Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Pengalaman Menginap di Hotel Kapsul Bandara Soekarno-Hatta, Hotel Alternatif yang Memudahkan Hidup

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
11 Januari 2026
A A
Pengalaman Menginap di Hotel Kapsul Bandara Soekarno Hatta (Unsplash)

Pengalaman Menginap di Hotel Kapsul Bandara Soekarno Hatta (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa tahun yang lalu, saya cukup sering bolak-balik Jawa-Kalimantan untuk urusan pekerjaan. Tentu, saya melakukan sebagian besar penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Maklum, penerbangan komersil tidak ada lagi di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. 

Selain itu, berangkat dari Bandara Soekarno Hatta membuat saya bisa barengan sama rekan kerja. Sebagian besar dari mereka bermukim di Jabodetabek. Nah, inilah tantangan yang saya hadapi.

Saya terbang ke Kalimantan memakai penerbangan pertama, yaitu pukul 5 subuh. Bagi yang belum pernah, penerbangan pukul 5 subuh itu menyiksa fisik dan mental banget.

Saya harus sudah siap sejak sehari sebelumnya. Jadi, mau nggak mau, 2 jam sebelumnya saya harus sudah berada di Bandara Soekarno Hatta untuk check-in biar nggak hectic. 

Maka, saya berangkat ke Tangerang naik travel pada pukul 11 atau 12 malam dari Bandung. Bisa juga saya minta tolong seseorang untuk memesan hotel di sekitar Bandara Soekarno Hatta. Khususnya yang sudah include fasilitas shuttle bandara gratisan. Selama beberapa waktu, itulah yang saya lakukan.

Hingga akhirnya saya menemukan harta karun. Namanya Digital Airport Hotel alias hotel kapsul di Bandara Soekarno Hatta.

Hotel kapsul Bandara Soekarno Hatta yang memudahkan hidup

Sebagai perbandingan, menginap di hotel sekitar Bandara Soekarno Hatta memang menyenangkan. Saya bisa berangkat siang atau sore hari sebelum hari keberangkatan dengan santai. 

Saya juga bisa mandi dan makan malam di hotel sebelum berangkat keesokan harinya dengan shuttle. Tapi, karena jumlah armada shuttle terbatas, saya harus bangun pukul 2 atau 3 pagi buat berangkat bareng tamu hotel lainnya ke bandara. 

Baca Juga:

Trauma menginap di hotel murah Cikarang yang lebih cocok jadi tempat uji nyali daripada tempat bermalam

The Victoria Hotel Jogja, Hotel Ramah Anak yang Membuat Liburan Keluarga Nggak Banyak Drama  

Kalau begini, ya sama saja. Saya naik travel dari Bandung pukul 11 atau 12 malam. Makanya, begitu tahu ada hotel kapsul di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, saya langsung hijrah ke sana.

Sesuai namanya, hotel kapsul ini ya beneran hotel kapsul. Alih-alih twin bed atau king size spring bed, kita cuma mendapat ruangan berukuran 2×1 meter. Saya mendapat fasilitas kasur ala anak kos, colokan charger, smart TV dan juga wifi. Tapi buat traveler, ini sudah lebih dari cukup.

Sebab, setibanya di hotel kapsul pada malam sebelum keberangkatan, saya bisa dengan santainya mandi air panas, lanjut makan malam, sebelum akhirnya tidur. Saya juga nggak harus bangun dengan terburu-buru seperti saat menginap di hotel dekat bandara karena saya sudah berada “di dalam bandara. Yah, hanya perlu jalan beberapa ratus meter dari loket check-in Terminal 3. 

Bahkan kalau penerbangannya dari Terminal 1 atau Terminal 2, saya hanya tinggal naik Skytrain aja buat menuju ke sana. Praktis, nggak usah khawatir telat, cukup cuci muka dan sikat gigi saja karena sudah mandi sebelum tidur!

Murah

Bagian terpenting, fasilitas hotel kapsul Bandara Soekarno Hatta ini cukup terjangkau. Saat itu, harga yang harus saya bayar sekitar beberapa ratus ribu saja untuk penggunaan satu malam. Ini nggak beda jauh dengan hotel sekitar bandara. 

Memang, tidur di hotel “beneran” itu jauh lebih nyaman. Kamarnya jauh lebih luas dan tempat tidurnya lebih nyaman. Tapi di hotel kapsul, saya bisa hemat tenaga dan hemat waktu seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya.

Yah, hotel kapsul ini bukan buat semua orang. Suara dengkuran, batuk, bersin, dan lainnya dari bilik sebelah bisa terdengar jelas. Mungkin, nggak semua bakal bisa tidur nyenyak. Tapi, buat yang butuh tempat istirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan, ini solusi yang ideal.

Kalau mau lebih hemat lagi, saya bisa ngemper di kursi bandara atau dengan cueknya tidur lesehan kayak backpacker. Tapi, ketimbang nggak tidur nyenyak karena takut kena rampok, mending spend beberapa ratus ribu buat tidur di hotel kapsul. Bisa mandi air panas juga!

Saya rasa, setiap bandara, pelabuhan, stasiun atau bahkan jalan tol di seluruh dunia harus memperbanyak hotel kapsul! Jadi penumpang yang mau berangkat bisa istirahat sejenak, terutama yang jam keberangkatannya pada pagi buta gini. 

Saya yakin, bakal banyak yang setuju dan terbantu kalau hal tersebut bisa terwujud. Hemat waktu, biaya, dan tenaga dibanding harus capek-capek keluar Bandara Soekarno Hatta. Iya kan?

Penulis: Raden Muhammad Wisnu

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Bobobox: Hotel Kapsul yang Murah, Estetik, tapi Agak Ribet

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Januari 2026 oleh

Tags: Bandara Soekarno-Hattahotelhotel bandarahotel kapsulhotel kapsul Bandara Soekarno Hattahotel terdekathotel terdekat bandara
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Gili Trawangan, Surga Indonesia Milik Orang Asing, Pribumi Cuma Numpang

Gili Trawangan, Surga Indonesia Milik Orang Asing, Pribumi Cuma Numpang

24 November 2023
reservasi hotel untung rugi cara-cara pasangan ilegal, Jangan Jadi Manusia Norak Saat Menginap di Hotel!

5 Cara Reservasi Hotel Beserta Untung-Ruginya

15 Juli 2020
5 Hal Penting yang Harus Dilakukan Sebelum Check Out Hotel Terminal Mojok

5 Hal Penting yang Harus Dilakukan Sebelum Check Out Hotel

26 Oktober 2022
5 Rekomendasi Hotel Murah Meriah di Sekitar Gedung Sate Bandung

5 Rekomendasi Hotel Murah Meriah di Sekitar Gedung Sate Bandung

21 April 2022
OYO hotel marketplace mojok

Membedah Sistem Kemitraan OYO dari Sudut Pandang Pemilik Hotel

1 September 2020
3 Keuntungan Naik Pesawat Citilink Jakarta-Surabaya yang Nggak Disadari Penumpang

3 Keuntungan Naik Pesawat Citilink Jakarta-Surabaya yang Nggak Disadari Penumpang

21 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

7 Agustus 2026
Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

2 Agustus 2026
5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen seperti saya saat merantau ke kota Mojok.co

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen saat merantau ke kota

7 Agustus 2026
Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua Mojok.co

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

7 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026
Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura Mojok.co

Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura

3 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.