Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Bukan buat Gaya-gayaan, Ini Alasan Saya Lebih Memilih Tablet Ketimbang Laptop untuk Bekerja dan Kuliah

Muhammad Afsal Fauzan S. oleh Muhammad Afsal Fauzan S.
27 Mei 2021
A A
Saya Lebih Memilih Tablet Ketimbang Laptop untuk Bekerja dan Kuliah terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Di era teknologi seperti sekarang ini, manusia nggak bisa lepas dari gadget yang senantiasa membantu dan mempermudah setiap pekerjaan yang dilakukan. Mulai dari kebutuhan informasi, bekerja, belajar, menghujat, bergosip, sampai mencari pasangan hidup. Dominasi internet memberikan napas sesak dan napas lega bagi sebagian orang tergantung bagaimana ia memanfaatkannya. Seiring berkembangnya teknologi, semakin beragam pula gadget yang disuguhkan. Ada smartphone, tablet, netbook, hingga laptop. Sehingga semakin banyak pilihan yang bisa menyesuaikan kebutuhan, sampai isi dompet kita.

Bagi anak kuliahan yang sambil sibuk bekerja seperti saya, tentu gadget sangat diperlukan. Selain untuk scrolling di media sosial dan membuat tweet gabut, gadget dibutuhkan untuk belajar dan bekerja, terlebih bagi saya yang mobile di lapangan sebagai wartawan serta merasakan njelimetnya kuliah online. Namun, kadang terdapat beberapa kendala ketika saya harus membeli gadget, mulai dari spesifikasi, merek, dan yang terpenting adalah duit. Ada duit, ada barang, Bos!

Beberapa teman saya memilih laptop sebagai teman yang tepat untuk berkuliah ataupun bekerja. Sebenarnya saya pribadi ingin memiliki itu semua, namun apa daya isi kantong hanya cukup untuk membeli tablet second. Butuh keyakinan, ketabahan, dan keikhlasan untuk memantapkan diri memilih tablet sebagai gadget penunjang pekerjaan dan perkuliahan. Mulai dari banyaknya bisikan dari teman-teman untuk membeli notebook, hingga menyarankan membeli tablet yang harganya lebih mahal dari motor saya sendiri. Kan, edan!

Tetapi, setelah melalui beberapa perenungan dan analisis yang saya baca dari berbagai sumber, saya pun memantapkan diri untuk membeli tablet. Dengan harga Rp2 juta saya bisa membeli tablet Samsung Tab S2 second yang super mulus dan fullset dari Shopee, hasilnya adalah tulisan yang Anda baca sekarang ini. Dan, nyatanya saya nggak menyesal sama sekali memilih tablet sebagai gadget penunjang pekerjaan. Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi hal ini.

Pertama, harga lebih terjangkau. Bagi Anda sekalian kaum yang serba terpaksa dan nanggung dalam membeli suatu barang, tablet sangat cocok dijadikan gadget untuk kerja sekaligus kuliah. Fungsinya memang nggak jauh beda dari HP Android pada umumnya, tapi dengan layar yang lebih besar dan spesifikasi yang sedikit lebih tinggi. Kalian bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari mulai dari membuat tulisan di Terminal Mojok, tugas kuliah, scrolling media sosial, bikin meme, nonton drakor, sampai berdebat di grup keluarga. 

Dengan layar tablet yang besar, kalian juga bisa leluasa dalam multitasking dengan fitur split screen yang sangat membantu. Bisa sekalian mengetik tugas sambil nontonin kebodohan orang-orang di medsos misalnya. Atau nonton YouTube sambil berdebat bersama orang-orang superior di Twitter tanpa harus capek bolak-balik aplikasi.

Kedua, tablet lebih mudah dibawa. Buat kalian yang nggak mau ribet bawa tas laptop atau tas yang lebih besar untuk membawa notebook, saya sarankan berpindahlah ke tablet. Tablet saya berukuran 8 inchi dan bisa saya bawa-bawa cuma dengan waist bag! Ditambah chargerannya, bawa HP juga masih muat. Walau tetap saja tergantung jenis waist bag yang dibawa.

Kalian nggak perlu ribet menunggu layar turn on seperti di notebook dan laptop, rata-rata tablet zaman sekarang baterainya sangat tahan lama seperti cintaku padamu. Jadi, kita bisa melakukan pekerjaan kita dengan cepat dan nggak pakai ribet kayak kamu yang sering bilang “terserah” pas ditanya “mau makan apa?”

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Bekerja Sampai Lelah Tidak Pernah Sepadan, tapi Berhenti Bekerja Tidak Membawa Damai

Ketiga, banyak aksesori tambahan. Saya menulis tulisan ini menggunakan keyboard bluetooth yang harganya kurang dari Rp70 ribu, walau mouse-nya mahal banget sampe Rp300 ribuan. Harga itu mahal bagi saya, hehehe. Tapi, dengan banyaknya aksesoris yang bisa dipakai semakin menambah fleksibilitas kalian dalam bekerja.

Berbeda ketika keyboard notebook atau laptop rusak, kita sulit memperbaikinya. Ketika pakai keyboard eksternal, jadinya keyboard stock terkesan mubazir dan mengganggu pandangan. Atau bahkan menghabiskan ruang meja yang sedang kita tempati.

Nah, itulah beberapa alasan saya memilih tablet ketimbang laptop sebagai teman bekerja dan kuliah. Sebenarnya, apa pun gadgetnya tergantung kebutuhan kita, sih. Jangan cuma karena gengsi doang kita pengin gadget canggih tapi produktivitas nihil. Apalagi kalau belinya sampai jual ginjal. Kasihan diri sendiri, sudah jadi beban orang tua, eh, malah bikin sengsara diri sendiri.

BACA JUGA Membeli Gawai Second Ternyata Nggak Seburuk yang Saya Pikirkan dan tulisan Muhammad Afsal Fauzan S. lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Desember 2021 oleh

Tags: bekerjagadgetGaya Hidup TerminalKuliahlaptoptablet
Muhammad Afsal Fauzan S.

Muhammad Afsal Fauzan S.

Mantan wartawan yang jadi programmer dan web developer di pesantren. Sudah menulis sejak 7 tahun lalu. Suka baca buku sambil ngopi.

ArtikelTerkait

Ilmu Titen dan Mitos Jawa Itu Beda, Jangan Dipukul Rata terminal mojok.co

Ilmu Titen dan Mitos Jawa Itu Beda, Jangan Dipukul Rata

11 Juli 2021
Culture Shock Orang Indonesia yang Kuliah di Thailand Mojok.co

Culture Shock Orang Indonesia yang Kuliah di Thailand

31 Desember 2024
5 Pertimbangan Penting sebelum Kuliah S2, Jangan Asal supaya Tidak Menyesal  Mojok.co

5 Pertimbangan Penting sebelum Kuliah S2, Jangan Asal supaya Tidak Menyesal 

20 Maret 2025
Setelah Saya Baca Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma terminal mojok.co

Setelah Saya Baca Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma

16 Agustus 2021
Orang yang Sibuk Push Rank Pas Lagi Ketemu Itu Nyebelin Banget terminal mojok

Orang yang Sibuk Push Rank Pas Lagi Ketemu Itu Nyebelin Banget

21 Juli 2021
Pengalaman Sial Pakai Samsung M11, Saya Jadi Ingin Segera Ganti HP Mojok.co

Pengalaman Sial Pakai Samsung M11, Saya Jadi Ingin Segera Ganti HP

28 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok (Wikimedia Commons)

4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok

11 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.