Wawancara sama Mbaknya si Bintik, Kucing Gemas Penyegar Timeline Twitter – Terminal Mojok

Wawancara sama Mbaknya si Bintik, Kucing Gemas Penyegar Timeline Twitter

Artikel

Punya satu ekor kucing aja di rumah kadang bikin saya jengkel. Kucing saya suka tiba-tiba melompat ke meja belajar saya dan itu mengagetkan. Lalu dengan asyiknya kucing saya duduk di atas keyboard. Mau saya usir tapi kasihan karena seharian kadang nggak saya manjain. Kalau didiamkan kok mengganggu aktivitas. Alhasil, saya harus memangkunya dan mengelus-elus kepalanya agar kucing saya terdiam, mengantuk, dan tidur.

Yang lebih jengkel lagi kalau kucing saya mulai barbar ke kucing tetangga. Dih, berisiknya. Saya sampai menduga, kucing saya pasti punya banyak hater. Untungnya selama ini para tetangga masih terlihat oke-oke saja.

Kucing saya beda sekali dengan Bintik, kucing idaman netizen Twitter yang sepertinya nggak punya hater sama sekali. Di Twitter, setiap kali saya stalking akun @bintik_, saya belum pernah mendapati komentar buruk ke Bintik maupun mbaknya yang ngadmin akun tersebut.

Eh, tapi beneran Bintik yang memiliki 158 ribu follower nggak punya hater? Itu pertanyaan pertama saya ketika mewawancarai admin Twitter Bintik yang untuk seterusnya kita sebut saja Mbaknya Bintik. Obrolan kami ini berlangsung lewat DM.

“Adaaa,” jawab Mbaknya Bintik, 26 tahun, “tapi justru malah di awal ketika aku membuat akun Twitter Bintik. Ya, mungkin karena dalam waktu sebentar follower-nya langsung naik kali ya. Tapi ya nggak aku ambil pusing, emang karena akunnya kan buat pamer foto anak aja, hahaha, anak-anak buluuu, nggak buat ngelucuuu.”

Berikut lanjutan obrolan kami.

Apa komentar buruk buat Bintik yang pernah Mbak baca?

Ya, jadi waktu di awal pembuatan akun Twitter Bintik, banyak akun-akun seram yang nyindir-nyindir kalau Bintik nggak lucu lah, apa lah, bilang Bintik jelek. Memang ada yang berkomentar buruk tapi di base otomatis, dia protes kenapa Bintik katanya nggak pernah nge-retweet kalau ada yang minta donasi.

Aku akhirnya jawab di akun pribadiku kalau emang nggak semua permintaan tolong itu masuk ke “mentab” karena ada limitnya juga, kan. Aku juga harus ngecek dulu ini bener apa nggak, urgent apa nggak. Untuk yang nggak urgent biasanya cuma aku like (itu pun tetep masuk ke lini masa follower Bintik, kok).

Tapi kalau yang urgent dan kebaca, pasti aku retweet. Kadang aku follow up buat beberapa kasus. Kan aku nggak mau juga udah aku bantu, eh ternyata nipu atau gimanaa gitu, jadi akunya harus jeli dan hati-hati. Selebihnya, paling bilang Bintik nyebelin, ya nggak apa-apa emang nyebelin soalnya dia.

Mbaknya Bintik ini nggak mau mempublikasikan diri di akun Bintik?

Sebenarnya bukan nggak mau mempublikasikan, tapi biar fokus aja ke Bintiknya. Karena di akun pribadiku sudah ada beberapa yang tahu, tapi akun pribadiku segmented banget, jadi lebih baik follow Bintiknya aja. Aku lebih nyaman dipanggil Mbaknya Bintik.

Oke, Mbaknya Bintik di rumah punya berapa ekor kucing?

Delapan.

Bintik tu ibu dari tujuh kucing lainnya?

Bukan, Bintik adalah kucing yang ketiga aku adopsi. Yang pertama aku adopsi itu Ucil terus Uma (mereka lahir di halaman rumahku). Lalu Bintik aku adopsi dari omku saat umurnya dua bulan. Katy juga adopsi dari sodaraku pas umurnya 6 tahun. Lalu empatnya lagi anaknya Ucil, namanya Cakwe, Koko, Kucing, dan Kaoskaki.

Kenapa yang dibikinkan akun Twitter hanya Bintik? Kan yang diadopsi lebih awal Ucil dan Uma.

Sebenarnya ini gara-gara abangnya. Mereka berdua paling nggak akur, hahaha. Suka bikin abangnya heran, jadi sering di-upload di akun abangnya. Dan emang karena Bintik namanya unik, terus kelakuannya paling ajaib, akhirnya banyak yang suka dan nyuruh bikin akunnya. Tapi tetep kan aku upload foto kucing yang lainnya juga dengan POV dan narasi Bintik.

Dengan seringnya Bintik dipublikasikan di Twitter, pernahkah ada orang yang mau mencuri Bintik atau kucing-kucing mbak lainnya?

Kalau gara-gara media sosial sih alhamdulilah nggak pernah. Tapi kalau mau diculik pernah, sih, oleh tetangga aku, dengan alasan kucingku bagus terus mau diambil, untungnya langsung ketahuan.

