Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Banting Setir di Dunia Kerja Nggak Selamanya Indah, Pahami Risikonya sebelum Menyesal

Erma Kumala Dewi oleh Erma Kumala Dewi
31 Juli 2024
A A
Banting Setir di Dunia Kerja Nggak Selamanya Indah, Pahami Risikonya sebelum Menyesal

Banting Setir di Dunia Kerja Nggak Selamanya Indah, Pahami Risikonya sebelum Menyesal (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Apa kamu merasa terjebak pada pekerjaan yang salah? Nggak bahagia dengan profesimu yang sekarang? Maka nggak ada salahnya untuk mempertimbangkan banting setir. Banting setir atau alih profesi (career switch) sudah sangat umum terjadi di dunia kerja. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, alih profesi jadi kian menarik. Apalagi banyak peluang kerja baru yang bisa ditekuni secara remote tapi tetap cuan.

Akan tetapi jangan gegabah untuk memutuskan banting setir. Setidaknya sampai kamu mempertimbangkan hal-hal berikut ini.

Keuntungan alih profesi

Alih profesi memang sangat menggoda untuk orang-orang yang jenuh dengan pekerjaannya. Dengan beralih profesi bukan tidak mungkin kita akan menemukan kebahagiaan baru di dunia kerja. Terlebih jika bidang baru yang akan kamu tekuni memang sesuai dengan minat dan bakatmu. Tentu sangat menyenangkan bekerja di bidang yang kita gemari. Serasa menjalani hobi tapi bonus dapat gaji. Bagus banget untuk menjaga kesehatan mental.

Segala sesuatu yang baru memang seru. Dengan melebarkan sayap ke profesi baru, berarti kita turut memperkaya kemampuan diri. Sebab kita akan banyak belajar hal-hal baru yang mustahil didapat di tempat kerja lama. Kita juga bisa memperluas koneksi. Hidup nggak akan membosankan lagi dengan adanya rutinitas baru.

Alih profesi juga bisa menjadi peluang untuk mendapatkan pendapatan yang lebih baik. Dengan memilih pekerjaan yang sesuai passion, kita akan lebih bersemangat di dunia kerja. Dampaknya akan sangat baik untuk meningkatkan performa pekerjaan. Dengan begitu akan lebih mudah bagi kita untuk meraih tangga kesuksesan.

Meskipun begitu, alih profesi di dunia kerja tidak selamanya indah

Walaupun alih profesi sangat menarik untuk dibayangkan, kenyataannya bisa sangat berbeda. Bagaimanapun merintis sesuatu bukanlah perkara yang mudah. Dalam proses menjajaki jenjang karier yang baru, dibutuhkan banyak pengorbanan. Hasilnya pun belum bisa dipastikan. Kadang sukses, ada juga yang nggak berhasil.

Perlu kerja keras untuk mempelajari seluk beluk pekerjaan baru. Jika usahanya setengah hati, bisa jadi karier yang kita rintis gagal. Bukannya memperbaiki nasib, malah bikin hidup makin runyam. Merintis karier baru memerlukan kesabaran ekstra. Harus mau meluangkan waktu dan tenaga lebih untuk belajar hal-hal baru dalam dunia kerja yang baru.

Jangan berangkat merintis karier baru dengan ekspektasi terlalu tinggi. Penghasilan yang didapatkan mungkin tidak sebanyak di tempat lama. Malahan kita bisa keluar modal demi mewujudkan profesi idaman. Nggak perlu terlalu fokus berharap balik modal secara instan. Bisa-bisa bikin kita makin stres. Semua itu ada prosesnya. Nggak bisa asal simsalabim kaya main sulap.

Baca Juga:

Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan alih profesi

Agar alih profesimu berjalan baik-baik saja, pastikan untuk betul-betul mengevaluasi niatmu. Jangan sampai kamu melakukannya hanya karena latah ikut-ikutan orang. Memangnya bisa minta pertanggung jawaban kalau kamu gagal? Pastikan bahwa karier baru yang akan ditapaki punya masa depan baik. Percuma dong terjun ke pekerjaan yang nggak sustainable.

