 oleh

Tags: aktor Koreaaktrisdisney plusdrama koreadrama korea netflixendingkaleidoskopnetflixpilihan redaksiVIUwebtoon
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Busted! Variety Show Korea Bertema Detektif Terbaik di Netflix Terminal mojok

Busted! Variety Show Korea Bertemakan Detektif Terbaik di Netflix

6 Februari 2021
5 Konteks Sosial Politik Korea Selatan di Squid Game yang Tak Kamu Sadari terminal mojok.co

5 Konteks Sosial Politik Korea Selatan di Squid Game yang Tak Kamu Sadari

26 Oktober 2021
Penyalahgunaan Beasiswa KIP-K oleh Koket Girl Viral di Media Sosial. Apa sih Koket Girl Itu?

Penyalahgunaan Beasiswa KIP-K oleh Koket Girl Viral di Media Sosial. Apa sih Koket Girl Itu?

2 Mei 2024
Jalan Wates Jogja setelah Ada Bandara YIA: Nggak Banyak Berubah, Tetap Nggak Bergairah

Jalan Wates Jogja setelah Ada Bandara YIA: Nggak Banyak Berubah, Tetap Nggak Bergairah

6 Maret 2024
5 Mi Instan yang Cocok Dibikin Mi Nyemek, Lebih Enak daripada Indomie Goreng!

5 Mi Instan yang Cocok Dibikin Mi Nyemek, Lebih Enak daripada Indomie Goreng!

20 September 2023
10 Kosakata Bahasa Walikan Orang Semarang Terminal Mojok.co

10 Kosakata Bahasa Walikan Orang Semarang

7 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

19 Mei 2026
Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama Mojok.co

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama

14 Mei 2026
4 Kelebihan Kuliah di Samarinda yang Bikin Kuliah di Jogja Jadi Kelihatan Biasa Saja

Samarinda Tidak Ramah buat Mahasiswa yang Tidak Bisa Naik Motor karena Tidak Ada Transportasi Umum yang Bisa Diandalkan!

21 Mei 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

19 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.