Dokter Spesialis dan Garis Besar Kasus yang Mereka Tangani Bagian 2

Sebagai cabang ilmu yang bisa dibilang baru di Indonesia, masih banyak masyarakat yang salah tentang kerja dokter apa aja sih—khususnya dokter spesialis (bagian 2)

Artikel

Supaya nggak ujug-ujug bahas tentang spesialis bedah, silakan baca (((pengantar))) dan macam-macam dokter spesialis yang sudah dibahas di bagian satu di sini.

Langsung saja yaaaa.

29. Spesialis Bedah | Gelar: Sp.B |

Terkenal dengan sebutan dokter bedah umum. Kenapa namanya bedah umum? Karena harus mempelajari seluruh aspek keilmuan bedah termasuk bedah plastik walau tidak mendalam. Dalam artian contoh untuk bedah plastik, tidak semua tindakan bedah plastik akan dipelajari oleh seorang ahli bedah umum. Secara awam, agar lebih jelas, kasus yang dikerjakan misal: usus buntu, usus meluntir, hernia, lambung bolong, infeksi perut, dll.

Seorang bedah umum bisa melanjutkan pendidikan menjadi subspesialis dibeberapa bidang antara lain

– Bedah Digestif (Sp.B-KBD)
– Bedah Onkologi (Sp.B(K)Onk)
– Bedah Trauma (Sp.B K.Trauma)
– Bedah Vaskular (Sp.B(K)V)
– Bedah Kepala Leher (Sp.B-KL)

Spesialis Bedah Digestif, menangani kasus masalah saluran cerna, hati, dan pankreas. Contoh: Usus buntu, tumor usus, tumor rektum, hernia, tumor hati, tumor ganas pankreas, batu empedu, dll. Penanganan termasuk kemoterapi pada pasien kanker saluran cerna.

Spesialis Bedah Onkologi area kerjanya adalah Head, neck, dan breast. Onkologi artinya tumor. Dokter bedah konsultan onkologi akan menangani pasien tumor yang terdapat pada area kepala, leher, dan payudara serta jaringan lunak. Tidak hanya operasi, tetapi juga pengobatan lanjutan seperti kemoterapi dan merujuk ke Sp.OnkRad (onkologi radiasi) jika memerlukan radioterapi. Jenis kasus nya apa? Tumor kulit area wajah, tumor area leher, tumor pada payudara, tumor soft tissue pada otot, segala jenis tumor ya baik jinak atau ganas.

Spesialis Bedah Trauma adalah spesialis bedah yang memanfaatkan manajemen operatif dan non-operatif untuk mengobati cedera traumatis, biasanya dalam keadaan akut. Contohnya adalah pasien yang mengalami kecelakaan.

Spesialis Bedah Vaskular dan Endovaskular adalah dokter bedah spesialis bedah yang mengambil pendidikan subspesialis bedah vaskular yang melayani pembedahan vaskular dan endovaskular. Paham gak? Ya intinya aja deh, penyakit yang biasa diobati oleh spesialis ini adalah aneurysma atau pembuluh darah bengkak. Biasanya pembuluh darah besar kalau pecah, hasilnya akan fatal.

Spesialis Bedah Kepala Leher: Area tindakan area kepala leher. Meliputi tumor area kepala leher dan juga trauma area wajah.

30. Spesialis Bedah Anak | Gelar: Sp.BA |

Nama gaul Pediatric Surgeon.

Dokter spesialis yang fokus mengerjakan tindakan bedah pada pasien anak-anak, meliputi bayi (terlahir prematur ataupun cukup bulan), anak-anak, hingga remaja berusia tidak lebih dari 18 tahun.

Kasus yang ditangani: Saluran cerna: hernia, intususepsi (usus masuk ke dalam usus), omphalocele, gastroscizis, peritonitis, kelaianan liver dan sistem bilier, dan lain lain.

31. Spesialis Bedah Torak, Kardiak, dan Vaskular | Gelar: Sp.BTKV |

Sesuai namanya, area yang ditangani adalah torak (dada), kardiak (jantung), dan vaskular. Tunggu kok ada vaskular? Sama dengan Sp.B(K)V?
Untuk kasus vaskular yang ditangani, sama.

Contoh kasus: Patah tulang iga, operasi bypass jantung (CABG), operasi penggantian katub jantung, operasi jantung bocor, tumor paru, operasi vaskular, operasi banyak banget pokoknya rumit.

32. Spesialis Bedah Saraf | Gelar: Sp.BS |

Tindakan pembedahan pada sistem saraf pusat dan perifer. Ini ahlinya. Seperti korban demo kemaren yang katanya ada perdarahan di otak. Pasti Sp.BS yang akan menanganinya. Kasus lain: Stroke perdarahan yang bisa dioperasi, tumor otak, meningocele, operasi cedera tulang belakang,  dll.

