Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Basa-basi Bahasa Sunda, Panduan bagi Pendatang agar Tidak Dikira Sombong 

Erfransdo oleh Erfransdo
16 November 2023
A A
5 Basa-basi Bahasa Sunda, Panduan bagi Pendatang agar Tidak Dikira Sombong  Mojok.co

5 Basa-basi Bahasa Sunda, Panduan bagi Pendatang agar Tidak Dikira Sombong (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Basa-basi sudah melekat pada masyarakat Indonesia. Tidak hanya dalam bahasa Indonesia, basa-basi juga dilakukan dalam bahasa daerah. Setiap bahasa daerah punya basa-basi yang unik, termasuk bahasa Sunda. 

Menurut KBBI, basa-basi mempunyai arti ungkapan yang digunakan untuk sopan santun dan tidak untuk menyampaikan informasi. Misalnya nih, menanyakan kabar ketika tidak sengaja bertemu kawan di jalan. “Apa kabar?” dalam konteks ini tidak sungguh-sungguh menanyakan kabar atau kondisi lawan bicaranya, tapi sekadar menyapa untuk sopan santun saja. 

Walau percakapan yang terbangun menjadi tidak begitu penting, basa-basi tetap diperlukan agar kita tidak dicap sombong. Bagi kalian para perantau yang masih asing dengan basa-basi ala orang Sunda, di bawah ini daftar basa-basi yang paling sering digunakan dalam bahasa Sunda.

#1 Basa-basi menanyakan tujuan

Salah satu basa-basi yang paling sering dilontarkan ketika berpapasan dengan orang lain di jalan adalah “Badé ka mana, A?” Kalau diartikan dalam bahasa Indonesia kurang lebih “Mau ke mana, Mas?”. 

Pertanyaan itu biasanya direspon orang Sunda tidak jauh-jauh dari “Badé ka payun, A,” (mau ke depan A). Kemudian penanya akan menyahutnya lagi dengan “Oh, enya atuh,” (oh, iya). Respon lain yang biasa terlontar adalah “Biasa …” Jawabannya memang rancu sih, tapi iya kan saja. Namanya juga basa-basi.

#2 Bertanya habis dari mana

Orang Sunda juga sering melemparkan pertanyaan yang menunjukkan seseorang baru saja dari suatu tempat. Misalnya, “Tos ti mana, Tèh? (Sudah dari mana, Mbak?). Jawaban dari pertanyaan ini tidak akan jauh berbeda dari jawaban kasus pertama yakni, “Tos ti payun, Tèh” (Sudah dari depan, Mbak). Penanya pun akan menjawab, “Oh, muhun” (Oh, iya).

#3 Bertanya sedang apa

Bertanya seputar kegiatan yang lawan bicara tengah kerjakan juga biasa terjadi di tengah orang Sunda. “Nuju naon, A?” (lagi apa, mas?) kurang lebih seperti itu pertanyaan yang terlontar. Padahal baik penanya maupun yang ditanyai sebenarnya sama-sama tahu kegiatan yang sedang dilakukan. Biasanya yang ditanya akan merespon “Ah, nuju kieu wè,” (Ah, lagi gini aja, kok).

#4 Basa-basi  mengajak

Kalau bertemu seseorang di jalan, entah orang asing atau orang yang kalian kenal, kalian juga bisa mengungkapkan “Hayu, A,” (Ayo, mas). Respon dari pertanyaan itu bisa dengan “Oh, enya mangga, A,” (oh, iya silakan, mas). Ingat ya, sekali lagi ini hanya basa-basi. Ungkapan itu bukan benar-benar mengajak ke suatu tempat. 

Baca Juga:

13 Kosakata Bahasa Madura Paling “Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar

20 Kata Bahasa Indonesia dan Bahasa Sunda yang Penulisan dan Bunyinya Sama, tapi Maknanya Jauh Berbeda

#5 Ditanya aman atau tidak

Orang Sunda juga suka melontarkan pertanyaan “Aman,A?” kepada orang-orang yang sudah dikenal. Pertanyaan ini sebenarnya mirip dengan menanyakan kabar. Kalian bisa meresponnya dengan “Aman, A!” Memang tidak jelas sih aman soal apa, tapi basa-basi memang tidak untuk menyampaikan informasi ya.

Nah, di atas basa-basi bahasa Sunda yang bisa para pendatang gunakan agar tidak dicap sombong oleh warga sekitar. Sekali lagi mengingatkan, merujuk pada KBBI,  basa-basi bukan untuk menyampaikan informasi. Jadi, apapun pertanyaan atau jawabannya, iyakan saja dahulu. Selain itu, jangan ngulik pertanyaan atau respon basa-basi terlalu dalam. Bisa jadi lawan bicara malah tidak nyaman. 

Penulis: Erfransdo
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Percakapan Basa-basi Itu Tetap Berkesan, Kenapa Harus Dibikin Rumit?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 November 2023 oleh

Tags: bahasa daerahBahasa Sundabasa-basibasa-basi bahasa sundaorang sunda
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

15 Kosakata Bahasa Sunda yang Susah Diartikan ke Bahasa Indonesia. Orang Sunda Juga Bingung Menjelaskannya

15 Kosakata Bahasa Sunda yang Susah Diartikan ke Bahasa Indonesia. Orang Sunda Juga Bingung Menjelaskannya

25 November 2023
Panduan Penggunaan Kata "Aing" dalam Bahasa Sunda untuk Orang Luar Bandung terminal mojok.co

Penggunaan Kata ‘Aing’ dalam Bahasa Sunda untuk Pemula

10 Januari 2021
bahasa medan Kata 'Apa' dalam Konteks Bahasa Medan Itu Sakti dan Serbaguna terminal mojok.co

Kata ‘Apa’ dalam Konteks Bahasa Medan Itu Sakti dan Serbaguna

21 Februari 2021
nama anak zaman sekarang anak kelima Takut Mengajarkan Bahasa Daerah kepada Anak karena Takut Bicara Kasar Itu Alasan yang Bodoh mojok

Takut Mengajarkan Bahasa Daerah kepada Anak karena Takut Bicara Kasar Itu Alasan yang Bodoh

2 November 2020
penyintas covid-19 pandemi menanyakan kabar mojok

Ketika Menanyakan Kabar Bukan Lagi Sekadar Basa-basi di Masa Pandemi

28 Juli 2021
Panduan Menggunakan Kata Maneh yang Baik dan Benar dalam Percakapan Bahasa Sunda Sehari-hari

Panduan Menggunakan Kata “Maneh” yang Baik dan Benar dalam Percakapan Bahasa Sunda Sehari-hari

18 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup

23 April 2026
Banyumas yang Semakin Maju Bikin Warga Cilacap Iri

Guyonan “Banyumas Ditinggal Ngangenin, Ditunggoni Ra Sugih-sugih” Adalah Fakta Buruk yang Dipaksa Lucu

27 April 2026
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026
3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma
  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.