Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Membayangkan Tok Dalang “Upin Ipin” Jadi Bupati Bangkalan Madura, Saya Yakin Kabupaten Ini akan Berkembang Pesat

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
28 Juli 2024
A A
Bangkalan Madura Butuh Bupati seperti Tok Dalang Upin Ipin daripada Calon-calon yang Bakal Maju di Pemilihan Bupati Nanti Mojok.co

Bangkalan Madura Butuh Bupati seperti Tok Dalang Upin Ipin daripada Calon-calon yang Bakal Maju di Pemilihan Bupati Nanti (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tok Dalang Upin Ipin Lebih layak memimpin Bangkalan Madura daripada calon-calon yang bakal maju di pemilihan bupati nanti. 

Bangkalan Madura akan melaksanakan pesta demokrasi tingkat daerah, Pemilihan Bupati (Pilbup) 2024-2029, pada November mendatang. Calon-calon pastinya memang belum diumumkan, tapi berdasar desas-desus nama yang beredar, saya rasa sosok-sosok itu nggak ada yang pantas memimpin kabupaten ini. Nama-nama itu tidak akan membawa Bangkalan Madura jadi lebih maju, ya begini-begini saja. 

ADVERTISEMENT

Sempat terlintas di benak saya, daripada dipimpin oleh nama-nama itu, lebih baik Bangkalan Madura dipimpin oleh tokoh fiktif seperti Tok Dalang dalam serial Upin Ipin. Saya rasa karakter dan rekam jejak Tok Dalang dalam memimpin Kampung Durian Runtuh lebih menjanjikan daripada nama-nama yang beredar. Jujur saja, saya kadang sampai iri dengan Kampung Durian Runtuh dalam serial Upin Ipin. 

Itu mengapa, seandainya sosok seperti Tok Dalang betulan ada di dunia nyata dan mencalonkan diri sebagai Bupati Bangkalan Madura, saya siap jadi tim pemenangan. Saya yakin kabupaten ini bakal maju pesat di bawah kepemimpinan beliau.

#1 Bangkalan Madura akan lebih aman dan nyaman

Kalian kira siapa aktor di balik kebahagiaan anak-anak Kampung Durian Runtuh? Siapa lagi kalau bukan Tok Dalang sebagai kepala kampung. Dia tidak hanya dekat dengan orang-orang seusianya, tetapi juga dengan anak-anak. Bahkan, di kediamannya, ada tempat nongkrong bagi anak-anak Kampung Durian Runtuh yang ingin berkumpul. Tepatnya di bawah pohon rambutan di halaman rumah Tok Dalang.

Tak hanya itu, di luar rumahnya, Tok Dalang juga sangat peduli pada keamanan anak-anak Durian Runtuh. Misalnya, Tok Dalang pernah ikut  pembangunan pondok baru bagi anak-anak Durian Runtuh karena bangunan sebelumnya sudah kurang layak. Contoh lain, dia dengan sat-set mendata pohon-pohon yang harus ditebang karena membahayakan keselamatan warganya.

Nah, coba orang seperti Tok Dalang memimpin Bangkalan Madura. Saya yakin keamanan anak-anak dan warga pasti akan terjamin. Bayangkan saja, persoalan menahun seperti begal pasti akan selesai dengan segera. Bahkan, bukan nggak mungkin Tok Dalang yang serba bisa itu turun sendiri untuk menuntaskan persoalan di tengah warganya. 

Baca halaman selanjutnya: #2 Tok Dalang akan …

Baca Juga:

Jangan cuma mengingat stereotip negatifnya, nyatanya orang Madura itu jago banget masak

Jangan ke Surabaya Utara saat siang hari, jalannya bikin emosi, panasnya nggak masuk akal!

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 29 Juli 2024 oleh

Tags: Bangkalanbangkalan maduraBupatiKampung Durian RuntuhmaduraTok DalangTok Dalang Upin Ipinupin-ipin
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Kasta Mahasiswa di Bangkalan Madura, Ada yang Si Paling Ormek hingga yang Cuma Jadi Remahan Rempeyek

Kasta Mahasiswa di Bangkalan Madura, Ada yang Si Paling Ormek hingga yang Cuma Jadi Remahan Rempeyek

11 September 2025
Terima Kasih Abang Saleh “Upin Ipin”, Orang Dewasa Jadi Lebih Mudah Mengenalkan Konsep Gender ke Anak-anak Mojok.co

Terima Kasih Abang Saleh “Upin Ipin”, Orang Dewasa Jadi Lebih Mudah Mengenalkan Konsep Gender ke Anak-anak

28 April 2025
Bulak Banteng Krisis Identitas, Terlalu Madura untuk Disebut Surabaya Mojok.co

Bulak Banteng Krisis Identitas, Terlalu Madura untuk Disebut Surabaya

8 Agustus 2024
Sisi Kelam Mail dalam Serial Upin Ipin yang Nggak Disadari Banyak Orang

Sisi Kelam Mail dalam Serial Upin Ipin yang Nggak Disadari Banyak Orang

11 Oktober 2024
Nasib Susanti di Upin & Ipin Saat Timnas Indonesia Menang Lawan Malaysia terminal mojok.co

Nasib Susanti di Upin & Ipin Saat Timnas Indonesia Menang Lawan Malaysia

20 Desember 2021
5 Penderitaan Upin Ipin dan Warga Selama Tinggal di Kampung Durian Runtuh

5 Penderitaan Upin Ipin dan Warga Selama Tinggal di Kampung Durian Runtuh

6 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Iuran wajib Hari Kemerdekaan Indonesia itu penjajahan gaya baru (Unsplash)

Tradisi iuran wajib untuk perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di kampung itu nggak masuk akal karena nggak semua warga punya uang sisa cuma buat panggung hiburan yang bikin berisik

9 Agustus 2026
Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian Mojok.co

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian

8 Agustus 2026
Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026
Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang Mojok.co

Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang

9 Agustus 2026
Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara dangdut D’Academy Mojok.co

Dear Indosiar, terima kasih sudah menghibur ibu saya lewat acara Dangdut Academy

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.