Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Bapak dan Ibu Dosen, Anjuran Kampus Itu Kuliah Online Bukan Ngasih Tugas

Nurfikri Muharram oleh Nurfikri Muharram
27 Maret 2020
A A
Wahai Bapak Ibu Dosen, Kenapa Sering Sekali Mengganti Jam Kuliah Online Sih? terminal mojok.co

Wahai Bapak Ibu Dosen, Kenapa Sering Sekali Mengganti Jam Kuliah Online Sih? terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai dampak dari virus corona ini, hampir semua kampus di Indonesia diliburkan sehingga sistem perkuliahan diganti dengan menggunakan sistem daring. Banyak kejadian lucu dan menggelikan memang selama perkuliahan online, mulai dari muka bantal mahasiswa saat melakukan video call dengan dosennya, tingkah dosen yang kocak di grup whatsapp dengan mahasiswa dan masih banyak lagi, akan tetapi satu hal yang dialami oleh hampir semua mahasiswa di Indonesia adalah tugas yang justru makin menumpuk selama perkuliahan online.

Sebenarnya perkuliahan di kampus saya harusnya sudah berjalan normal tanggal 28 Maret, sebelum akhirnya kembali diperpanjang hingga 5 April melalui surat edaran baru. Ya, karena hal ini pula teman saya banyak yang mengeluh mengapa wabah ini tidak kunjung berhenti, gimana mau berhenti kalian aja masih bandel keluar rumah buat nyebarin virus, hehe. Skip. Keluh kesah teman-teman saya disebabkan tugas yang diberikan oleh dosen justru makin banyak, alih-alih memberikan kuliah online seperti yang seharusnya.

Tugas datang tak kunjung berhenti, keluhan teman-teman juga sama. Saya sendiri terbilang orang yang santai menanggapi ini, tetapi rasanya kasihan juga lihat teman-teman yang lain. Mereka mempertanyakan alasan pemberian tugas ini, mengapa tidak memperbanyak pemberian materi secara online saja, toh sudah banyak platform yang bisa digunakan untuk itu, hal ini tentu lebih baik dibandingkan dengan memberi tugas tak kunjung henti. Memberikan tugas tentu perlu tapi tolong diberikan dalam batas wajar.

Teman-teman merasa tugas saat perkuliahan tatap muka diliburkan justru lebih menumpuk, agak kontras dengan imbauan yang banyak lewat di sosial media agar kita senantiasa menjaga kesehatan dan tidak stress dengan virus ini, loh gimana nggak stress tugasnya segunung begini. Mungkin banyak orang-orang yang bakal bilang, ah lebay baru gitu doang, di jimin ki libih sisih tigisnyi. Ya itu di jamanmu.

Sudah semestinya dosen lebih memprioritaskan untuk memberikan kuliah online, saya tidak menggeneralisir semua dosen rajin memberikan tugas bagi mahasiswanya, saya yakin masih banyak dosen lain yang pengertian terhadap mahasiswanya. Tugas seharusnya hanya menjadi bentuk evaluasi setelah pemberian materi, tetapi justru banyak tugas yang diberikan yang bahkan materi dalam tugasnya saja belum dipaparkan sama sekali di perkuliahan, jadi terkesan hanya formalitas sebagai bentuk perkuliahan telah berlansung.

Akibat dari banyaknya tugas pula, grup whatsapp perkuliahan menjadi sedikit kaku dan teman-teman menjadi sedikit sensitif dan mudah marah, saya juga kurang tau kenapa hal itu bisa terjadi tetapi itulah kenyataanya. Hanya beberapa orang saja yang bisa dibilang aktif mengeluarkan candaan atau lelucon-lelucon ke grup dengan niat mencairkan suasana, tetapi ironinya justru kami lah para pelawak grup yang sering dituduh telah menyelesaikan tugas dan enggan membagikannya ke teman-teman yang lain.

Hei ayolah! Kami bukannya tidak memikirkan tugas hanya saja tidak ingin menjadikan tugas tersebut menjadi beban, sudah cukup virus corona yang menjadi masalah, sekarang mau nambah masalah lagi. Haduh.

Hal-hal lain yang terjadi adalah dosen yang sering dighibahi dan dijadikan bahan obrolan di grup whatsapp angkatan, ya tentu saja tidak mungkin membicarakan mereka di grup whatsapp mata kuliah bukan. Entah yang dighibahi adalah typingnya, emoticonnya, dan terakhir yang paling sering dijadikan bahan adalah lelucon yang mereka keluarkan.

Baca Juga:

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

5 Sifat Mahasiswa Semester Akhir yang Menjengkelkan, Segera Intropeksi Diri Jika Tidak Ingin Dijauhi Teman

Mungkin maksud dosen kami adalah ingin mencairkan suasana agar tidak terlalu tegang tetapi jadinya justru sedikit garing bahkan ada yang cenderung nakal. Akhirnya karena kami mahasiswa baik hati dan senantiasa menghargai segala jenis lelucon termasuk dosen jokes, kami pun merespon dengan emot tertawa terpingkal-pingkal dan selanjutnya sudah bisa ditebak, kami membicarakan lelucon tersebut di grup angkatan. Yang perlu digaris bawahi adalah kami bukannya tidak menghargai mereka, kegiatan ini sebagai bentuk pelepas penat saja.

Kami tentu menghargai setiap dosen pengampuh mata kuliah, dan saya yakin mereka juga berpikir demikian dan mencari segala cara agar kami tetap mendapatkan pembelajaran seperti biasanya di tengah kondisi sekarang. Tetapi alangkah baiknya, yaaaa … tugasnya dikurangi lah, perbanyak kuliah online seperti yang seharusnya. Kami bukannya manja atau gimana tetapi hanya meminta sedikit kebijaksanaan dari bapak dan ibu dosen yang terhormat. Akhir kata, terima kasih!

BACA JUGA Menkominfo Orang Flores, Tapi KBM Online di Flores Susah Karena Tidak Ada Jaringan atau tulisan Nurfikri Muharram lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 Maret 2020 oleh

Tags: kuliah onlineMahasiswaTugas Kuliahvirus corona
Nurfikri Muharram

Nurfikri Muharram

Mahasiswa Setengah Salmon.

ArtikelTerkait

tuhan

Tuhan dalam Huruf Kapital

5 September 2019
Gelagat Mahasiswa yang Biasanya Bakal Nyalon Jadi Ketua terminal mojok.co

Gelagat Mahasiswa yang Biasanya Bakal Nyalon Jadi Ketua

14 Desember 2020
makelar kontrakan jogja bapak kos terminalmojok

Bisnis Makelar Kontrakan: Bisnis Digital Sederhana dengan Keuntungan yang Cukup Menjanjikan

15 Juli 2021
sarjana pendidikan

Bukti kalau Kepanjangan S.Pd. itu Bukan Sarjana Pendidikan, tapi Sarjana Penuh Derita

11 April 2020
3 Jenis Dosen Red Flag yang Sebaiknya Dihindari Mahasiswa kalau Mau Kuliah Lancar Mojok.co

3 Jenis Dosen Red Flag yang Sebaiknya Dihindari Mahasiswa kalau Mau Kuliah Lancar

10 Januari 2024
Ngumpulin Sumbangan Bencana Alam kok Ngedarin Kardus di Lampu Merah. Kreatif, dong! terminal mojok.co

Gelar Aktivis Bukan Buat Gaya-Gayaan

12 Mei 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026
Kos Putri Tempat Tinggal yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau, tapi Aslinya Bikin Malas Mojok.co

Kos Putri yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau Aslinya Bikin Malas

18 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026
Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.