Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Hewani

Bubuk Kopi, Penghilang Bau Tak Sedap Setelah Menyembelih Hewan Kurban

Anisah Meidayanti oleh Anisah Meidayanti
10 Juli 2022
A A
Bubuk Kopi, Penghilang Bau Tak Sedap Setelah Menyembelih Hewan Kurban Terminal Mojok

Bubuk Kopi, Penghilang Bau Tak Sedap Setelah Menyembelih Hewan Kurban (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sejak beberapa hari lalu, persiapan penyembelihan hewan kurban di masjid dekat rumah saya sudah terasa. Biasanya, persiapan itu ditandai dengan panitia Idul Adha yang datang membeli bubuk kopi saset ukuran besar dengan jumlah yang nggak biasa.

“Buat begadang jagain hewan kurban biar nggak ngantuk ya, Cak?” tanya saya sotoy kepada seorang panitia yang juga takmir masjid dekat rumah saat blio membeli 10 saset kopi bubuk merek Kapal Api di warung ibu saya.

“Penginnya begitu. Tapi ini buat bersih-bersih habis sembelihan, biar bau anyir dan pesingnya cepat hilang, Mbak!” 

Demi kenyamanan warga dan juga jamaah salat masjid setelah penyembelihan hewan kurban, para panitia memang harus segera membersihkan TKP (Tempat Kejadian Penyembelihan) dan meminimalisir bau nggak sedap. Sebenarnya ada berbagai cara untuk membersihkan TKP ini, umumnya menggunakan sabun detergen atau karbol yang identik dengan bahan kimia yang keras. Namun, bagi panitia penyembelihan hewan kurban dekat rumah saya, kalau cuma modal pakai sabun atau karbol, bau wangi yang dihasilkan kedua bahan kimia tersebut hanya sementara.

Agar bau nggak sedap bisa diminimalisir dalam waktu lama, para panitia menggunakan bubuk kopi. Selain karena efektif, bubuk kopi dipilih karena alasan ekonomis. Yah, maklum saja, biaya beli bubuk kopi lebih murah ketimbang beli sabun atau karbol yang wanginya hanya sementara. 

Selain dinilai lebih efektif dan hemat, menghilangkan bau dengan bubuk kopi juga menciptakan aroma yang lebih alami. Aroma bubuk kopi nggak terlalu menyengat, nggak menusuk di hidup seperti bau bahan kimia yang ada pada karbol atau sabun. Tiap orang yang lewat di TKP jadi nggak terganggu lagi penciumannya. Jadi, kalau kalian juga mencium samar-samar bau kopi setelah proses penyembelihan hewan kurban, bisa jadi panitia Idul Adha habis bersih-bersih, lho, ya, bukan pertanda mereka lagi nyeduh kopi.

Sebenarnya, kontribusi bubuk kopi untuk menghilangkan bau tak sedap sudah cukup dikenal. Bubuk kopi bisa menghilangkan bau nggak sedap di dalam ruangan, dalam mobil, hingga bau kaki sekalipun. Menurut sebuah artikel di Science Daily, kafein yang ada dalam kopi mengandung nitrogen yang mampu meningkatkan karbon untuk menghilangkan bau tak sedap di udara. Sehingga terjadilah proses adsorpsi alias penyerapa bau tak sedap melalui udara. 

Bubuk kopi yang ingin digunakan untuk menghilangkan bau setelah penyembelihan hewan kurban nggak usah diseduh pakai air panas. Cukup taburkan di seluruh area TKP, utamanya di sumber bau menyengat itu berasal. Tunggu beberapa saat—sambil minum kopi sisanya juga boleh—setelah itu bersihkan area dengan karbol atau sabun untuk menghilangkan noda membandel. 

Baca Juga:

Adakah di Luar Sana, Perantau yang Sudah 7 Tahun Merayakan Iduladha di Tanah Asing Seperti Saya? Perantau yang Menimbun Rasa Kangen Keluarga

Menerka Maksud Aldi Taher Sembelih “DPR” Saat Iduladha 

Nah, sekarang jadi tahu kan kalau bubuk kopi ternyata nggak sekadar bisa dikonsumsi sambil berfilosofi. Ada khasiat lainnya yang bisa kita manfaatkan seperti menghilangkan bau tak sedap ini. Kamu panitia Idul Adha tahun ini dan tertarik buat mencoba menghilangkan bau di area penyembelihan hewan kurban dengan bubuk kopi? Yok, gas, beli di warung terdekat.

Penulis: Anisah Meidayanti
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Kelompok Warga dan Tugas Mereka Saat Penyembelihan Hewan Kurban.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 10 Juli 2022 oleh

Tags: bubuk kopihewan kurbanidul adhasembelih
Anisah Meidayanti

Anisah Meidayanti

Mbak-Mbak Pekerja WFA yang Suka Menulis Pengalaman Perjalanannya. Tapi juga Menaruh Perhatian Pada Isu Lingkungan, Gender dan Kesehatan Mental

ArtikelTerkait

3 Kawasan yang Jadi Tempat Jualan Hewan Kurban Dadakan di Semarang

3 Kawasan yang Jadi Tempat Jualan Hewan Kurban Dadakan di Semarang

22 Juni 2023
gelar haji

Asal Usul Gelar Haji dan Kebiasaan Penisbatannya

26 Agustus 2019
ibadah kurban

Ibadah Kurban dan Solidaritas Kemanusiaan

11 Agustus 2019
5 Sapi Idaman untuk Idul Adha 2020 Versi Mahasiswa Peternakan peternak rakyat MOJOK.CO

Jelang Idul Adha: 5 Sapi Idaman Versi Mahasiswa Peternakan

21 Juli 2020
nyate

Serba Serbi Sambat: Mari Kita Nyate dengan Bijak!

12 Agustus 2019
Kenapa Tokoh Masyarakat Sering Kebagian Kepala Kambing Saat Iduladha? libur iduladha

Kenapa Tokoh Masyarakat Sering Kebagian Kepala Kambing Saat Iduladha?

8 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

IKEA Ciputra World Surabaya, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Melarat mojok.co

IKEA Ciputra World Surabaya, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Melarat

30 April 2026
Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

27 April 2026
Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! sumenep, pamekasan

Menerka Alasan Bangkalan akan Terus Berada di Bawah Sumenep dan Pamekasan, padahal Kawasannya Masuk Kota Metropolitan

28 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
Mahasiswa Jurusan Sosiologi Nggak Perlu Iri dengan Jurusan Filsafat yang Kerennya Hanya Sesaat Mojok.co

Meskipun Prodi Sosiologi Tidak Relevan dengan Dunia Industri, Menghapusnya Hanya Akan Menghambat Kemajuan Bangsa Ini

30 April 2026
Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama Mojok.co

Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama

29 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.