33. Spesialis Urologi | Gelar: Sp.U |

Orang suka ngomong dengan Bedah Urologi. Area perkemihan hingga ginjal akan ditangani oleh ahli urologi baik pasien pria atau wanita. Walau pasiennya banyak pria. Tidak hanya tentang saluran kemih saja, urologi juga mempelajari andrologi karena sebagai zatu kesatuan. Wait bukankah ada Sp.And? Tidak apa – apa, untuk kesehatan reproduksi pria bisa diatasi oleh Sp.U atau Sp.And.

Baca Juga:  Hidup Itu Memang Harus Optimis, Tapi Jangan Lupa Realistis Bosque

Kasus apa yang ditangani? Batu Ginjal, saluran kemih, buli buli, tumor ginjal, tumor buli, trauma ginjal, pembesaran prostat, kanker prostat, hipospadia, undecensus testis (testis tidak turun), dan lain -ain.

34. Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi | Gelar: Sp.OT |

Orang awam akan latah menyebut dokter tulang. Tapi tidak semua tulang milik dokter tulang ini ya gais. Area kerja OT adalan muskuloskeletal, tulang gerak dan otot serta soft tissue atau jaringan lunak. Tulang yang bukan menjadi area Sp.OT adalah tulang wajah, tulang tengkorak, tulang iga.

Kasus yang ditangani oleh Orthopaedi sangat beragam: Kasus patah tulang, kasus trauma jaringan lunak dan otot, kecacatan lahir pada kaki dan tangan, tumor pada muskuloskeletal, dan lain-lain.

Terakhir,

35. Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik | Gelar: Sp.BP-RE | Dahulu: Spesialis Bedah Plastik (Sp.BP) |

Kenapa namanya jadi lebih panjang sekali? Karena untuk menunjukkan bahwa area kerja adalah Bedah Rekonstruksi dan Bedah Estetik.

Sebelumnya membahas jauh-jauh kita harus tahu dulu apa sih bedah plastik? Pake kresek beneran?

Jadi Bedah Plastik diambil dari kata Plasticos yang artinya moulding atau membentuk. Sehingga Bedah Plastik adalah cabang ilmu bedah yang melakukan pembentukan jaringan tubuh dalam tujuan pengobatan. Bedah Plastik sesuai namanya secara gafus besar dibagi menjadi dua: Bedah Plastik Rekonstruksi dan Bedah Plastik Estetik.

Ribet?

Iya, karena jika tidak dibuat jelas seperti itu, orang awam akan selalu berpikir bahwa bedah plastik hanya bedah kosmetik karena banyak nonton film korea dan infotaimentnya dan tidak tau ada rekonstruksi. Dengan dibuat nama panjang paling tidak akan membuat pasien bertanya tanya, apa sih maksudnya rekonstruksi itu. Cakep kan manuvernya

Bedah Plastik Rekonstruksi adalah tindakan bedah plastik yang mengobati pasien dari tidak normal menjadi mendekati normal. Kenapa tidak dibilang normal/sempurna? Karena kesempurnaan hanya milik Allah. MasyaAllah 😇

Lalu Bedah Plastik Estetik adalah membuat pasien yang normal menjadi “supernormal”. Bedah Plastik tidak akan membuat Sarimie menjadi Indomie. Tetapi akan membuat Sarimie menjadi Sarimie yang lebih cantik. Jadi kalau ada film yang penjahat operasi plastik biar wajahnya beda. Tidak semudah itu ferguzo.

Kita bahas Bedah Plastik Estetik dulu. Mengapa estetik dulu? Karena tindakannya tidak sebanyak rekonstruksi.

Kasus estetik yang dikerjakan:
– Memancungkan hidung (rhinoplasty)
– Memanjangkan dagu (genioplasty)
– Membentuk kelopak mata (bleparoplasty)
– Membuang kantong mata
– Mengangkat alis (browlift)
– Mengencangkan wajah dan leher (facelift, necklift)
– Tanam rambut (hair transplant)
– Operasi pembesaran payudara (breast augme tation)
– Mengecilkan payudara (breast reduction)
– Sedot lemak area manapun (liposuction)
– Membuang kelebihan kulit perut (abdominoplasty)
– Membuang kelebihan kulit area lain
– Transfer lemak ke payudara atau bokong atau manapun (fat transfer)
– Vaginoplasty (biar seret lagi)
– Bikin hymen
– dan lain lain.

Kasus Rekonstruksi lebih enak dibahas dengan memecah menjadi Divisi yang ada di bedah plastik.
– Divisi Kraniofasial
– Divisi Burn/ Luka Bakar
– Divisi Microsurgery/ Bedah Mikro
– Divisi Hand Surgery/ Bedah Tangan
– Divisi External Genitalia

Divisi ini mewakili Konsultan di Bidang Bedah Plastik, akan ada tambahan gelar (K) dibelakang Sp.BP-RE jika seorang konsultan, kecuali konsultan Kraniofasial akan bergelar KKF. Sehingga gelar menjadi Sp.BP-RE(K) atau Sp.BP-RE (KKF).

