Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

4 Hal tentang Untidar Magelang yang Belum Diketahui Banyak Orang

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
29 November 2025
A A
4 Hal tentang Untidar Magelang yang Belum Diketahui Banyak Orang Mojok.co

4 Hal tentang Untidar Magelang yang Belum Diketahui Banyak Orang (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Universitas Tidar (Untidar) di Magelang kian diperhitungkan. Kampus negeri yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami pembangunan pesat itu semakin banyak dilirik calon mahasiswa. Untidar yang awalnya hanya memiliki satu gedung kampus di Tuguran kini memiliki dua gedung lain yang ukurannya lebih besar. Dua kampus itu terletak di seberang Rumah Sakit Soerodjo di Sidotopo. 

Sebagai salah satu kampus yang sedang berkembang dan terletak di kabupaten atau bukan kota besar, ada banyak hal yang membuat Untidar Magelang unik. Terlebih kampus ini berada di daerah yang akrab dengan kegiatan-kegiatan berkaitan dengan militer. Asal tahu saja, di Magelang terdapat Akademi Militer (Akmil) alias sekolahnya para tentara. 

Keunikan-keunikan itu membuat banyak hal yang terasa wajar-wajar saja bagi mahasiswa Untidar Magelang ternyata nggak lumrah atau nggak biasa di kampus lain. 

#1 Segerombolan tentara lewat 

Segerombolan tentara lewat adalah hal biasa bagi warga Magelang, termasuk mahasiswa Untidar Magelang. Terlebih mereka yang tinggal atau beraktivitas di sekitar Sekolah Calon Bintara (Secaba) dan Resimen Induk Kodam (Resida) Rindam. Itu mengapa, warga dan mahasiswa sudah tidak asing lagi dengan barisan tentara yang berjalan sambil menyanyikan yel-yel. Kegiatan semacam ini biasa ditemui di pagi atau sore hari. 

Saya yakin, warga di luar Magelang atau mahasiswa kampus lain jarang mendapati pemandangan semacam itu. Bukan tidak mungkin timbul perasaan khawatir ketika melihat barisan tentara di jalanan. Padahal, bagi warga Magelang dan mahasiswa Untidar mah itu hal yang biasa. 

#2 Tempat parkir Untidar Magelang yang bikin emosi

Parkir kendaraan jadi persoalan yang banyak dialami kampus lain. Saya membacanya di tulisan-tulisan Terminal Mojok. Namun, menurut saya, persoalan parkir di Untidar Magelang itu benar-benar di level berbeda. Di Untidar Magelang, mencari tempat parkir itu seperti mencari jarum di tumpukan jerami, alias sulit. 

Persoalan parkir sebenarnya sudah terlihat sejak kalian masuk di gerbang depan kampus. Tempat parkir yang disediakan Untidar Magelang tidak mencukupi, terlebih ketika minat kuliah di kampus ini semakin tinggi dari tahun ke tahun. Itu mengapa, halaman-halaman gedung kini disulap jadi ruang parkir yang bikin puyeng. Jadi, jangan kira gedungnya baru lalu parkir kendaraannya mudah ya. Realitasnya sangat sulit. 

#3 Pindah fakultas tanpa membuang banyak energi

Di beberapa kampus, berpindah fakultas memerlukan waktu dan energi yang besar. Bahkan, tidak bisa ditempuh dengan jalan kaki, harus naik motor, sepeda, boogie car, hingga shuttle bus. 

Baca Juga:

Universitas Terbuka, kampus negeri yang UKT-nya tidak kenal sistem golongan, banyak beasiswa pula!

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

Hal itu tidak akan kalian jumpai di Untidar Magelang.  Kalian nggak perlu repot-repot pas pengin ke fakultas lain. Cukup jalan kaki juga udah sampai. Ini karena letak fakultasnya saling berdekatan. Jadi tinggal jalan kaki juga sudah sampai.

#4 Untidar minim ruang terbuka hijau di kampus

Mendengar kata Magelang apa yang terlintas di benak kalian? Adem? Hijau? Tentram? Bayangan itu tidak salah memang. Banyak titik di Magelang yang masih seperti itu. Namun jangan bawa angan-angan itu ketika masuk Untidar Magelang. 