Bintik sendiri kalau dari segi makanan disamakan dengan semua kucing lainnya atau malah pengen beda dia mah?

Dari segi makanan disamakan semua, paling kalau ada yang butuh perawatan khusus aja, misal rontok atau sakit, baru dibedakan.

Apa makanan favorit Bintik?

Bintik ini paling suka wet food kalengan yang ikan tuna asli dan ikan cue rebus. Kadang udah makan dryfood pun masih suka merengek minta wetfood.

Mbak, saya punya kucing satu ekor aja di rumah kadang bikin saya jengkel. Mbak kan punya delapan, apa mereka nggak pada berantem gitu?

Kucing aku di rumah kadang ya berantem juga, tapi nggak bikin aku jengkel. Dan berantemnya paling cuma mukul-mukulan sekali terus pada menyendiri, kayak sodara berantem aja, hahaha. Nggak pernah nyampe cakar-cakaran atau luka-luka gitu.

Di rumah, Bintik paling jutek, dia kalau tidur digangguin sama sodaranya suka bete sendiri. Terus kesel, terus kabur ke tempat sepi. Selebihnya akur, suka saling mandiin, tidur juga bareng-bareng, nempel-nempel, pelukan juga kalau pada tidur.

Mereka cenderung pada akur gitu apa sudah saling kenal?

Nggak juga, banyak kucing yang hidup bareng-bareng udah lama tapi masih sering berantem. Kalau aku sih percayanya kucing juga belajar dari manusia. Di rumah, aku termasuk akur sama keluarga, terus kalau kucingku berantem, suka aku peluk dan aku bilang, “Jangan marah, harus baik, nggak boleh berantem sama sodara.”

Karena Katy dulu juga galak banget, bener-bener galak waktu dibawa ke rumah pertama kali karena ada trauma di pemilik sebelumnya. Tapi karena sekarang dia aku sayang, terus karena kucing lain juga nggak ada yang galak sama dia, lama-lama berubah, justru Katy sekarang paling manja.

Kelakuan tujuh kucing lainnya kayak gimana sih, Mbak?

Ucil itu paling cuek, nggak pernah manja, tapi tingkahnya kayak sodara sendiri aja, maunya tidur di kasurku, bisa protes juga, kalau diajak ngomong nyahut.

Uma paling manja. Dia pinter banget bisa buka semua pintu di rumahku, bisa disuruh cium dan kasih tangan.

Katy penyendiri, kurang suka main sama yang lain, tapi manja banget sama orang rumah, sering minta diusap kepalanya

Cakwe paling bawel, nggak bisa diem, manja juga kalau ada orang kerja maunya diajak main.

Koko paling anteng, suka banget nonton drakor bareng aku, bener-bener diam aja ikutan nonton nyampe lama. Nggak pernah nakal

Kucing agak galak, kalo dikasih obat atau mau dimasukin ruangannya pas malam pasti marah. Tapi selebihnya dia juga anteng

Kaoskaki paling nakal, selalu manjat-manjat dan ngerubuhin rak album K-pop, nggak tahu kenapa tiap masuk kamar pasti tujuannya naik ke rak itu. Tapi kalo lagi diem bisa manja banget.

Hahaha, lucu bangettt. Next, bagaimana sih rasanya ngurus kucing delapan ekor?

Rasanya di luar dugaan, menyenangkan banget dan nggak merepotkan, walaupun memang keluar biaya banyak, tapi itu juga lumayan jadi motivasi untuk kerja lebih keras lagi karena ada makhluk hidup di rumahku yang harus makan setiap hari walaupun aku nggak makan.

Dulu, keluargaku nggak setuju aku memelihara kucing, tapi mungkin karena kasihan dan lihat aku sering banget street feeding, akhirnya dibolehin, sekarang justru orang tuaku sayang banget sama kucing-kucing di rumah.

Apa efek psikologis yang Mbak rasakan dengan ngurus kucing?

Dari segi psikologis sangat membantu, aku punya panic disorder dan kalau sedang kambuh atau stres berat, aku pasti akan bawa kucing ke kamar buat aku peluk sepanjang hari, aku ajak ngomong dan aku ceritain apa yang aku rasakan. Kucingku pun kalo aku sedih aku ngerasa mereka bisa tahu dan kadang ngasih afeksi, seperti wajahku dijilat dan dielus, atau tidur di kepalaku. Dan menurutku itu sangat membantu pemulihan mentalku.

Selain aktif di Twitter, Bintik juga bisa kalian sapa di akun Instagram @kitnib. Ternyata Mbaknya Bintik mengidolakan kucing lain bernama Jimbon lho (kucingnya Bang Dikta Wicaksono, personil Yovie & Nuno). Bagi fansnya Bintik, bantu Mbaknya Bintik ketemu dengan Jimbon yuk!

Sumber gambar: Twitter @bintik_

BACA JUGA Kami Mewawancarai Admin Vice soal Kenapa Mereka Hobi Tanya-tanya ke Netizen dan tulisan Muhammad Ridwansyah lainnya.

Baca Juga:  Ikatan Alumni Pasien Sembuh Covid dan Selebrasi Semu Gubernur Jatim

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.




Komentar

Comments are closed.