Divisi Kraniofasial. Agar memudahkan penalaran, cabang ilmu Bedah Plastik ini akan mengurusi area tulang wajah dan softtissue sekitarnya.
Dibagi lagi menjadi trauma dan kongenital atau cacat bawaan.

Kraniofasial trauma menangani kasus patah tulang wajah secara komprehensif. Termasuk patah tulang rahang atas dan tulang rahang bawah. Seluruh bedah plastik wajib menguasai kasus ini.

Baca Juga:  Mengenali Tipe-Tipe Orang Ketika Memancing dan Menebak Jalan Percintaan Mereka

Kraniofasial kongenital mencakup:
– pembedahan celah bibir, langit – langit, dan gusi
– pembedahan celah wajah (facial cleft)
– pembedahan craniosynostosis
– rekonstruksi Microtia (telinga kecil/ tidak ada telinga)

Lalu bagaimana pemotongan rahang? Masuk ranah estetik atau rekonstruksi? Yang jelas masuk ranah kraniofasial. Pemotongan rahang lebih cocok masuk ke area rekonstruksi. Mengapa? Bayangkan pasien cakil yang rahang bawahnya maju sekali. Gak kasian itu bisa buat tadah hujan? Bukan itu alasannya. Wkwkwk.

Pasien dengan keadaan seperti itu akan sulit dalam mengunyah karena gigi gerahamnya tidak bertemu, dan artikulasi suara tidak baik. Masih cocok dibilang prosedur estetik? Saya kira tidak. Tetapi hasil yang akan diperoleh pasti akan meningkatkan nilai estetik dari wajah pasien tersebut. Di sini bedah plastik lebih mementingkan mengembalikan fungsi dan kualitas hidup pasien. Bukan sekedar estetik.

Divisi Luka Bakar. Seluruh penanganan luka bakar dan perawatan intensif luka bakar adalah kompetensi dari Bedah Plastik. Jika ada yang mau masuk bedah plastik agar tidak ketemu dengan ilmu medik. Salah besar, di sini ilmu medik akan menguasai. Penanganan termasuk fase awal luka bakar, penanganan luka itu sendiri, kebutuhan nutrisi, pencegahan infeksi, pencegahan kontraktur.

Tujuan : mengembalikan fungsi kualitas hidup mendekati sebelum terkena luka bakar

Luka bakar tidak hanya karena api ya gais. Seluruh zat panas dapat menyebabkan kuka bakar, api, air panas, minyak panas, petir, listrik, bahan kimia, sinar matahari.

Divisi Microsurgery. Di sini lebih ke arah prosedur operasi untuk pengobatannya bukan penyakitnya. Pasien juga tidak akan terlalu familiar dengan ini. Contoh kasus adalah jika pasien tumor dilakukan operasi pengangkatan tumor dan menghasilkan defek yang besar dan perlu penutupan defek, di sini peran bedah plastik menjadi penting.

Apakah akan diambil dari kulit sekitar defek atau mengambil dari tempat lain dan harus menyambung pembuluh darahnya, itu semua bisa dilakukan. Divisi ini identik dengan rekonstruksi memindahkan jaringan dan melakukan penyambungan pembuluh darah dalam tindakan operasinya. Saat operasi menggunakan mikroskop gais

Divisi Hand Surgery atau Bedah Tangan. Jelas ya yang diurusin tangan. Lagi motong daging sekuat tenaga, eh jari kepotong. Jangan dibuang jarinya. Taro dalam air di plastik. Lalu masukkan ke dalam termos isi es batu lalu bawa ke RS cari Bedah Plastik. Nanti akan dilakukan operasi penyambungan jari jika potongan masih baik dan pasien datang dengan cepat. Operasi nyambung jari juga pakai mikroskop ya gais.

Contoh kasus lain dari divisi ini:
– Amputasi jari
– Patah tulang jari dan tangan
– Pemisahan jari jari yang menyatu pada anak anak
– Mengecilkan ukuran jari yang besar
– Rekonstruksi jari setelah kecelakaan
– pembedahan pada pasien rhematoid artritis

Divisi External Genitalia

Hanya beberapa yang masuk di lini rekonstruksi, beberapa masuk di lini estetik.

Kasus yang dihadapi:
– Hypospadia (lubang kencing tidak diujung penis)
– Epispadia
– Short urethra
– Vagina imperforata (ga bolong)
– Megaclitoris
– Vaginoplasty

– Sex reassigment surgery atau terkenal dg operasi ganti kelamin, male to female atau female to male.
– Rekonstruksi vagina
– Rekonstruksi penis pada pasien aphalia

Sebenarnya ada dua lagi yang belum dibahas yaitu Spesialis Kedokteran Kelautan dan Spesialis Dokter Layanan Primer. Tapi karena keterbatasan literasi jadi tidak saya bahas. Terima kasih. (*)

BACA JUGA Dokter Spesialis dan Garis Besar Kasus yang Mereka Tangani Bagian 1 atau tulisan Arif Tri Prasetyo lainnya. Follow Twitter Arif Tri Prasetyo.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

---
1

Komentar

Comments are closed.