Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Pengalaman Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto: Tenang dan Nyaman, tapi Nggak Cocok buat Penakut

M. Afiqul Adib oleh M. Afiqul Adib
28 Januari 2026
A A
Pengalaman Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto: Tenang dan Nyaman, tapi Nggak Cocok buat Penakut

Pengalaman Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto: Tenang dan Nyaman, tapi Nggak Cocok buat Penakut (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebenarnya sudah beberapa bulan lalu saya menginap di Bobocabin Pacet, Mojokerto, tapi entah kenapa baru kepikiran soal kekurangan yang ada di sana. Iya, ketika tiba di sana saya tersihir, betapa nyaman dan tenteram penginapan tersebut. Namun ketika agak lama, saya baru sadar kalau penginapan tersebut memang nggak cocok untuk semua kalangan, khususnya orang penakut.

Saya ke sana bersama istri. Awalnya, niat kami memang mencari tempat tenang, nyaman, dan jauh dari hiruk pikuk suara kendaraan. Dari semua pilihan penginapan yang masuk akal di kantong, Bobocabin terlihat paling menjanjikan. Sebab terkesan bersih, sejuk, dan tentu saja konten-able.

Baca juga: 3 Rekomendasi Penginapan di Jogja dengan Sensasi Menginap bak di Tengah Hutan.

Menginap di Bobocabin Pacet Mojokerto memang nyaman

Tiap ada orang yang bertanya gimana kesan menginap di sana, saya selalu mengatakan cukup nyaman. Selain karena Pacet Mojokerto hawa dinginnya pas (nggak terlalu dingin banget), suasananya juga cukup oke. Kabin-kabinnya tertata rapi, lampunya minimalis, suasananya juga syahdu.

Harganya pun, menurut saya, masih masuk akal. Fasilitasnya juga oke. Tempat tidur nyaman, kamar mandi bersih, teknologi lampu dan kaca redup otomatisnya bikin terkesan futuristik.

Sejujurnya, saya hampir tidak menemukan celah untuk mengeluh. Semuanya berjalan sesuai ekspektasi. Bahkan mungkin sedikit di atasnya.

Dari segi pelayanan, suasana, hingga kenyamanan, Bobocabin Pacet memang layak dapat bintang 5. Benar-benar josjis pokoke.

Nyaman buat saya, belum tentu nyaman juga buat kalian

Saya ingat betul ketika menginap di sana, pagi-pagi sekali istri saya cerita, “Tadi kayak ada orang di kamar mandi.” Tentu saja konotasinya bukan tikus atau hewan lainnya, melainkan ada “sosok” yang tak kasat mata. 

Baca Juga:

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

Jujur, saya menahan tawa. Bukan karena meremehkan, tapi saya memang tipe yang susah percaya dengan hal tersebut. Sebab ketika kuliah, saya pernah tinggal (bahkan cukup kerasan) di kos-kosan yang katanya ada “sesuatunya”.

Namun untuk memberi respons yang pas, sambil agak ketawa saya langsung jawab, “Oh mungkin itu Pak Sulaiman.” Entah kenapa nama itu ada di kepala. Kemudian saya karang cerita identitas dan asal-usulnya, istri saya akhirnya ketawa mendengar betapa nggak masuk akalnya karangan saya.

Meski istri saya penggemar konten horornya Sara Wijayanto dan kisah-kisah mistis lainnya, ironisnya dia penakut. Sungguh membingungkan, suka horor, tapi gampang parno. Senang dengar cerita, tapi tidak siap dengan efek ketakutannya. Memang kelakuan perempuan itu kadang suka membingungkan.

Baca juga: Pengalaman Mengecewakan Berkunjung ke Pacet Mojokerto: Ketemu Pedagang yang Mematok Harga Nggak Wajar sampai Dikejar Calo Vila. 

Terlalu tenang kadang juga menyeramkan

Bobocabin Pacet Mojokerto dengan segala ketenangannya justru memperbesar imajinasi. Sepi, sunyi, minim suara manusia. Malam hari tidak ada suara motor, tidak ada tetangga ribut. Hanya ada suara serangga yang terdengar dengan jelas. Maklum penginapan ini memang menawarkan konsep penginapan baru berbentuk kabin di alam bebas. 

Buat sebagian orang (termasuk saya), kondisi seperti ini adalah surga. Tapi buat orang penakut, ini justru kondisi yang pas untuk melawan pikirannya sendiri.