Selain itu penting juga untuk mempertimbangkan kondisi keuangan kita saat ini. Jangan coba-coba alih profesi saat kondisi finansial belum stabil. Sebab nggak ada jaminan kesuksesan yang pasti di profesi yang baru. Atasilah kejenuhan di tempat kerja lama jika kalian masih membutuhkan kestabilan penghasilan dari sana. Nggak perlu buru-buru minta resign. Ingat susahnya mencari pekerjaan di zaman sekarang.

Jangan lupa untuk senantiasa memastikan keberlanjutannya di masa depan. Apakah profesi tersebut akan menjanjikan dalam jangka panjang? Jangan sampai terjun ke dunia kerja baru tanpa riset yang cukup. Nggak perlu kemakan tren bisnis yang lagi viral. Apalagi jika keviralannya nggak bertahan lama. Bisa-bisa kita terjerumus dalam penyesalan yang dalam. Cukup jadikan pekerjaan sampingan sambil menekuni profesi lama yang sudah pasti penghasilannya.

Alih profesi di dunia kerja bukanlah perkara gampangan. Sebaiknya tidak ditentukan secara gegabah. Butuh persiapan yang sangat matang sebelum melangkah. Jagan sampai menyesali keputusan di hari kemudian.

Penulis: Erma Kumala Dewi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Gen Z di Dunia Kerja: Punya Potensi, tapi Kurang Disukai Rekan Kerja Sendiri.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 31 Juli 2024 oleh

Tags: alih profesicareer switchingdunia kerjaistilah dunia kerjakondisi dunia kerja
Erma Kumala Dewi

Erma Kumala Dewi

Penggemar berat film kartun walaupun sudah berumur. Suka kulineran dan kekunoan.

ArtikelTerkait

Nelangsa Penderita Buta Warna di Dunia Kerja : Nggak Dilirik HRD sampai Dapat Persepsi Buruk Kolega

Nelangsa Penderita Buta Warna di Dunia Kerja: Nggak Dilirik HRD sampai Dapat Persepsi Buruk Kolega

14 Agustus 2024

Sambat dari Video Editor sebagai Buruh yang Menyamar Pakai Nama Keren

7 Februari 2021
3 Istilah dalam Dunia Kerja yang Patut Diwaspadai karena Punya Makna Berbeda dari Pikiran Karyawan

3 Istilah dalam Dunia Kerja yang Patut Diwaspadai karena Punya Makna Berbeda dari Pikiran Karyawan

4 November 2025
Panduan Sederhana Membedakan PKWT dan PKWTT bagi Para Calon Karyawan terminal mojok

PKWT dan PKWTT Itu Beda! Sebagai Calon Karyawan, Kamu Jangan Sampai Salah

22 April 2021
Alasan Logis Karyawan Baru Sebaiknya Merasa Bodo Amat kalau Mau Pulang Lebih Dulu dari Senior terminal mojok

Alasan Logis Karyawan Baru Sebaiknya Merasa Bodo Amat kalau Mau Pulang Lebih Dulu dari Senior

26 Agustus 2021
5 Alasan Orang Jepang Betah Kerja di Indonesia Terminal Mojok

5 Alasan Orang Jepang Betah Kerja di Indonesia

22 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Mendaki Pertama Kalinya dan Nekat Langsung ke Lawu: Sebuah Kesalahan yang Nggak Bikin Saya Menyesal gunung lawu

3 Perilaku Pendaki Gunung Lawu yang Bikin Geleng-geleng, Eksklusif dari Penjaga Basecampnya Langsung

9 Mei 2026
Jalan Raya Kalimalang Dibenci Sekaligus Dicintai Pengendara yang Melintas kalimalang jakarta

Jalan Raya Kalimalang Jaktim Banyak Berubah, tapi Tetap Saja Tidak Aman untuk Pejalan Kaki!

8 Mei 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons) sidoarjo

Hunian di Gresik dan Sidoarjo Memang Murah, Tapi Sulit Wira-wiri: Jauh ke Mana-Mana, Bikin Bosan dan Stres

12 Mei 2026
Checklist Mahasiswa Semester Akhir: Siapkan Semua Berkas Ini Kalau Mau Lulus

5 Sifat Mahasiswa Semester Akhir yang Menjengkelkan, Segera Intropeksi Diri Jika Tidak Ingin Dijauhi Teman

12 Mei 2026
Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan Terminal

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

9 Mei 2026
Orang Jakarta Baperan: Panggilan ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Mojok.co

Orang Jakarta Baperan: ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Panggilan dalam Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

8 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.