Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

3 Dosa Penjual Ayam Geprek yang Membuat Saya Malas Beli Lagi

Ahmad Dani Fauzan oleh Ahmad Dani Fauzan
7 Oktober 2025
A A
3 Dosa Penjual Ayam Geprek yang Membuat Saya Malas Beli Lagi

3 Dosa Penjual Ayam Geprek yang Membuat Saya Malas Beli Lagi (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ayam geprek hingga saat ini masih menjadi kuliner primadona di kalangan masyarakat. Cita rasa sambalnya yang klop dengan ayam krispi, lalu digeprek sampai gepeng, membuat kita sulit move on dari kuliner satu ini. Harganya yang relatif murah dengan kenikmatan yang “wow” membuat kita semakin tergila-gila.

Tanpa kita sadari, rupanya euforia di atas sedikit demi sedikit membuat kita lupa bahwa ada beberapa hal yang berubah dari penyajian kuliner ini. Kalau mau jujur, kita bisa bilang bahwa ayam geprek yang sekarang banyak dijual tak lebih dari ayam goreng tepung biasa yang diolesi sambal.

Dari beberapa perubahan-perubahan kecil itulah, saya kemudian ingin menulisnya. Agar kita nggak selamanya terjebak dalam euforia dan sadar bahwa selama ini kita tertipu! Ini juga supaya para penjual ayam geprek nggak terlalu banyak dosa pada para pembeli karena keseringan menipu.

#1 Ayam geprek, kok, ayamnya nggak digeprek?

Dosa pertama dari penjual ayam geprek yang membuat saya malas beli lagi adalah nggak menggeprek ayamnya. Katanya kan ayam geprek, tapi kok ayamnya baik-baik aja nggak digeprek? Padahal kan ayam geprek seharusnya dipenyet sampai gepeng. Itu dilakukan agar ayam krispinya bercampur baur dengan sambal super pedasnya yang menggetarkan lidah.

Nah, masalahnya saya sering sekali mendapati penjual yang cuek dengan ayamnya. Tanpa merasa bersalah, penjual langsung menyajikan ayam krispi di atas piring tanpa terlebih dulu menggepreknya dengan sambal. Padahal menggeprek ayam krispi ini adalah ritual utama yang seharusnya nggak boleh dilewatkan penjual mana pun.

Akibatnya, sambal nggak meresap ke bagian dalam ayam. Bahkan merata pun nggak. Ini membuat pelanggan jadi merasa seperti makan ayam krispi biasa dengan sambal. Kalau sudah begitu, apa namanya nggak menipu pembeli?

#2 Sambalnya diblender, bahkan ada yang nggak disiram minyak panas

Sambal adalah salah satu bahan ajaib yang dapat membuat makanan apa pun menjadi terasa lebih nikmat. Bayangkan saja gimana nasib orang Indonesia kalau makan tanpa sambal. Pasti rasanya hidup jadi hambar, makan jadi nggak nikmat! Begitu juga dengan ayam geprek. Sambalnya yang khas merupakan kunci kuliner satu ini laris manis diburu banyak orang.

Akan tetapi sambal yang dijadikan pendamping nggak boleh sembarangan asal jadi. Proses pembuatannya harus dengan cara manual, yakni diuleg, setelah itu barulah disiram dengan sedikit minyak panas. Hmmm, kerasa nikmatnya, kan?

Baca Juga:

5 rekomendasi kuliner Jogja enak dan murah bukti kalau kota ini nggak mahal kalau soal makan

4 Alasan Ayam Goreng Dkriuk Jadi yang Terbaik di Kelasnya, Brand Lain Minggir Dulu!

Nah, inilah yang kadang dilupakan oleh para penjual ayam geprek. Semakin hari, pembuatan sambal yang sakral itu semakin dilupakan. Karena alasan efisiensi waktu, sambal diproses dengan cara diblender. Bahkan yang paling parah, setelah itu nggak disiram dengan sedikit minyak panas.

Sambal yang diblender hasilnya terlalu halus, sementara ayam geprek paling nikmat jika disajikan dengan sambal yang cabainya diuleg dengan sedikit kasar. Selain itu, sambal yang nggak diberi sedikit minyak panas rasanya nggak segurih dan selumer sambal yang disiram minyak panas.

