Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

3 Alasan Ayam Geprek Bu Rum Harus Buka Cabang di Jakarta

Ken Elsaning Savitri oleh Ken Elsaning Savitri
8 Oktober 2024
A A
3 Alasan Ayam Geprek Bu Rum Harus Buka Cabang di Jakarta ayam geprek jogja oleh-oleh jogja

3 Alasan Ayam Geprek Bu Rum Harus Buka Cabang di Jakarta (Raturecipe via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Katanya, Jakarta itu kota yang punya segalanya, alias palugada. Dari makanan khas daerah hingga makanan internasional, semuanya ada di sini. Sayangnya, ada satu yang masih hilang: ayam geprek Bu Rum. Iya, ayam geprek legendaris dari Jogja ini belum pernah menyentuh tanah ibu kota. Sangat memprihatinkan, bukan?

Di tengah hiruk pikuk kehidupan Jakarta, kita butuh penyelamat rasa yang bisa mengobati kerinduan akan kenikmatan sejati. Sudah saatnya ayam geprek Bu Rum membuka cabang di Jakarta karena tidak ada alasan bagi kita untuk hidup tanpa ayam geprek yang beneran digeprek! Mari kita bahas kenapa ayam geprek Bu Rum harus segera hadir di Jakarta.

#1 Jakarta harus kenal ayam geprek yang beneran digeprek, bukan dielus-elus doang

Di Jakarta, banyak warung makan yang mengeklaim menyajikan menu ayam geprek. Tapi setelah pesanan sampai di meja, seringnya ayamnya lebih mirip dielus-elus doang bukan digeprek beneran. Tentu saja ini bikin penikmat ayam geprek merasa tertipu. Wong judulnya ayam geprek ya harusnya digeprek, dong. Kalau judulnya ayam elus, mungkin ekspektasi kami nggak akan setinggi itu.

Belum lagi perkara sambal. Kadang, ayam geprek di Jakarta sambalnya lebih mirip sambal instan yang hanya dioles di atas ayam. Cuma jadi garnish.

Padahal ayam geprek Bu Rum di Jogja ayamnya beneran digeprek sampai bunyi “krak”, lho. Bumbunya alias sambal bawangnya pun meresap ke dalam daging, bukan sekadar dioles. Beneran deh sudah saatnya Jakarta mengenal ayam geprek yang beneran digeprek.

#2 Magnet buat para perantau

Jakarta adalah rumah bagi ribuan perantau, termasuk mereka yang berasal dari Jogja. Di Jogja, ayam geprek Bu Rum adalah makanan legendaris yang sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga Jogja, khususnya yang menimba ilmu di sini alias mahasiswa.

Coba bayangkan kalau Bu Rum buka cabang di Jakarta, siap-siap saja melihat antrean panjang para perantau yang rela antre demi seporsi ayam geprek. Bisa jadi warung ayam geprek Bu Rum menjadi titik temu para perantau yang ingin sambat di tengah hiruk pikuk Jakarta. Bisa dipastikan bukan cuma mahasiswa yang bakal mencari jalan menuju warung Bu Rum, para pekerja kantoran juga pasti akan mencari tempat ini saat jam makan siang. Dijamin laris manis.

#3 Harga murah, bikin dompet senang

Jakarta terkenal dengan harga makanan yang kadang bikin nyesek, apalagi kalau kita baru gajian di tanggal 25, tapi sudah habis sebelum tanggal 5. Di sinilah ayam geprek Bu Rum berperan penting. Dengan harga yang bisa dibilang relatif murah, ayam geprek bisa jadi penyelamat di tengah himpitan ekonomi yang menghantui. Terlebih, Bu Rum ini sangat baik hati.

Baca Juga:

Orang Jakarta Baperan: ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Panggilan dalam Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

Tinggal di Rusunawa Rp800 Ribu di Jakarta Ternyata Nggak Buruk-Buruk Amat, Lebih Layak Dibanding Hidup di Kos-kosan dengan Sewa Jutaan

Kenapa saya bilang begitu? Bu Rum mempersilakan pelanggannya untuk mengambil nasi putih sepuasnya, sekenyangnya. Mau nasinya full satu piring juga sok atuh, monggo. Bayangkan, makan kenyang tanpa perlu khawatir dompet menipis. Kalau Bu Rum buka di Jakarta, dompet warga Jakarta pasti akan lebih sering tersenyum lega.

