Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Bagi Saya, Whiskas Adalah Makanan Kucing yang Berbahaya

Bayu Kharisma Putra oleh Bayu Kharisma Putra
9 Mei 2021
A A
Whiskas Adalah Makanan Kucing yang Berbahaya terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Pernah pada suatu masa, kucing kecil di rumah saya letoy, lemas tak bertenaga. Saya tak melihat ada hal aneh atau ciri penyakit tertentu. Adik saya membeli sebungkus makanan kucing basah berwarna ungu. Setelah diberi makanan itu, si kucing nampak lebih ceria, lebih lincah, dan makin bertenaga. Oleh karena itu, saya berniat membeli makanan kucing basah tersebut lagi. Whiskas, dari melihat namanya saja, saya seharusnya sudah mafhum dengan harga makanan kucing itu. Yap, Rp6 ribu untuk sebungkus kecil yang cukup untuk dua ekor kucing kecil. Padahal dengan uang Rp12 ribu saya sudah bisa beli pakan kering setengah kilogram.

Terdengar sayup-sayup lagu dari Cherrybelle “Dilema” di dalam kepala saya. Sebagai babu yang pengertian, tentu saya ingin gizi terbaik untuk para atasan dan tuan rumah. Tetapi, mengingat harganya yang lumayan, ada perasaan sayang dengan uang yang dikumpulkan dengan susah payah. Misalkan ada lima ekor kucing dewasa, berarti perlu duit sekitar Rp30 ribuan. Padahal dengan duit segitu pakan kering Felibite yang premium sebanyak 800 ons sudah kebeli. Namun, melihat efek baik pada dua anak kucing, rasanya perlu sesekali membelikan pakan mahal itu. Meski mahal itu relatif, duit Rp6 ribu cukup buat saya makan siang semangkuk mi ayam. Intinya, saya bukan sultan yang bisa sewaktu-waktu beli gerobak nasi goreng untuk bikin konten.

Setelah akhirnya saya dapatkan lima bungkus Whiskas, kucing-kucing di rumah nampak bahagia, lebih bahagia dari biasanya. Mereka sangat semangat, meski baru mencium baunya saja. Memang bau dari Whiskas ini sedap, kayak nyium bau ikan pindang goreng. Dua hari mereka makan makanan mahal itu, mereka terlihat lebih atraktif dan lincah. Feses mereka pun tak bau saat ketemu pasir gumpal yang wangi. Biasanya, pasir khusus yang saya punya tak sanggup membendung bau feses mereka. Tapi, Whiskas memang lain, dia mampu memberi rasa nyaman pada para babu. Sayangnya rasa nyaman di hidung tak mampu menutupi luka di dompet.

Sayup-sayup terdengar lagu dari Afgan Syahreza, “Sadis”. Para kucing ini seperti tak tahu diuntung. Mereka tak mau makan makanan kering lagi. Rupa-rupanya Whiskas ini bikin candu. Sialan bener, nggak ada yang mencret atau muntah, mereka semua cocok sama Whiskas. Nggak seperti saya yang muntah saat makan sushi telur ikan yang mahal itu, perut babu. Saya jengkel sendiri, mereka jadi ngelunjak dan sok eksklusif. Sampai siang hari, makanan kering tak ada yang menyentuh. Saya tunggu sampai sore, barulah mereka makan saking laparnya. Mereka memang harus diajarkan agar nrimo ing pandum, biar nggak bombongan lagi.

Selain mahal dan bikin candu, Whiskas memang makanan yang ampuh bikin kucing jadi bermental borjuis. Pokoknya, Whiskas harus dijauhkan dari kehidupan rumah tangga kita. Kalau keterusan bahaya, bisa-bisa kita yang letoy. Walau mereka ngeang-ngeong, biarkan saja. Mereka harus menyadari, di kehidupan ini tak semua keinginan harus tercapai. Maka, saya yang harus putar otak untuk itu. Saya harus mencari alternatif pakan murah yang minimal sama bergizinya dengan Whiskas. Saya teringat baunya yang mirip ikan asin atau ikan pindang. Nah, biar mereka nggak bosan dan tetap sehat, makanan kering mereka saya campur dengan suwiran pindang. Yak, berhasil dan mereka tampil makin sehat dan glowing natural.

