Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Betapa Menyebalkannya Teman yang Suka Ngomongin Tugas Kuliah

Alhaditsatur Rofiqoh oleh Alhaditsatur Rofiqoh
2 April 2020
A A
Saya Mahasiswa Ushuluddin yang Masa Depannya Dipertaruhkan oleh Mulut Tetangga terminal mojok.co

Saya Mahasiswa Ushuluddin yang Masa Depannya Dipertaruhkan oleh Mulut Tetangga terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Jujur saya dilema, mengatakan keadaan diri bahagia atau sengsara di tengah-tengah swakarantina. Tapi satu kepastian, bahwa punya banyak tugas kuliah sebagai pengganti kuliah online, emang bikin bete. Ditambah dengan keberadaan teman yang nggak tahu waktu—dari mulai bangun tidur sampai mau tidur lagi cuma ngomongin tugas kuliah. Hasssssh ramashoook.

Sebenernya seneng sih soalnya nggak perlu sambat lagi karena HP sepi kayak kuburan. Tapi kok ya kalau isi pesan yang masuk—baik itu di grup, atau japri—cuma ngomongin soal tugas aja ya sumpek, Bosquuu.

Masa tiap buka HP notif di WhatsApp dari grup kelas sama grup ghibah nggak ada bedanya. Ratusan pesan isinya sama semua, soal tugas!

Sebenernya mau pas swakarantina atau nggak, punya temen yang suka ngomongin tugas emang nyebelin sih. Soalnya bikin orang lain yang tadinya santai kayak di pantai jadi ikut gupuh mikirin tugas. Bawaannya bikin kalang kabut kayak angin ribut tiap dia membesar-besarkan tugas baru yang hadir di tiap minggunya.

Padahal ya biasa aja poooo. Kayak baru pertama kali dikasih tugas aja (padahal ya saya dalam hati wes misuhin ngalor-ngidul sih hehe). Iki tugas apa Covid-19, kok abis baca sesak napas” Hemm~. Sebenernya tinggal dikerjakan saja, meskipun yah, ngomong doang emang lebih gampang wqwq.

Tapi ya nggak harus panik, terus ngomporin orang dengan bilang, “Aduh, tugas lagi. Ini gimana sih, browsing dulu deh, mau cari jurnal. Apa tanya temen-temen aja, yah?”.

Berusaha nggak panik ngadepin corona aja repot, lah ini maha nambah-nambahi panik sama tugas. Masih mending kalo paniknya panik dhewe tapi ini malah menyebar kepanikan buat orang lain juga. Orang-orang yang awalnya santai kayak saya, jadi ikut-ikutan membesar-besarkan tugas yang akhirnya, jadi panik dan gupuh berjamaah.

Bagi saya, temen yang suka ngomongin tugas di luar jam kuliah tuh bukan cuma nyebelin, tapi juga jahat. Dia ngerusak mood yang lagi tenang di rumah karena jadi kepikiran tugas.

Baca Juga:

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

Temen yang kayak gitu juga ngerusak kesenangan orang soalnya grup yang harusnya dipakai buat bahas hal receh dan cari hiburan malah dipakai buat bahas tugas. Grup ghibah akhirnya jadi kerasa kayak grup kelas. Dikit-dikit ada yang nanya, nyanggah, dan nanggepin soal tugas. Dan itu tentu saja bikin saya makin males buat ngerespon di grup.

Saya males respon bukan karena saya paling bego di antara anggota grup yang lainnya lho yha—mana ada penulis Mojok bego. Ga mungkin, mylov~

Saya cuma bete aja soalnya obrolannya jadi nggak seasik dulu. Mau keluar grup sungkan, mau ngomongin hal lain di luar pembahasan tugas, kok kayaknya mengganggu obrolan.

Saya pikir kita harusnya membuat keadaan seadem mungkin di situasi kayak gini. Jangan jadi orang yang meresahkan dan bikin panik. Segabut apa pun status teman kayak video tangkap ayam, #untilltomorrow, atau status “Say Hi, and I will post about you”. kayaknya lebih menghibur suasana di tengah social distancing, ketimbang update-an tugas

Intinya, tidak hanya tipe teman yang suka pamer barang aja yang menyebalkan, tipe teman yang suka panik tugas kuliah juga masuk deretan teman yang menyebalkan. Memangnya tidak bisa apa ya, merespon tugas dengan santuy? Wong nenek moyang kita ngajarin buat bikin 1000 candi dalam semalam, masak iya kita gak bisa ngerjain tugas yang tak seberat bikin candi. Udahlah, udahin gupuh-gupuh. Lagi pula kerjaan tergesa-gesa itu cuma kelakuannya setan, dulu kata guru ngaji saya sih gitu.

BACA JUGA Bapak dan Ibu Dosen, Anjuran Kampus Itu Kuliah Online Bukan Ngasih Tugas atau tulisan Alhaditsatur Rofiqoh lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Februari 2022 oleh

Tags: Mahasiswatipe teman menyebalkanTugas Kuliah
Alhaditsatur Rofiqoh

Alhaditsatur Rofiqoh

Seorang guru sekolah dasar dari Madura yang menyempatkan waktu untuk menulis di sela-sela mengajar

ArtikelTerkait

Divisi Acara Pantas Dinobatkan sebagai Kasta Tertinggi dalam Kepanitiaan organisasi kampus terminal mojok.co

Panduan untuk Mahasiswa Baru dalam Memilih Organisasi Mahasiswa

25 Agustus 2020
3 Kebiasaan Mahasiswa Dajjal di Kampus yang Bikin Naik Darah dan Halal untuk Dimaki

3 Kebiasaan Mahasiswa Dajjal di Kampus yang Bikin Naik Darah dan Halal untuk Dimaki

22 Oktober 2023
10 Istilah Unik yang Cuma Diketahui Mahasiswa UNS, Apa Saja Terminal Mojok

10 Istilah Unik yang Cuma Diketahui Mahasiswa UNS, Apa Saja?

19 November 2022
program kreativitas mahasiswa mojok

Jangan Sampai Program Kreativitas Mahasiswa Menjadi Program Korupsi Mahasiswa

12 Agustus 2020
Kuliah di UIN (Unsplash.com)

Anak UIN Juga Manusia, Bisa Salah, Bisa Khilaf

12 Maret 2023
Bertahun-tahun Merantau di Kediri Bikin Saya Sadar, Nggak Semua Orang Cocok Hidup di Daerah Ini Mojok.co surabaya

Bertahun-tahun Merantau di Kediri Bikin Saya Sadar, Nggak Semua Orang Bisa Cocok Hidup di Daerah Ini

19 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Gagal Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Dicap Tak Punya Masa Depan tapi Malah Hidup Tenang
  • KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”
  • Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas
  • Evolusi Kelelawar Malam di Album “Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata
  • Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina
  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.