Informasi
ADVERTISEMENT

Sengaja Beli Honda Vario 160 untuk Pamer Berakhir Penyesalan karena Jadi Repot Sendiri

Sengaja Beli Honda Vario 160 untuk Pamer Berakhir Penyesalan karena Jadi Repot Sendiri Mojok.co

Kemakan gengsi dan histori

Sejujurnya, selain termakan gengsi, keputusan membeli Honda Vario 160 karena ingatan di masa lalu kalau motor vario pasti fungsional. Ia bak pahlawan domestik. Motor ini tangguh membawa galon, karung beras, tabung LPG tanpa drama. Saya, lupa itu semua dahulu, generasi Vario 160 tidak seperti itu.

Kenyataan ini membuat saya sadar, ternyata saya tidak butuh motor yang aneh-aneh. Saya lebih cocok dengan motor fungsional, ringan, mudah bermanuver, dan tentu saja nyaman untuk sehari-hari. 

Diingat-ingat lagi kesal rasanya. Aplagai Honda Vario 160 merogoh kocek yang lumayan, sekitar Rp30 juta. Kalau tahu saya tidak cocok, kan bisa beli motor yang lebih murah dan fungsional. Sisa duitnya bisa ditabung. 

Ah, sudahlah namanya penyesalan pasti datang belakangan. Nggak lagi saya beli motor demi gengsi dan niat buruk pamer ke tetangga. Lebih baik beli motor yang memang sesuai dan nyaman untuk kebutuhan sehari-hari. 

Penulis: Fauzia Sholicha
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Maret 2026 oleh .

Fauzia Sholicha

Warga Malang yang percaya bahwa mengurus dua anak laki-laki, membalas chat pembeli, dan menulis artikel adalah bentuk multitasking level dewa. Menulis untuk menyalurkan hobi, jualan online untuk menyalurkan hobi checkout keranjang sendiri.