Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Buat Mahasiswa yang Baru Selesai Kompre dan Galau Nggak Bisa Ngelamar Kerja, Lakukan ini Aja

Muhaimin Nurrizqy oleh Muhaimin Nurrizqy
28 Mei 2020
A A
mahasiswa selesai kompre, pengangguran

Nasib Pengangguran: Cari Kerja Susah, Dagang Nggak Bisa, di Rumah Aja Nyusahin Orang Tua

Share on FacebookShare on Twitter

Ini untuk mahasiswa yang baru selesai kompre online dan masih di rumah aja, saya ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan untuk kawan-kawan yang sudah menjadi ex mahasiswa dan new pengangguran ini. Agak menyakitkan memang, karena tamat di kondisi begini rada susah untuk langsung melamar pekerjaan.

Memang sih banyak web yang menawarkan lowongan pekerjaan. Tapi di situasi seperti ini, persaingan kerja pasti sangat tinggi dan kita dalam posisi yang tidak diuntungkan karena belum punya pengalaman apa-apa. Ya mungkin bisa juga mengisi waktu luang dengan menjadi seorang freelancer, menulis di Mojok misalnya, tapi masalahnya tidak semua orang bisa (dan tertarik untuk menulis).

Tetap tenang kawan, saya punya usulan kegiatan biar hari-harimu produktif—atau setidaknya tidak terlalu membosankan, dan yang terpenting, nggak jadi beban keluarga karena keliatan banget pengangguran. Semoga bisa membantu.

1. Mulailah menanam sesuatu

Bukan menanam saham, ya, walau itu juga boleh deh. Tapi bukannya di masa pandemi ini saham banyak yang turun? Au ah, gelap.

Menanam maksud saya ini adalah berkebun. Kawan-kawan tidak perlu nonton yutub. Saya akan menjelaskan tahapan-tahapannya secara ringkas dan gratis. Pertama, carilah buah, buah apa saja yang kawan-kawan temukan di rumah. Disarankan buah dengan biji kecil, seperti strawberi, timun, tomat, cabai, dan lain-lain. Kedua, ambil biji dari buah tersebut.

Ketiga, ambil tisu dan basahkan, jangan tisu mejik ya, nanti lama tumbuhnya. Keempat, himpit biji dengan dua tisu basah tersebut dan taruh di sebuah wadah. Kelima, keenam, dan seterusnya, letakkan menghadap matahari dan siram secara berkala.

Jika kecambah sudah mulai muncul, pindahkan kecambah tersebut ke dalam pot yang diisi tanah dan pupuk kompos atau sejenisnya. Tunggu saja sampai batang muncul. Jika tanaman bertambah besar, pindahkan lagi ke tempat yang lebih besar. Begitu seterusnya.

2. Mulailah membuat sesuatu

Silakan kawan-kawan cari botol-botol plastik yang kosong. Jika plastik tersebut masih ada air, keringkan terlebih dahulu di sinar matahari langsung. Setelah kering, potong dua plastik botol tersebut. Bagian yang ada tutup taruh menghadap ke bawah. Botol akan terlihat seperti sebuah pot. Lalu warnai dan keringkan. Isilah pot cantik itu dengan apa pun yang kalian mau.

Baca Juga:

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

Atau carilah kertas-kertas bekas yang tidak terpakai seperti koran, majalah, atau buku bekas. Kemudian robek kertas menjadi lehai-helai kecil. Rendam di baskom berisi air. Massa air tergantung banyaknya kertas. Lalu campurkan dengan lem, boleh lem fox, lem kayu, atau lem banteng, tapi ingat, jangan diisap ya, nanti mabok.

Aduk kertas, lem dan air sampai terlihat seperti bubur. Carilah papan yang tidak terpakai. Buatlah pola di atas papan tersebut, boleh superhero kesayangan, atau bintang kecil, atau gambar love, atau anime, tapi jangan coba-coba gambar yang hentai, nanti dimarahi ibu dan bapak.

Isi pola gambar dengan bubur kertas tersebut. Keringkan dengan sinar matahari tidak langsung. Setelah kering, warnai sesuka hati. Terakhir, pajanglah hasil karyamu di dinding tamu atau keluarga.

3. Mulailah membersihkan sesuatu

Ini tidak ada batasan gender ya. Semua sama semua bisa. Sapulah rumah sekali sehari, disarankan waktu pagi. Buanglah plastik sampah sekali seminggu. Laplah kaca jendela sekali dua minggu. Mandikan motor atau mobil ayah tiga kali seminggu. Cucilah baju semua anggota keluarga sekali seminggu, termasuk sepatu dan topi, atau jika mau sekalian tengan tas mereka.

Setelah makan, cucilah piring. Setelah ibu memasak, cucilah perlengkapan dapur beliau. Buka karpet sekali sebulan jika memungkinkan, taruh di luar dan pukul sekuat tenaga. Begitu juga dengan kasur-kasur yang ada di rumah.

Jika semua yang ada di rumah sudah bersih, kotorkanlah lagi, kemudian bersihkan. Di sarankan displin dan tepat waktu agar kita terbebas dari kuman dan penyakit.

4. Mulailah untuk selalu melakukan sesuatu

Lakukanlah Sesuatu. Apa pun itu. Jangan sampai tidak melakukan apa-apa. Jika tiga kiat di atas sudah dilakukan, maka cari kelakuan yang lain, tapi jangan kelakuan buruk. Boleh berlari di tempat, atau push-up atau sit-up atau apa pun. Perlihatkanlah kepada kedua orang tua dan anggota keluarga lain bahwa kawan-kawan tidak hanya bermalas-malas saja.

