Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Culture Shock Orang Pemalang Saat Pertama Kali Makan Sego Godog Khas Magelang

Hernika Aulia oleh Hernika Aulia
2 Agustus 2023
A A
Culture Shock Orang Pemalang Saat Pertama Kali Makan Sego Godog Khas Magelang

Culture Shock Orang Pemalang Saat Pertama Kali Makan Sego Godog Khas Magelang (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sego godog nggak begitu cocok buat lidah orang Pemalang kayak saya. Tapi, tetep recommended, kok!

Berbicara tentang kuliner di Indonesia nggak bakal ada habisnya. Tiap hari, selalu ada cerita baru tentang kuliner. Tiap saat, selalu ada orang mencoba kuliner baru yang bikin dunia mereka salto.

Seperti cerita awal pertama kali tinggal di Magelang, ada salah satu teman saya bercerita baru saja makan sego godog. Saat mendengar nama sego godog, saya langsung berpikir seperti apa tampilan dan rasanya karena baru pertama kali mendengar makanan tersebut. Maklum saja di tempat asal saya, Pemalang, nggak pernah mendengar orang yang menjual sego godog.

Saat bertanya pada beberapa teman yang berasal dari Magelang, ternyata kuliner ini merupakan salah satu makanan khas Magelang.

Karena namanya yang unik yaitu sego godong atau dalam bahasa Indonesia berarti nasi rebus. Untuk menghilangkan rasa penasaran, akhirnya untuk pertama kalinya saya mencoba sego godog.

Saat pertama kali melihat nasi godog disajikan, saya langsung kaget ternyata sangat berbeda jauh dengan ekpetasi yang dibayangkan. Maklum saja, saya nggak mencari tahu terlebih dahulu. Setelah melihat dan mencicipi, saya betul-betul kaget.

Tampilan sego godog

Culture shock pertama saya tentang sego godog adalah tampilannya. Awal pertama kali mendengar namanya saja sudah kaget, karena akan berbentuk seperti apa nasi yang direbus itu. Awal mulanya, saya mengira makanan ini mirip bubur ayam karena bubur ayam juga terbuat dari beras yang direbus dengan air dan menjadi lembek. Tapi setelah bertanya pada teman saya, ternyata tampilan sego godog sangat berbeda jauh dengan bubur ayam.

Oleh karena tebakan saya salah, saya waktu itu sangat yakin berarti tampilannya bakal seperti soto dengan kuah bening. Ternyata setelah melihat langsung ternyata tampilannya jauh dari perkiraan saya. Ternyata, sego godog berisi nasi (ya iyalah) dengan kuah yang berwarna cukup coklat, lalu di dalamnya terdapat mi, sayuran, potongan ayam, dan telur yang dimasak secara bersamaan.

Baca Juga:

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

5 Makanan Khas Magelang yang Paling Direkomendasikan untuk Pendatang, Dijamin Nggak Bikin Kecewa

Jujur saja awal pertama kali melihat tampilannya, saya langsung nggak tertarik. Tapi mungkin untuk orang-orang yang menyukai tipe makanan lembek dan berkuah, sego godog ini wajib untuk dicoba.

Rasanya… duh gimana ya

Saat memesan, saya langsung meminta yang paling pedas. Lah ternyata saat saya makan rasanya kok manis, nggak ada pedas-pedasnya. Saat itu saya langsung tanya pada penjualnya barangkali salah melayani, ternyata memang ini level terpedas. Teman saya pun bilang kalau sego godog saya pedes banget. Beginilah derita pencinta pedas di Magelang, agak susah mencari makanan dengan level pedas yang proper.

Saya sih masih bisa berdamai sama manisnya. Tapi, kekurangan lainnya yang menurut saya agak susah diterima adalah amis. Makanan ini dimasak dengan telur, yang artinya rasa amis telur akan tercampur. Kalau nggak suka amis, bikin enek di perut.

Tetapi untuk orang-orang yang menyukai masakan yang dicampur menjadi satu dan luget, nasi godog menjadi pilihan yang tepat. Temen saya pada suka sih. Mungkin saya bukan marketnya.

Meskipun bagi saya sego godog ini kurang cocok di lidah saya, tapi saya akui makanan ini sangat unik. Makanan ini tetap wajib dicoba saat berkunjung ke Magelang. Gas!

Penulis: Hernika Aulia
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Seporsi Sego Godog Pak Pethel untuk Mengusir Masuk Angin

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Agustus 2023 oleh

Tags: culture shockmagelangPemalangsego godog
Hernika Aulia

Hernika Aulia

Mahasiswa Administrasi Negara yang sedang belajar menulis.

ArtikelTerkait

Culture Shock Orang Jawa Ketika Pertama Kali ke Mekkah dan Madinah Terminal Mojok

Culture Shock Orang Jawa ketika Pertama Kali ke Mekkah dan Madinah

8 Juli 2022
3 Spot Terbaik untuk Ngabisin Duit di Magelang (Pexels)

3 Spot Terbaik Ngabuburit Sekaligus Ngabisin Duit Jelang Petang di Magelang

13 Maret 2025
3 Hal Sepele yang Sebaiknya Diperhatikan Orang Sunda saat Berkunjung ke Jogja Terminal Mojok

3 Hal Sepele yang Sebaiknya Diperhatikan Orang Sunda Saat Berkunjung ke Jogja

3 September 2022
Rawon Warteg, Culture Shock Terbesar Saya di Dunia Kuliner

Rawon Warteg, Culture Shock Terbesar Saya di Dunia Kuliner

26 Mei 2023
Oleh-oleh Khas Magelang yang Perlu Kamu Ketahui biar Tahunya Nggak Cuma Getuk

Oleh-oleh Khas Magelang yang Perlu Kamu Ketahui biar Tahunya Nggak Cuma Getuk

26 November 2024
Ini yang Akan Terjadi Seandainya Artos Nggak Ada di Magelang

Ini yang Akan Terjadi Seandainya Artos Nggak Ada di Magelang

6 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.