Entah mengapa, gedung Untidar sepertinya tidak didesain untuk memiliki ruang terbuka hijau. Mahasiswa bak dikungkung. Itu mengapa, mahasiswa yang ingin kerja kelompok atau mengerjakan tugas lebih memilih di perpustakaan atau gazebo yang hanya ada segelintir saja. 

Saya tidak ingin berburuk sangka dengan Untidar. Mungkin saja ruang terbuka hijau belum sepenuhnya terbentuk karena masih dalam proses pembangunan. Semoga saja inilah yang terjadi. Sebab, betapa sumpeknya kuliah di tempat tanpa ruang terbuka hijau. 

Itulah empat hal yang saya rasa belum banyak orang tahu tentang Untidar Magelang. Semoga tulisan ini bisa memberi gambaran bagi siapa saja yang hendak melanjutkan studi di kampus ini. 

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 5 Hal Lumrah di UNS yang Bikin Mahasiswa Kampus Lain Keheranan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 28 November 2025 oleh

Tags: kampus magelangkampus negerimagelanguntidaruntidar magelang
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

Dilema Reaktivasi Jalur Kereta Jogja-Magelang: Penting untuk Diwujudkan, tapi Susah (Pake) Banget

Dilema Reaktivasi Jalur Kereta Jogja-Magelang: Penting untuk Diwujudkan, tapi Susah (Pake) Banget

16 Februari 2024
Hotel Amanjiwo Magelang Dekat di Mata, Jauh di Dompet. Keindahan yang Tidak Bisa Digapai Warga Lokal Mojok.co

Hotel Amanjiwo Magelang Dekat di Mata, Jauh di Dompet. Keindahan yang Tidak Bisa Digapai Warga Lokal

13 Mei 2024
Nasi Senerek, Kuliner Underrated nan Sulit Ditemui di Luar Magelang Terminal mojok

Nasi Senerek, Kuliner Underrated nan Sulit Ditemui di Luar Magelang

27 Januari 2021
FBS UNY Berubah Menjadi FBSB Adalah Kesalahan Besar (Unsplash)

Perubahan FBS UNY Menjadi FBSB Menghilangkan Banyak Hal yang Membuat Kampus Terasa Asing dan Tidak Punya Jiwa

4 Maret 2024
Cari Beasiswa di Kampus Swasta Sulit, Masih Lebih Banyak Stok Mie Instan di Kosan

Cari Beasiswa di Kampus Swasta Sulit, Masih Lebih Banyak Stok Mie Instan di Kosan Saya

10 Agustus 2025
Sop Senerek, Kuliner Legendaris Khas Kota Magelang yang Nggak Banyak Wisatawan Tahu

Sop Senerek, Kuliner Legendaris Khas Kota Magelang yang Nggak Banyak Wisatawan Tahu

22 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Mata Kurir, Metode Pembayaran COD Lebih Baik Dihapuskan Mojok.co kurir paket

Lika-liku kurir saat mengantar paket COD ke desa, kadang jadi pahlawan, seringnya jadi pesakitan

16 Juli 2026
Serengan, kecamatan paling mungil di Kota Solo yang potensial yang kerap terlewatkan Terminal

Serengan, kecamatan paling mungil di Kota Solo yang potensial, tapi kerap terlewatkan

12 Juli 2026
Lomba Kebersihan Kampung di Jogja Hanya Berefek Sesaat, Saat Lomba Mendadak Bersih, Selesai Lomba Kembali ke Setelan Pabrik

Lomba kebersihan kampung di Jogja hanya berefek sesaat, saat lomba mendadak bersih, selesai lomba kembali ke setelan pabrik

13 Juli 2026
Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

16 Juli 2026
Kredit Motor Memang Jauh Lebih Menyiksa daripada Kredit yang Lainnya, bahkan Bikin Kredit Rumah Keliatan Masuk Akal

Kredit Motor Memang Jauh Lebih Menyiksa daripada Kredit yang Lainnya, bahkan Bikin Kredit Rumah Keliatan Masuk Akal

12 Juli 2026
Tahlilan di Sumatera beda dengan Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan Mojok.co

Tahlilan di Sumatera beda dengan di Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan

13 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.