Seandainya ayam geprek Bu Rum buka cabang di Jakarta, kami sudah siap berbaris, bahkan mungkin ada yang rela camping di depan pintu cabang baru demi seporsi ayam geprek. Kami semua pengin merasakan lezatnya ayam geprek yang beneran digeprek. Jadi, tolong, jangan buat kami menunggu terlalu lama. Segera buka cabang di Jakarta, ya! Kami janji akan datang dengan hati penuh harap dan perut yang lapar!

Jadi, Bu Rum, kapan mau buka cabang di Jakarta?

Penulis: Ken Elsaning Savitri
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Semakin Banyak Ayam Geprek yang Berbeda Jauh dengan Geprek Bu Rum, Waspadalah!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Oktober 2024 oleh

Tags: ayam geprekayam geprek bu rumJakarta
Ken Elsaning Savitri

Ken Elsaning Savitri

Peminat Ilmu Komunikasi & Seni Persuasi. Mampu memenangkan debat dan negosiasi dengan siapa saja, kecuali saat berhadapan dengan keinginan self-reward diri sendiri

ArtikelTerkait

Saya Kira Subang Dingin, eh, Ternyata Sama Aja kayak Jakarta

Saya Kira Subang Dingin, eh, Ternyata Sama Aja kayak Jakarta

5 Oktober 2023
KA Gajahwong, Kereta Kelas Eksekutif Rute Jakarta-Jogja Termurah yang Nggak Murahan

KA Gajahwong, Kereta Kelas Eksekutif Rute Jakarta-Jogja Termurah yang Nggak Murahan

29 Agustus 2024
Betapa Meresahkannya Sekte Ayam Geprek yang Tidak Digeprek Terminal Mojok

Ayam Geprek Sambal Matah, Varian Kuliner yang Sering Bikin Salah Paham

18 Januari 2021
Jangan Beli Rumah di Jakarta Biar Hemat Energi MOJOK.CO

Jangan Beli Rumah di Jakarta Biar Hemat Energi

10 Agustus 2020
Pasar Buku Bekas Kwitang: Dahulu Berjaya, Kini Nyaris Lenyap

Pasar Buku Bekas Kwitang: Dahulu Berjaya, Kini Nyaris Lenyap

5 Oktober 2023
Semakin Banyak Ayam Geprek yang Berbeda Jauh dengan Geprek Bu Rum, Waspadalah! Mojok.co

Semakin Banyak Ayam Geprek yang Berbeda Jauh dengan Geprek Bu Rum, Waspadalah!

20 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Jawa Murtad di Gunungkidul Lidah Sumatra Jadi Petaka (Wikimedia Commons)

Dilema “Jawa Murtad” di Gunungkidul: Ketika Lidah Sumatra Menjadi Petaka

7 Mei 2026
Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak Mojok.co

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak

7 Mei 2026
Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokal Mojok.co

Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokalnya

11 Mei 2026
Derita Jadi Pustakawan: Dianggap Bergaji Besar dan Kerjanya Menata Buku Aja

Pustakawan, Profesi yang Sering Dianggap Remeh, padahal Kerjanya Enak dan Banyak Untungnya

7 Mei 2026
Jurusan PBSI Memang Jurusan yang Nanggung: Mau Jadi Guru Masih Harus PPG, Sastranya Juga Nggak Terlalu Dalam PPG Calon Guru

Sisi Gelap Kuliah di Prodi PBSI: Belajar Bahasa Indonesia, tapi Mahasiswanya Nggak Paham PUEBI dan Nggak Suka Baca Buku

6 Mei 2026
5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota Mojok.co

5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota

10 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Usaha Madu Jadi Ceruk Bisnis Potensial, Tapi Salah Praktik Tanpa Sadar Justru Bisa Rugikan Diri Sendiri
  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.