Tetapi, setelah dipikir-pikir, saya juga suka pindang. Muncul rasa sayang dan eman-eman. Jangankan kucing, saya saja bisa glowing kalau makan pindang. Apalagi kalau pindangnya saya masak sambal merah atau hijau, pasti mantap digabung nasi. Memang susah menghemat uang untuk pakan dan harus memberi gizi yang baik pada mereka, para tuan rumah dari Genus Felis itu. Tapi, seboros-borosnya mereka, mereka kawan yang baik, nggak cerewet, nggak selingkuh, apalagi menghakimi. Nggak kayak kamu, wes mbladus, nesunan sisan~

Sumber Gambar: YouTube MWA Channels

BACA JUGA Untuk Urusan Teh Celup, Sariwangi dan Sosro Kalah Telak dari Teh Dandang atau tulisan Bayu Kharisma Putra lainnya.

Baca Juga:

Tetangga yang Nggak Niat Mengurus Hewan Peliharaan Wujud Kehidupan Tanpa Adab: Kalau Nggak Niat Pelihara, Mending Nggak Usah

Rela Utang Koperasi Kantor demi Biaya Berobat Kucing yang Sudah seperti Keluarga, Saya Dicap Nggak Waras dan Bodoh

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 8 Mei 2021 oleh

Tags: anak kucingKucingmakanan kucingmemelihara kucingpencinta kucing
Bayu Kharisma Putra

Bayu Kharisma Putra

Hanya salah satu dari jutaan manusia yang kebetulan ditakdirkan lahir dan tumbuh di bentangan khatulistiwa ini. Masih setia memegang identitas sebagai Warga Negara Indonesia, menjalani hari-hari dengan segala dinamika.

ArtikelTerkait

Bukan Benci, Ada Alasan Kenapa Perlu Mengusir Kucing dari Rumah Kita terminal mojok.co

Bukan Benci, Ada Alasan Kenapa Perlu Mengusir Kucing dari Rumah

27 Januari 2021
5 Alasan Saya Pede Pakai Kandang Ayam Berbahan Kayu buat Kucing Tercinta Terminal Mojok

5 Alasan Saya Pede Pakai Kandang Ayam Berbahan Kayu buat Kucing Tercinta

13 Oktober 2022
membuang kucing di pasar

Membuang Kucing di Pasar, Cara Pecundang Lari dari Tanggung Jawab

11 November 2021
9 Jenis Kucing Pemikat Rezeki Menurut Serat Katuranggan Kucing (Unsplash)

9 Jenis Kucing Terbaik yang akan Mendatangkan Rezeki Menurut Serat Katuranggan Kucing

7 Maret 2026
kucing hilang kucing scabies pet lovers memelihara kucing mojok

Pengalaman Merawat Kucing yang Dibuang Babunya karena Scabies Kronis

6 Februari 2021
Jualan Makanan Kucing, Ide Bisnis yang Sangat Menjanjikan kos

Jualan Makanan Kucing, Ide Bisnis yang Sangat Menjanjikan

6 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

12 Mei 2026
Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

15 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026
Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokal Mojok.co

Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokalnya

11 Mei 2026
Checklist Mahasiswa Semester Akhir: Siapkan Semua Berkas Ini Kalau Mau Lulus

5 Sifat Mahasiswa Semester Akhir yang Menjengkelkan, Segera Intropeksi Diri Jika Tidak Ingin Dijauhi Teman

12 Mei 2026
Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Pernah Menyetir Mobil Adalah Red Flag Sesungguhnya di Jalan Raya Mojok.co

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

14 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.