#3 Lalapan pendamping tak lagi segar

Satu paket ayam geprek biasanya berisikan nasi, ayam, dan juga lalapan. Lalapannya beragam, tergantung penjual. Biasanya sih mentimun atau kemangi atau kol, bisa juga ketiganya disertakan.

Sayangnya, tak semua penjual amanah. Ada juga yang nggak menaruh perhatian pada lalapan ini sehingga membiarkannya apa adanya. Lalapan yang sudah nggak segar tetap diberikan kepada pembeli. Padahal lalapan ini menjadi penetral rasa ayam geprek, lho. Ayam yang dipenyet dan dilumuri sambal dan bisa menggoncang lidah bakal terasa netral ketika kita menggigit mentimun atau kol yang masih segar.

Itulah tiga dosa penjual ayam geprek yang membuat saya jadi malas membeli lagi. Semoga para penjual yang masih menyajikan ayam geprek dengan cara-cara di atas bisa segera disadarkan dari dosa-dosanya dan kuliner ini bisa kembali ke cita rasa awal.

Penulis: Ahmad Dani Fauzan
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Saya Lebih Merekomendasikan Wisatawan untuk Mencoba Ayam Geprek ketimbang Gudeg Saat Berkunjung ke Jogja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Oktober 2025 oleh

Tags: ayam geprekayam geprek jogjaayam gorengAyam Goreng Tepungayam krispilalapanpenjual ayam geprekSambal
Ahmad Dani Fauzan

Ahmad Dani Fauzan

Pemuda asal Kota Tape Bondowoso. Tertarik memotret dan merenungi isu sosial. Bercita-cita punya Baitul Hikmah pribadi.

ArtikelTerkait

9 Rekomendasi Ayam Goreng Enak di Jogja terminal mojok

9 Rekomendasi Ayam Goreng Enak di Jogja

27 Desember 2021
Preksu Harusnya Masuk Nominasi Ayam Geprek Terbaik di Jogja

Preksu Harusnya Masuk Nominasi Ayam Geprek Terbaik di Jogja

28 Mei 2023
Nikmatnya OTI Fried Chicken Lokal Semarang Kalahkan McD dan KFC: Wajib Makan Minimal Sekali sebelum Meninggal

Nikmatnya OTI Fried Chicken Lokal Semarang Kalahkan McD dan KFC: Wajib Makan Minimal Sekali sebelum Meninggal

18 Juli 2024
Menelisik Kisah Warung Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi yang Menjamur Bakal Saingi Mixue Terminal Mojok

Menelisik Kisah Warung Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi yang Menjamur Bakal Saingi Mixue

17 Januari 2023
Menelusuri Paket Nasi Dada Ayam Paling Enak di Jogja olive chicken popye chicken crush Jogchick terminal mojok.co

Lampu Etalase Penjual Fried Chicken Kenapa Selalu Oren ya? ?

1 Mei 2020
3 Makanan Viral Sepanjang Masa yang Mulai Kehilangan Jati Diri. Please, Pedagangnya Nggak Usah Aneh

3 Makanan Viral Sepanjang Masa yang Mulai Kehilangan Jati Diri. Please, Pedagangnya Nggak Usah Aneh-aneh

14 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

31 Juli 2026
Naik Kereta Dhoho Penataran dari Surabaya ke Kediri: Mata Dimanjakan, tapi Punggung Tersiksa

Kalah war tiket kereta Dhoho Penataran artinya harus menderita, karena berdiri di kereta ini betul-betul menyiksa

29 Juli 2026
Rute kucing UGM, spot lari Jogja yang kalcer dan ramah untuk pelari pemula Mojok.co

Rute kucing UGM, spot lari Jogja yang kalcer dan ramah untuk pelari pemula

29 Juli 2026
Meski terancam DO karena modal nekat, kuliah akan selalu menjadi keputusan paling bijak yang pernah saya ambil

Meski terancam DO karena modal nekat, kuliah akan selalu menjadi keputusan paling bijak yang pernah saya ambil

28 Juli 2026
Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian Mojok.co

Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian 

25 Juli 2026
Semua orang tahu Jalan Juanda Ciputat dan Jalan Raya Sawangan adalah jalan neraka kemacetan

Semua orang tahu Jalan Juanda Ciputat dan Jalan Raya Sawangan adalah jalan neraka kemacetan

27 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.