Disclaimer, ini bukan berarti Bobocabin Pacet Mojokerto angker, ya. Tidak. Justru sebaliknya, tempat ini terlalu tenang. Dan kadang, ketenangan berlebihan bisa jadi menakutkan kalau kamu terbiasa hidup di tengah kebisingan. Bahkan ada saja orang yang ketika sendirian perlu menyalakan kipas atau televisi hanya agar ada suara. Sedangkan, di Bobocabin, kamu hanya ditemani suara alam dan pikiranmu sendiri.

Sebagai introvert, saya menikmati ketenangan. Ketika di sana, saya bisa duduk di depan kabin, menghirup udara dingin, sambil menyeruput kopi pelan-pelan. Tapi saya juga bisa paham kenapa orang seperti istri saya jadi tidak sepenuhnya nyaman. Bukan karena ada apa-apa, tapi karena “bagaimana kalau ada apa-apa”.

Jadi kalau ditanya, apakah Bobocabin Pacet Mojokerto nyaman? Iya, sangat nyaman. Tapi kalau kamu orang penakut, mudah parno, atau kebanyakan konten horor, mungkin perlu dipikir ulang. Atau setidaknya, jangan ke sana sendirian. Ajak siapa saja yang masuk akal. Baik secara ikatan, maupun moral dan sosial. 

Penulis: M. Afiqul Adib
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Tipe Orang yang Nggak Cocok Menginap di Bobocabin Pacet, Mending Tidur di Rumah Aja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Januari 2026 oleh

Tags: bobocabinbobocabin pacetMojokertoPacetPacet Mojokertopenginapanpenginapan mojokertowisata Pacet Mojokerto
M. Afiqul Adib

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.

ArtikelTerkait

Trans Jatim Surabaya-Mojokerto Ternyata Nggak Sebagus Itu, Ekspektasi Saya Saja yang Ketinggian

Trans Jatim Surabaya-Mojokerto Ternyata Nggak Sebagus Itu, Ekspektasi Saya Saja yang Ketinggian

14 Desember 2023
Sariwangi, Desa Elite di Bandung Barat dengan Kondisi Jalan Sulit

Sariwangi, Desa Elite di Bandung Barat dengan Kondisi Jalan Sulit

21 Juni 2024
Perempatan Jetis Mojokerto, Jalan Utama Penghubung Antardesa yang Mengenaskan

Perempatan Jetis Mojokerto, Jalan Utama Penghubung Antardesa yang Mengenaskan

26 Januari 2024
Alun-Alun Mojokerto, Potret Tempat Publik yang Terabaikan

Alun-Alun Mojokerto, Potret Tempat Publik yang Terabaikan

29 Agustus 2024
Mempertanyakan Keputusan Trans Jatim yang Merugikan Penumpang dan Menghapus Komentar yang Mengkritiknya Mojok.co

Mempertanyakan Keputusan Trans Jatim yang Merugikan Penumpang dan Tidak Ada Kejelasan

27 November 2023
Rosobo, Surga Penggemar Rawon di Mojoagung Jombang

Rosobo, Surga Penggemar Rawon di Mojoagung

23 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Resign demi Jadi Wirausaha Itu Memang Ceroboh, tapi Saya Nggak Menyesal sekalipun Bangkrut

Resign demi Wirausaha Itu Memang Ceroboh, tapi Saya Nggak Menyesal sekalipun Bangkrut

18 April 2026
Selama Real Madrid Tidak Percaya dengan Strikernya, Lupakan Meraih Gelar UCL ke-16

Real Madrid Tanpa Trofi (Lagi), Saatnya Buang Vini

16 April 2026
Warga Bantul Iri, Pengin Tinggal Dekat Mandala Krida Jogja (Wikimedia Commons)

Saya Mengaku Iri kepada Mereka yang Tinggal di Dekat Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja

16 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026
3 Tahun “Menantang Maut” di Pacitan demi Bisa Sekolah (Unsplash)

Pengalaman Saya 3 Tahun “Menantang Maut” di Pacitan Hanya demi Bisa Berangkat Sekolah

19 April 2026
Derita Gen Z Bernama Sri- Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu (Unsplash)

Derita Gen Z Punya Nama Sri yang Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu

21 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • WNA Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Kontrak di Indonesia dan Mengabdi untuk Anak Pekerja Migran di Sana
  • WNA Malaysia Pilih Lanjut S2 di UNJ, Penasaran Ingin Kuliah di PTN karena Dosen Indonesia yang “Unik”
  • Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga
  • Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!
  • Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran
  • Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.