Kalau bisa hindari kontak dengan HP terlalu lama. Simpan HP di tempat yang susah dijangkau oleh tangan. Banyaklah melakukan kegiatan di luar kamar. Dan yang paling penting, mandi dua kali sehari agar tampilan kawan-kawan terlihat bersih, rupawan, dan mempesona.

Ulangi kiat ini terus sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Begitulah 4 kegiatan yang bisa saya bagi kepada kawan-kawan. Walau kegiatan tersebut terlihat ringan dan pendek dan mudah, tapi percayalah, akan sangat susah untuk dijalankan dengan hati yang teguh.

Saya mengerti bagaimana perasaan kawan-kawan. Selesai kompre adalah waktu di mana akal menjadi hilang dan kita pun tersesat di realitas yang absurd ini. Apalagi di situasi pandemi ini. Aduh, memang berat.

BACA JUGA Nasib Pengangguran: Cari Kerja Susah, Dagang Nggak Bisa, di Rumah Aja Nyusahin Orang Tua atau tulisan Muhaimin Nurrizqy lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 Mei 2020 oleh

Tags: MahasiswaPengangguransidang komprehensipujian skripsi
Muhaimin Nurrizqy

Muhaimin Nurrizqy

Lahir dan besar di Padang kota tercinta!

ArtikelTerkait

cara daftar kartu prakerja siapa saja yang bisa ikut apa manfaat tujuah phk mojok

Ingin Mendaftar Kartu Prakerja tapi Bimbang

16 April 2020
Penyebab Orang Lamongan Pantang Makan Lele Meskipun Jualan Pecel Lele terminal mojok.co

Ternak Lele adalah Kita yang Mulai Pragmatis

9 Oktober 2019
jawaban pertanyaan yang sering ditujukan untuk mahasiswa pertanian mojok

Teruntuk Mahasiswa Pertanian, Berikut Jawaban yang Ampuh Jika Jurusanmu Diremehkan

1 Agustus 2021
Menyesal Jadi Mahasiswa Jurusan Agribisnis, Jurusan Tanggung yang Nggak Jelas Prospek Kerjanya Mojok.co

Menyesal Jadi Mahasiswa Jurusan Agribisnis, Jurusan Tanggung yang Nggak Jelas Prospek Kerjanya

25 Januari 2024
Wisuda UIN SAIZU Purwokerto: Wisuda Terbaik yang Nggak Menguras Duit, Justru Dapat Banyak Benefit

Wisuda UIN SAIZU Purwokerto: Wisuda Terbaik yang Nggak Menguras Duit, Justru Dapat Banyak Benefit

5 Desember 2023
Alas Gumitir, Jalur Favorit Mahasiswa Plat P yang Rawan Macet

Alas Gumitir, Jalur Andalan Mahasiswa Plat P yang Selalu Macet

18 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jogja Langganan Banjir: Saatnya Berhenti Berakting Kaget dan Mulai Benahi Tata Kota yang Serampangan

Jogja Langganan Banjir: Saatnya Berhenti Pura-pura Kaget dan Mulai Benahi Tata Kota yang Serampangan!

11 April 2026
5 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Sebaiknya Dipikir Dua Kali sebelum Dibeli Mojok.co

6 Hal yang Bikin Salatiga Jadi Kota yang Sebenarnya Red Flag untuk Slow Living

13 April 2026
Honda Supra X 125 Motor Terbaik? Ngawur, yang Terbaik Tetap Karisma (Unsplash)

Tak Hanya Supra, Honda Karisma Juga Jadi Tulang Punggung Keluarga Kelas Menengah di Indonesia

16 April 2026
Stafaband, Situs “Musik Haram” yang Paling Berjasa (Pixabay)

Mengenang Kejayaan Stafaband, Situs “Haram” Paling Berjasa Bagi Akses Musik Kita yang Ternyata Masih Eksis Sampai Sekarang

12 April 2026
Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

Honda Odyssey: Mobil Indah, tapi Jalan Nasibnya Tak Mudah

11 April 2026
Gultik Blok M Jaksel, Kuliner Penuh “Kebohongan” yang Telanjur Dikenal Enak dan Murah  Mojok.co

Gultik Blok M Jaksel, Kuliner Penuh “Kebohongan” yang Telanjur Dikenal Enak dan Murah 

14 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • iPhone XR, Bikin Menderita Orang Kota tapi Jadi Standard “Keren” Pemuda di Desa: Rela Gadaikan Barang demi Penuhi Gengsi
  • PNS Tinggalkan Suasana Slow Living di Desa karena Muak dengan Teman Kantor yang Suka Menjilat Atasan, Ujungnya Malah Bernasib Lebih Buruk
  • Habis Doa Langsung Goyang: Cara Orang Indonesia Menjalani Agama yang Bikin Orang Pakistan Iri
  • Penyesalan Pasang WiFi di Rumah: Lepas Kendali “Merusak” Hidup dan Mental karena Terkungkung Layar HP
  • PNS Dianggap Pekerjaan Mapan karena Bisa Makan Gaji “Buta”, tapi Aslinya Mengoyak Hati Nurani
  • Orang Jember Kerja di Jakarta: Mencoba Berbaur tapi “Tersisihkan”, Dianggap Tertinggal dan Tak Tersentuh Pendidikan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.